TUTUP

Review JBL Quantum TWS Air, Latensi Super Rendah dengan Mic Pas!

Serius bisa dipakai gaming, dong!

JBL Quantum TWS Air siap hadir dengan fitur kompetitif untuk lingkungan TWS maupun periferal gaming! Mau tahu seperti apa impresi kami? Temukan di sini!

1. Dari kotak gak neko-neko!

JBL Quantum TWS Air. duniaku.com/Adhitya Daniel

Tidak hanya sepaket TWS dan kabel charger USB-C ke USB-A, ada tiga jenis ukuran eartips yang bisa kamu dapatkan untuk menyesuaikan TWS ke telingamu.

2. Switching yang luwes!

JBL Quantum TWS Air. duniaku.com/Adhitya Daniel

Tiga kali tap di sisi kiri TWS yang responsif mengganti dengan luwes antara mode dongle 2.4 GHz dan Bluetooth. Sekali maupun dua kali tap di sisi kiri mengatur ambient dan sisi kanan mengatur playback sementara tap lama secara otomatis menjadi mode Siri/Android Assistant atau mute di tengah call sebagai mode default TWS ini.

Tentunya, kamu bisa mengaturnya lagi sesuai preferensimu di JBL Headphones App, namun kalau dipakai langsungpun skema kontrolnya sendiri terasa lumayan intuitif. Mode Ambient Aware berfungsi dengan nyaman ketika berbicara di tengah dentuman lagu yang kencang, sementara Talkthru secara otomatis menyalakan mode awareness dan juga meredam bunyi lagu untuk pilihan mengobrol yang nyaman.

Untuk kelas TWS, mikrofon secara mengejutkan lumayan jelas ketika menggunakan Discord di tengah lingkungan ramai, sehingga kali ini ada alasan lebih untuk mempertimbangkan TWS untuk pemakaian online call yang efektif. 

3. Kualitas suaranya?

JBL Quantum TWS Air. duniaku.com/Adhitya Daniel

Jika dipakai murni mendengarkan lagu dengan kick dan getaran bass kencang seperti Thug Tears-nya JPEGMAFIA versi COLORS, teriakan vokal Peggy terasa  lebih oke dan tidak bertumpuk dengan sample-nya, yang secara mengejutkan tidak butuh konsentrasi lebih untuk menyadari detailnya. 

Dari sisi bas, lagu tersebut terdengar rapat dan mampu memisahkan kick, mid-bass sampai sub-bass dengan jelas. Staging audio yang didapat untuk lagu ini dalam mode equalizer ratapun juga rapi ketika dicoba untuk mendengarkan jam session Mathieu Fiset di Chick's Pain maupun gempuran lapis demi lapis synth Mike Dean dalam lagu Challenger, sehingga TWS yang satu ini menjadi salah satu TWS terbaik JBL paling nyaman dan paling oke sejauh ini.

Baca Juga: Review Film Gran Turismo, dari Gamer Jadi Pembalap!

4. Waktunya fitur utamanya dipakai!

JBL Quantum TWS Air. duniaku.com/Adhitya Daniel

Dalam mode latensi super rendah yang ditawarkan oleh dongle 2.4 GHz-nya, komunikasi maupun tembakan-tembakan tidak saling menyalip maupun memiliki delay panjang yang krusial dalam game FPS seperti TWS umumnya. Telingapun terasa dimanjakan dengan langkah kaki yang hampir tidak terasa sama sekali delay-nya dengan layar saat mencoba Call of Duty Mobile, sehingga reaksi cepatpun didukung dengan TWS yang oke, meskipun ukuran dongle yang agak makan tempat di ponsel yang mendukung Type-C membuatnya lebih terlihat cocok di PC.

5. Baterai dan kesimpulan!

JBL Quantum TWS Air. duniaku.com/Adhitya Daniel

Kapabilitas baterai 330 mAh/3.7V di casing yang cukup portabel di kantong juga memperpanjang umur baterai 50 mAh/3.85 V masing-masing earbuds-nya hingga 12 jam, namun dengan pemakaian intensifpun dalam mode Bluetooth usianya cukup panjang dengan 7-8 jam dan 4 jam di mode 2.4 GHz, yang membuat mode dongle lagi-lagi lebih cocok untuk penggunaan PC daripada ponsel.

Sebagai TWS yang ditargetkan untuk penggunaan gaming Air terasa oke, tapi baterainya yang lama dengan kualitas suara yang oke juga membuatnya pas sebagai TWS jalan-jalan dan Discord-an.

Apa pendapatmu sendiri tentang JBL Quantum TWS Air? Sampaikan melalui kolom komentar!

Baca Juga: Review Equalizer 3, Masa Tua Sang Penyeimbang