TUTUP

T E R P I C U, Pemborong Gundam Limited di AFA ini Membuat Pengunjung Lain Geram karena Tidak Kebagian

Baru-baru ini, ada sebuah drama Gundam di AFA yang masih hangat, tentang Gunpla Limited yang diborong habis, seperti apa sih kejadiannya?

Memborong Gundam Limited sampai membuat kehebohan? Kok bisa sih? Inilah drama Gundam di AFA terbaru.

Drama Gundam di AFA adalah drama terbaru dan paling hangat dari dunia per-mokit-an atau secara spesifik, Gundam Plastic (Gunpla) di Indonesia. Memang dramanya apa sih? Sebelumnya, lihat dahulu komik buatan dari Ghosty's Comic berikut ini: Ya, kurang lebih komik di atas dibuat memang untuk menanggapi drama yang sedang hangat ini. Jadi untuk kamu yang belum tahu kronologinya, maka akan penulis jelaskan secara singkat. Awalnya, Bandai akan menjual berbagai macam Gunpla Limited Expo, yaitu Gunpla yang hanya dijual selama event berlangsung, dalam kasus ini dijual di event Anime Festival Asia atau AFA Jakarta 2017. Salah satu pihak toko mainan lokal dipilih untuk memasarkan Gunpla Limited ini selama event berlangsung. [duniaku_baca_juga] Masalah dimulai di sini. Ada beberapa penjual yang membeli banyak atau memborongnya, sehingga beberapa orang tidak kebagian Gunpla yang memang dijual terbatas dengan jumlah sedikit itu. Dari poin ini, orang-orang yang tidak kebagian itu mulai mem-bully dan menghakimi penjual-penjual tersebut. Bagi mereka, penjual tersebut dianggap tidak etis dan tidak adil karena membeli banyak tanpa memikirkan pembeli lain yang datang ke lokasi. Namun, telah diketahui bahwa sebelum penjual-penjual itu memborong Gunpla Limited, bahkan sudah ada satu seri yang habis bahkan sejak event belum dimulai, itu adalah HG Gundam RX-78-2 Clear Version. Mungkinkah sudah ada pihak dalam yang menjual dan ada pihak luar yang membeli sebelum acara dimulai? Mungkin saja. Lalu, apakah sesuatu yang seperti ini disebut adil? Secara teori, memang tidak masalah, mari kita bahas penjual yang memborong terlebih dahulu. Mereka (para penjual) membeli banyak Gunpla Limited dari titipan orang lain bisa dibilang tidak masalah, karena memang tidak ada larangan dari penyelenggara, terutama dalam jumlah batasan yang harus mereka beli. Jadi membeli banyak pun tidak ada larangan. Meskipun memang terkesan tidak etis, karena seakan tidak memikirkan pelanggan lain yang sudah datang jauh-jauh dan menunggu di belakangnya. Lalu, bagaimana dengan pihak dalam yang menjual terlebih dahulu sebelum acara mulai dan tidak membatasi pembelian? Bisa dibilang memang pihak penyelenggara agak salah di poin ini. Selayaknya Gunpla Limited Expo, maka Gunpla tersebut harus dijual di dalam event secara eksklusif, bahkan Gundam Base Tokyo, toko Gunpla terbesar di Jepang bahkan dunia ini melakukan pembatasan dalam pembelian Gunpla Limited. [read_more id="319239"] Meskipun dengan adanya pembatasan, tidak serta merta mengurangi jumlah scalper atau orang yang membeli banyak untuk dijual lagi, namun setidaknya ada sedikit harapan untuk pembeli biasa yang sudah ada di lokasi, dan menginginkan Gunpla impian mereka. Mari kita anggap ini sebagai pelajaran, semoga tidak terulang lagi drama seperti drama gundam di AFA ini. Diedit oleh Snow