Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Duniaku lainnya di IDN App
Kalbe Analytics Expo 2026 Digelar, Usung Tema 'Resilient Chain'
Kalbe Analytics Expo 2026. (Dok. Kalbe Farma)
  • Kalbe Analytics Expo 2026 digelar di Jakarta Design Center dengan tema 'The Resilient Chain', menyoroti pentingnya data dalam mengoptimalkan alur produksi hingga distribusi.
  • Tiga pembicara utama membahas strategi pemanfaatan data real-time untuk memperkuat rantai pasokan, meningkatkan efisiensi logistik, serta mencegah gangguan operasional melalui analisis prediktif.
  • Kalbe menegaskan komitmennya terhadap pengambilan keputusan berbasis data dan menghadirkan sesi mini-stage yang membahas integrasi sistem serta keberlanjutan bisnis melalui manajemen data akurat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, Duniaku.comPT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) mengadakan Kalbe Analytics Expo 2026 (KAE 2026) yang bertema “The Resilient Chain: Optimizing the Flow from Production to Delivery Through Data”. Acara diselenggarakan di lantai 6 Jakarta Design Center, Petamburan.

Ini memang tema yang menarik. Tema ini selaras dengan dinamika dunia bisnis yang membutuhkan akurasi pemanfaatan data untuk mengoptimalkan rantai pasokan atau supply chain. Inisiatif ini menyajikan sudut pandang pelaku di sektor manufaktur, rantai pasokan, distribusi, logistik, serta para praktisi data dan teknologi.

Apa saja yang dibahas?

1. Dihadiri pembicara berkualitas

Kalbe Analytics Expo 2026. (Dok. Kalbe Farma)

Para pembicara utama yang hadir di KAE 2026 di antaranya adalah Fadli Hamsani selaku General Manager Enterprise Customer Solution Management Telkomsel & Ketua Dewan Transformasi Digital Industri (WANTRII), Dr. Danang Cahyono selaku Chief Operating Officer SIRCLO, dan Dr. Berty Argiyantari selaku CEO MOSTRANS.

Fadli Hamsani menegaskan pentingnya mitigasi risiko berbasis data. “Dengan real-time data, kita bisa menghindari berperan menjadi ‘pemadam kebakaran’ operasional dan beralih ke sistem peringatan dini yang memprediksi dan mengurangi hambatan sebelum terjadi gangguan. Data juga memberikan kita ketahanan dan fleksibilitas yang diperlukan untuk bertahan di pasar yang dinamis.”

Pada kesempatan yang sama, Dr. Danang Cahyono akan membahas mengenai peran data dalam transformasi logistik yang menghubungkan produksi, pergudangan, dan pengiriman dalam rantai pasokan untuk kelancaran operasional serta strategi optimasi menggunakan data untuk mengurangi dead time di gudang dan memastikan pengiriman tepat waktu. “Data bisa diibaratkan sebagai ‘nervous system’ yang menghubungkan seluruh bagian dalam rantai pasokan. Tanpa data yang terintegrasi, sistem operasional menjadi rentan terhadap gangguan. Oleh karena itu, kecepatan dan akurasi juga menjadi kunci,” jelas Danang.

Selaras dengan dua pembicara utama di KAE 2026, Dr. Berty Argiyantari mengungkapkan strategi pengoptimalan real-time data secara end-to-end untuk mengatasi hambatan distribusi. “Data seluruh sistem distribusi mendukung tujuan kita dalam menjaga kelancaran alur operasional antara gudang dan titik pengiriman. Dengan analisis prediktif, kita juga bisa mengatasi potensi hambatan dengan lebih baik, sekaligus memastikan stabilitas dan efisiensi di seluruh rantai pasokan.”

Ketiga pembicara, uniknya, sukses dalam menyajikan perspektif "dari hulu ke hilir" dalam acara ini. Memberi para audiens gambaran yang akurat dan dari perspektif beragam soal topik optimisasi jalur dari produksi ke delivery berbasis data.

2. Sepenting apa sih data di era modern?

Kalbe Analytics Expo 2026. (Dok. Kalbe Farma)

“Data adalah kunci membangun rantai pasokan yang tangguh dan adaptif di tengah berbagai perubahan pasar global. Melalui data yang akurat, kita dapat memastikan setiap elemen dari produksi hingga distribusi berjalan efisien dan tepat waktu. Inilah yang melatarbelakangi tema ‘The Resilient Chain: Optimizing the Flow from Production to Delivery Through Data’ di Kalbe Analytics Expo 2026," papar Sie Djohan, Direktur PT Kalbe Farma Tbk.

KAE 2026 adalah bukti komitmen Kalbe untuk mendukung pengembangan teknologi dan analisis data sebagai fondasi data-driven decision-making atau pengambilan keputusan berbasis data. Langkah ini berperan penting dalam memandu keputusan bisnis hingga transformasi bisnis. Terlebih lagi, menurut riset McKinsey & Company, perusahaan yang melakukan pendekatan berbasis data memiliki potensi 23 kali lebih besar untuk mendapatkan pelanggan, dan 19 kali lebih besar untuk menghasilkan keuntungan.

“Data yang jelas dan akurat sangat penting untuk pengambilan keputusan yang mendukung inovasi. Oleh karena itu, Kalbe  berharap berbagai informasi dan best-practice yang dibagikan oleh para pakar di KAE 2026 mampu menciptakan sistem rantai pasokan yang terintegrasi agar dapat memitigasi risiko, meningkatkan transparansi, dan menjawab tantangan distribusi,” lanjut Sie Djohan yang ditemui di Jakarta Design Center.

3. Ada juga sesi mini-stage

KAE 2026 juga menghadirkan sesi mini stage dengan para pembicara yang merupakan ahli di bidangnya. Para praktisi tersebut memberikan wawasan tentang optimalisasi rantai pasokan melalui manajemen data yang akurat, integrasi sistem,  pemanfaatan data demi keberlanjutan bisnis.

4. Ini adalah tahun ketiga Kalbe Analytics Expo

Kalbe Analytics Expo 2026. (Dok. Kalbe Farma)

Untuk yang belum tahu, Kalbe Analytics Expo (KAE) digagas oleh Kalbe Corporate Data Management diadakan setiap setahun sekali.

Ini adalah KAE ketiga.

Pada 2024,  dalam KAE pertama, temanya adalah “Unlocking Insights, Unveiling Possibilities” dan pada 2025, KAE mengusung tema “Next-Gen Analysis”.

Editorial Team