TUTUP

Rahasia Dawn of Justice Terungkap! Ini Alasan Kenapa Batman Bisa Membunuh

Kalian ga perlu bingung lagi kenapa Batman bisa dengan mudah membunuh orang lain dalam Dawn of Justice! Nih, kami beberkan rahasianya!

[read_more id="245913"]
Ada beberapa perbedaan besar antara Batman versi Ben Affleck dan Christian Bale mulai dari masa lalu hingga kostum yang mereka gunakan. Namun, salah satu perbedaan besar yang paling banyak dibicarakan oleh banyak orang setelah menyaksikan film Batman v Superman: Dawn of Justice adalah bagaimana Batman versi Ben Affleck tidak ragu untuk membunuh orang. Selama film garapan Zack Snyder tersebut, Batman sangat tidak ragu untuk menghajar lawannya dengan menggunakan mobilnya atau menembak mereka dengan menggunakan berbagai senjatanya. Tidak hanya ini menjadi satu perbedaan besar dari film Christopher Nolan, dalam komiknya Batman juga tidak pernah membunuh satu orang pun! Mengapa Zack Snyder membiarkan perubahan seperti ini terjadi dalam film buatannya? Menurut Charles Roven, produser untuk film Batman v Superman: Dawn of Justice, alasannya adalah karena Bruce Wayne sudah terlalu lama menjadi Batman. [read_more id="245919"] Dalam wawancara antara Roven dengan CinemaBlend bulan ini, Roven mendapatkan pertanyaan tentang keputusan mereka untuk membiarkan Batman versi Ben Affleck tidak ragu untuk mengambil nyawa orang lain. Roven lalu menjelaskan salah satu rahasia Dawn of Justice ini, bahwa keputusan Batman untuk membunuh adalah sebuah hasil rasa sakit dan kehilangan yang telah dia rasakan pada waktu dirinya menjadi Batman selama ini selama bertahun-tahun. Berikut kutipan dari interview tersebut:
Aku pikir tidak heran jika  Batman berubah seiringnya waktu, dia telah melewati banyak hal sewaktu dirinya menggunakan kostum Batman. Ada sebuah dialog yang menarik dari film tersebut, ’20 tahun di Gotham, berapa banyak orang baik yang masih tersisa? Berapa banyak yang tetap bertahan baik?’ Dia adalah orang yang sudah berubah. Kita dapat melihat dia tidak lagi bersama Robin. Karakter Bruce Wayne telah berkembang, dan dia telah menjadi jauh lebih brutal, posisi inilah yang kita inginkan bagi Batman
[read_more id="245907"] Penjelasan Roven tersebut tidak menutup kemungkinan bahwa dalam masa mudanya, Batman tidak pernah membunuh lawannya. Sangat mungkin jika absennya Robin di sini karena dirinya terbunuh oleh Joker di masa lalu, dan hal itulah yang membuat Batman berubah, sekarang dia telah memutuskan untuk menghentikan lawannya dengan cara apapun daripada menjebloskan mereka ke penjara seperti Blackgate atau Arkham. Dalam wawancara yang sama, Charles Roven juga menjelaskan bahwa keputusan Batman untuk membunuh lawannya akan memberikan penonton pilihan, apakah mereka akan menyukai Batman walaupun dia tidak lagi ragu untuk membunuh? Roven juga percaya bahwa kepribadian inilah yang akan membuat Batman menjadi sebuah protagonis yang sangat menarik.
kami merasa bahwa KEPUTUSAN tersebut adalah suatu hal baik, dan kami juga merasa bahwa dia adalah sosok yang tetap dapat dipahami, karena kamu pasti tetap mengaguminya, namun, merasa prihatin saat melihatnya. Dia adalah karakter yang cukup rumit. Kamu ingin menghabiskan waktu bersamanya, tapi kamu juga tidak ingin dia menjadi teman dekatmu.
Selama 77 tahun kemunculannya dalam berbagai versi, keputusan Zack Snyder untuk menampilkan sosok Batman yang tidak ragu untuk membunuh jelas menimbulkan berbagai pertanyaan: jika Batman tidak ragu untuk membunuh lawannya, mengapa Joker masih tetap hidup? Mungkin rahasia Dawn of Justice ini akan terjawab pada musim panas tahun ini.
Bagaimana menurut kalian sosok Batman versi Ben Affleck? Apakah keputusannya untuk membunuh membuat kalian membencinya? Berikan pendapat kalian di kolom komentar yah!