TUTUP

Berita Duka Datang dari Amerika, Toko Mainan Toys 'R' Us Menyatakan Bangkrut

Kali ini berita duka datang dari toko mainan Amerika, yaitu Toys R Us. Toko mainan Toys R Us Bangkrut karena hutang dan jumlah pengunjung yang sedikit

Salah satu toko mainan di Amerika, Toys 'R' Us terpaksa harus bangkrut dan tutup.

Untuk kamu yang menggemari mainan, mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama toko mainan ini, Toys 'R' Us. Beberapa tahun lalu, ritel mainan ini juga pernah membuka cabang mereka di Indonesia. Sayangnya, saat ini ritel mainan tersebut bangkrut dan terpaksa harus gulung tikar. Cabangnya yang di Indonesia telah bangkrut beberapa tahun lebih dahulu. Kebangkrutan mereka disebabkan oleh utang yang sudah melilit mereka selama bertahun-tahun. Tidak hanya karena utang, namun juga jumlah pengunjung yang datang dan membeli di toko ini memang jarang dan terhitung sedikit. Meskipun dahulu Toys 'R' Us sempat menguasai pasar mainan Amerika, namun di era millenial seperti sekarang, tentunya pembeli lebih ingin merasakan kemudahan dengan membeli mainan secara online. Toko mainan ini akan mengajukan dokumen pailit agar bisa menyelesaikan utang mereka yang cukup besar, yaitu 400 juta Dollar Amerika atau sekitar 5,3 Trilliun Rupiah dari total utang yang diperkirakan mencapai 40 Trilliun Rupiah! Tentu utang ini sangat besar dan menggangu proses penjualan mereka. Pihak vendor atau pembuat mainan juga belum ada yang mau mengirim mainan atau produk mereka ke Toys 'R' Us. Tentunya hal itu beralasan, karena mereka takut Toys 'R' Us tidak mampu membayar mainan mereka untuk dijual kembali. [read_more id="330911"] Tentunya hal itu juga mempengaruhi langsung ke vendor yang biasa mengirimkan produk mereka ke Toys 'R' Us. Saham mereka pun menurun beberapa persen seperti Hasbro, Transformers, Barbie, dan lain sebagainya. Ada beberapa poin yang membuat Toys 'R' Us bangkrut, salah satunya adalah konsep tokonya yang adalah supermarket berisi mainan. Berbeda dengan Walmart, Toys 'R' Us hanya menjual mainan, dan tidak menjual barang-barang lain, meskipun konsepnya adalah supermarket. Selain itu, sama seperti yang disinggung di atas, Toys 'R' Us bisa dibilang kalah dari toko-toko online yang saat ini memang digemari di Amerika. Hal ini terjadi karena Amerika menjadi salah satu konsumen online shop terbesar. Toys 'R' Us akan segera mengumumkan kebangkrutannya. Semoga toko-toko mainan lain termasuk di Indonesia bisa menjadikan ini sebagai pengalaman dan menjadi toko mainan yang lebih baik.