TUTUP

Spesifikasi, Keunggulan dan Harga ZenFone 3 Ini Bikin Android Lain Jadi Ga Menarik!

Asus melakukannya lagi tahun ini! Mereka berhasil membuat ZenFone 3 ini begitu wow spesifikasinya, namun dengan harga yang masih terjangkau... Tapi kenapa bentuknya jadi mirip Samsung, ya!?

[read_more id="253133"] UPDATE: Asus Indonesia resmi menjualnya di negara kita sejak awal September 2016 ini, dan ditawarkan dengan harga Rp4 juta rupiah. Seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya, Asus resmi mengkomfirmasikan seri Asus ZenFone 3 pada 30 Mei kemarin selama event Computex 2016. Kabar mengenai spesifikasi smartphone unggulan Asus ini, bahkan sampai prediksi harga ZenFone 3 sudah banyak tersiar sejak awal tahun lalu. Dan seperti yang sudah kami perkirakan, melihat tradisi Asus sebelumnya, yang merilis banyak varian ZenFone 2, dengan banyak nomor seri penamaan, yang kerap membuat penggunanya bingung, kali ini ZenFone 3 juga bakal ditawarkan lebih dari satu tipe. Selain ZenFone 3, juga ada dua varian lainnya, Deluxe dan Ultra. Berikut kami ulas terlebih dahulu seri utamanya, yang sebenarnya juga menjadi varian entry level (yup, tipe flagship-nya dipegang ZenFone 3 Deluxe). Seperti apa spesifikasinya, berapa harga ZenFone 3? Geser terus ke bawah ya!

Meet the ASUS ZenFone 3 | ASUS


[page_break no="" title="Cantik, Cantik, Cantik!"]
[read_more id="254761"] Asus ZenFone 3. Ini wakil utamanya. Sekilas jauh lebih cakep dari ZenFone 2, ya!? Mulai dengan sasis aluminium seperti smartphone mahal lainnya, serta material kaca berlapis Gorilla Glass di sisi depan dan belakang, dan melengkung di semua sisinya, membuat keseluruhan pinggiran ZenFone 3 ini terasa halus ketika digenggam. Kami juga menyukai aksen krom pada sepanjang bezelnya. Membuatnya makin terlihat cantik. Kalian yang merasa ukuran tubuh ZenFone 2 lumayan besar, sepertinya bisa bernafas lega. ZenFone 3 bakal makin ramah dengan telapak tangan mungil kita, karena Asus berhasil memampatkan ukuran tubuhnya, serta memaksimalkan rasio latar dan tubuhnya menjadi 77%. Detail dimensi dan beratnya memang belum diumumkan oleh Asus, namun seharusnya dengan rasio layar dan tubuh yang meningkat, ZenFone 3 ini lebih kompak.

Introducing the New ZenFone 3 | ASUS


[page_break no="" title="Layar IPS Super yang Sangat Terang"]
Di depan, kalian menjumpai layar yang dimensinya masih sama, 5.5-inchi dengan resolusi ull HD 1080p yang menurut kami sudah lebih dari cukup untuk ukuran smartphone. Layar Super IPS+ tersebut diklaim mampu menghasilkan keterangan layar mencapai 500cd/m2. Cukup terang untuk mmebantunya mengalahkan paparan cahaya matahari ketika digunakan di luar ruangan.
[page_break no="" title="Yup, Kini Hybrid SIM! "]
Seakan sudah menjadi pakem seri ZenFone, ada tombol capacitive di bawah layar, namun kini bezel yang menjadi "rumah" ketiga tombol sentuh utamanya tersebut tidak terlalu lebar. Ciri khas lain seri ZenFone adalah dua slot kartu SIM. Siapkan saja jenis micro dan nano SIM ya, masing-masing satu. Sayangnya, dual SIM di sini harrus mengorbankan slot microSD, alias hybrid!
[page_break no="" title="Menggunakan Mesin Keluaran Terbaru!"]
Untuk tenaga utamanya, Asus yang "menceraikan" Intel dan kini "menikahi" Qualcomm, ternyata justru memilih chipset yang tidak terlalu tinggil. Untuk wakil utama seri ZenFone 3 ini ada Snapdragon 625 sebagai mesin utama, yang ditopang dengan memory RAM 3GB. Bukan yang terkencang, namun termasuk salah satu yang terbaru, lho! Chipset dengan kode Qualcomm 8953 tersebut dibangun dengan proses 14nm FinFET (langsung terintegrasi dengan X9 LTE modem dengan kecepatan Cat 7, modul WiFi 802.11n/ac MU-MIMO, dan Bluetooth 4.1) yang di atas kertas lebih cepat dan irit baterai dibandingkan seri sekelasnya, seperti Snapdragon 650 dan Snapdragon 652 yang digunakan dalam Xiaomi Redmi Note 3, Xperia X, LG G5 SE, Vivo Xplay5, Xiaomi MiMax, hingga HTC 10 Lifestyle. Namun untuk GPU-nya, Adreno 506, memang harus diakui satu level di bawah apa yang mampu disajikan seri Snapdragon 65x, dan hanya mendukung resolusi layar maksimal sampai Full HD saja. Semoga saja prosesor octa-core 2.0 GHz Cortex-A53 yang menggerakkan keseluruhan sistemnya mampu dipacu dengan gegas.
[page_break no="" title="Selamat Tinggal Seterika Merk Zenfone!"]
Dengan sistem hardware yang lebih modern dan canggih, Asus mengklaim ZenFone 3 ini lebih irit baterai. Kapasitas baterai sendiri masih sama kapasitasnya, 3,000-mAh, seperti pada ZenFone 2. Sayangnya, tidak removeable. Dengan stigma ZenFone 2 yang panas dan boros baterai, semoga saja Snapdragon 625 ini memperbaikinya, lebih adem dan tidak rakus baterai.
[page_break no="" title="Kalian Mungkin Suka yang Lonjong!"]
Seperti tipikal smartphone Android kekinian, ada sensor sidik jari di punggungnya. Bentuknya tidak lumrah, persegi panjang (dan vertikal), bukan lingkaran atau kotak seperti tipikal sensor fingerprint lainnya. Belum diketahui feedback bentuk tersebut ketika digunakan menempelkan, pada umumnya, jari telunjuk, yang biasanya juga hanya ujung jari telunjuk saja yang berhubungan dengan sensornya. Lanjut ke halaman 2...
[page_break no="" title="Fiturnya Ga Ketinggalan Jaman"]
Asus juga menjawab tanda tanya banyak gadgeter, kenapa banyak smartphone "mahal" yang dirilis akhir-akhir ini belum beralih menggunakan port USB Type-C, yang sejatinya menjadi standar masa depan. Asus sepertinya ingin ZenFone 3 mereka ini tidak ketinggalan tren sampai beberapa tahun ke depan, sehingga port multi-fungsi tersebut juga diberikan untuk semua seri ZenFone 3.
[page_break no="" title="Penempatan Speaker yang Cerdas"]
Kami juga menyukai bagamana Asus menempatkan speakernya. Tepat di sebelah port USB Type-C (posisi yang sama seperti ZenFone terdahulu), berdiam corong speakerphone-nya. Posisi yang sangat ideal. Tidak akan tertutupi ketika kalian meletakkannya di atas meja, dan tetap aman dari telapak tangan ketika kalian menggenggamnya secara horizontal, ketika melihat video misalnya. Oh ya, speaker tersebut dilengkapi dengan driver audio khusus 5-magnet serta amplifier bersertifikasi NXP untuk menhasilkan output audio Hi-Res melalui headphone.
[page_break no="" title="Fokus Cepat, Kombinasi Laser dan Phase Detect"]
Kamera juga menjadi salah satu fitur spesifikasi yang selalu menjadi perhatian Asus. Tidak terkecuali untuk ZenFone 3 ini. Mencoba anti-mainstream, upgrade-nya justru bukan memperbesar bukaan lensa, namun dengan memperbesar jumlah pixel. Kini dengan sensor utama 16MP, bukaan lensa f/2.0, serta dukungan teknologi autofocus yang disebut ASUS TriTech, yang memanfaatkan modul fokus laser yang didukung fokus PDAF atau phase detection, dan juga OIS (optical image stabilization), sensor kamera ZenFone 3 mampu menentukan fokus hanya dalam waktu 0.03 detik saja.
[page_break no="" title="Lepas dari Toshiba, Kini Memeluk Sony"]
Asus juga tidak lagi bekerjasama dengan Toshiba untuk modul kameranya ini. Kini mereka beralih pada Sony, dan memilih sensor Exmor RS IMX298, sensor yang sama yang digunakan Xiaomi pada Xiaomi Mi 5 dan Huawei pada Huawei Mate 8. Pengalaman penulis, kualitas foto yang dihasilkan sensor tersebut pada Mi5 dan Mate 8 memang sudah sangat bagus. Apalagi untuk ukuran smartphone yang harganya lebih murah ini.
[page_break no="" title="Internal Storage yang Lega"]
Last but not least, dengan sistem Zen UI Asus yang seperti Android baru lainnya, tidak memberi akses kalian menyimpan data-data aplikasi dan game di memory eksternal tanpa ngoprek, maka kebutuhan internal storage besar adalah keharusan. Asus masih mempertahankan opsi 32GB di sini, plus, kalian masih bisa memperbesar melalui slot microSD, yang memakan jatah slot kartu sim nano / SIM kedua. Setidaknya semua sosmed dan beberapa game dari yang ringan sampai kelas berat, tetap selamat aman tersimpan di internal storage-nya.
[page_break no="" title="Berapa Harga ZenFone 3?"]
Berapa harga ZenFone 3? Pertanyaan ini kerap ditanyakan. Asus kembali berhasil menjaga seri unggulan mereka dengan harga yang sangat terjangkau. Kalian cukup menyiapkan dana Rp3.5 juta untuk mendapatkan varian entry level ZenFone 3 ini. Dan ya, kalian pasti juga sama sepeeti kami, tidak percaya smartphone dengan fitur flagship seperti ini tetap murah, dan tidak murahan. Belum ada informasi kapan Android cakep ini bakal mulai dijual. Namun ketika kami mendapatkan tanggalnya, kami pastikan kalian menjadi yang pertama mengetahuinya. Sumber: Asus