Kalbe Analytics Expo 2026. (Dok. Kalbe Farma)
Para pembicara utama yang hadir di KAE 2026 di antaranya adalah Fadli Hamsani selaku General Manager Enterprise Customer Solution Management Telkomsel & Ketua Dewan Transformasi Digital Industri (WANTRII), Dr. Danang Cahyono selaku Chief Operating Officer SIRCLO, dan Dr. Berty Argiyantari selaku CEO MOSTRANS.
Fadli Hamsani menegaskan pentingnya mitigasi risiko berbasis data. “Dengan real-time data, kita bisa menghindari berperan menjadi ‘pemadam kebakaran’ operasional dan beralih ke sistem peringatan dini yang memprediksi dan mengurangi hambatan sebelum terjadi gangguan. Data juga memberikan kita ketahanan dan fleksibilitas yang diperlukan untuk bertahan di pasar yang dinamis.”
Pada kesempatan yang sama, Dr. Danang Cahyono akan membahas mengenai peran data dalam transformasi logistik yang menghubungkan produksi, pergudangan, dan pengiriman dalam rantai pasokan untuk kelancaran operasional serta strategi optimasi menggunakan data untuk mengurangi dead time di gudang dan memastikan pengiriman tepat waktu. “Data bisa diibaratkan sebagai ‘nervous system’ yang menghubungkan seluruh bagian dalam rantai pasokan. Tanpa data yang terintegrasi, sistem operasional menjadi rentan terhadap gangguan. Oleh karena itu, kecepatan dan akurasi juga menjadi kunci,” jelas Danang.
Selaras dengan dua pembicara utama di KAE 2026, Dr. Berty Argiyantari mengungkapkan strategi pengoptimalan real-time data secara end-to-end untuk mengatasi hambatan distribusi. “Data seluruh sistem distribusi mendukung tujuan kita dalam menjaga kelancaran alur operasional antara gudang dan titik pengiriman. Dengan analisis prediktif, kita juga bisa mengatasi potensi hambatan dengan lebih baik, sekaligus memastikan stabilitas dan efisiensi di seluruh rantai pasokan.”
Ketiga pembicara, uniknya, sukses dalam menyajikan perspektif "dari hulu ke hilir" dalam acara ini. Memberi para audiens gambaran yang akurat dan dari perspektif beragam soal topik optimisasi jalur dari produksi ke delivery berbasis data.