TUTUP

Anak Tiri yang Telah Kembali dan Misteri dibalik Angka Empat!

Kepergian Cesc Fabregas meninggalin luka yang dalam buat Pelatih Arsenal. Diberi kepercayaan sebagai kapten bukan jaminan seorang pemain untuk bertahan selamanya. Apa yang dirasakan pemain itu sendiri dengan melakukan debut yang fantastis? Gimana dengan misteri angka empat dibalik itu semua?

“Wenger akan selalu menjadi orang terbaik yang pernah saya temui di dunia sepakbola. Para penggemar Arsenal tahu saya selalu memberikan yang terbaik , tapi sudah waktunya untuk saya pergi. Saya punya hak untuk membicarakan masa depan saya dan saya tidak akan pernah melupakan apa yang telah mereka lakukan untuk saya. Maafkan saya , Wenger dan Arsenal”

Begitulah kalimat dari seorang Fabregas saat diwawancarai di Barcelona.

Tanggal 15 lalu, Pemain asal Spanyol yang berusia 24 tahun ini resmi meninggalin Arsenal, tim yang dia bela sejak tahun 2003. Anak emas dari sang profesor Arsene Wenger yang diberi kepercayaan menjadi sang kapten, rela tinggalin Arsenal begitu saja dengan harga Rp 404 Milliar.

Karier di Arsenal bukan di bilang buruk, ia berhasil mencetak sejarah menjadi pemain inti termuda dan pencetak gol termuda di Arsenal. Sayangnya Arsenal tampak kehilangan peluru dan sang profesor bukan lagi “The Professor” yang kita kenal. Sejak tahun 2004 tim yang dijuluki “The Gunners” ini haus akan gelar Liga Inggris.

Kalah bersaing dari Manchester United dan Chelsea sejak 7 tahun terakhir, bukannya menambah pemain kelas dunia malah menjual aset terbaiknya. Tetapi kali ini tidak bisa menyalahkan Arsene Wenger hanya keputusan Fabregas sendiri. Toh siapa yang tidak ingin mendapatkan banyak gelar selama masa emas sebagai seorang pesepakbola?

"Kami berterima kasih kepada Cesc atas semua yang dia korbankan untuk tim, dan saya doakan ia akan sukses dengan masa depannya," ucap sang professor yang masih berat hati melepaskan pemain yang sudah dia anggap seperti anak sendiri.

Kenapa harus angkat empat?  Sejak tahun 2001 fabregas sudah memakai kostum punggung nomor empat. Sewaktu remaja kedua orang tuanya melakukan perceraian. Karena kesedihan yang dialami, oleh pelatih tim junior Rodolfo Borrell meminta Guardiola memberikan hadiah kostumnya yang saat itu bernomor punggung empat.

Pep menulis dikaosnya dengan kalimat :

 “Untuk Cesc Fabregas , kami menunggumu beberapa tahun lagi dengan memakai kostum nomor empat di Camp Nou”.

Maka sejak itulah dia mengambil angka empat sebagai nomor punggungnya sampai saat ini. Kebetulan sekali bukan? Saat ini juga Barcelona dilatih oleh Jose “Pep” Guardiola!

Berikut Biodata Fabregas :

 

Nama lengkap Francesc Fàbregas Soler
Tanggal Lahir 4 Mei 1987
Tempat kelahiran Vilessoc de Mar, Spanyol
Tinggi 177 cm
Posisi bermain Gelandang

Anak tiri yang telah kembali begitulah kalimat yang cocok untuk seorang Fabregas. Ia bukan berniat meninggalin Arsenal melainkan Barcelona sudah menjadi idolanya sejak masa kecil. Pada tahun 1997 – 2003, ia pernah membela tim junior Barcelona. Sayangnya ia hanya dipandang sebelah mata dan tidak pernah mendapat kesempatan untuk bermain di tim senior bersama Jose Guardiola dkk.

"Bermain di Barcelona sudah menjadi impian saya sejak masih berusia 11 tahun"

Fabregas mulai debut manisnya bersama El Barca. Pada Piala Super Spanyol kemarin, Barcelona mengalahkan Real Madrid dengan score 3-2 (2-2) di partai El Clasico (17/08).  Meskipun masuk sebagai pemain cadangan, dia sudah mampu mengangkat tropi pertama bersama Barcelona.

“Ini adalah impian setiap pemain, melakukan debut dengan sebuah tropi” ujarnya.

Well, Selamat buat Barcelona dan Cesc Fabregas, ditunggu aksi berikut!