TUTUP

10 Momen Paling Emosional dalam Naruto!

Siapkan tisu kalian karena kita akan mengikuti sebuah perjalanan penuh feels dalam 10 momen paling emosional dalam Naruto ini!

Siapkan tisu kalian karena kita akan mengikuti sebuah perjalanan penuh feels dalam 10 momen paling emosional dalam Naruto ini!
[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/03/01/100-kata-kata-mutiara-dalam-naruto/" title="100 Kata-Kata Dalam Naruto Ini Bisa Jadi Motivasi Menggapai Mimpi"]

Selama 15 tahun lebih Naruto telah menemani kita. Selama itu pula, banyak sekali kisah yang diceritakan dalam Naruto. Dan dalam setiap kisah tersebut, Naruto selalu memiliki momen-momen yang membuat kita mengenang manga karya Masashi Kishimoto ini. Mulai dari momen lucu yang membuat kita tertawa terbahak-bahak hingga momen menyentuh dan emosional yang membuat kita menangis sesenggukan. Nah, berbicara soal momen emosional –yang tentunya juga berjumlah banyak– nih, kira-kira manakah momen paling emosional dalam Naruto yang membuat dada kita terasa sesak? Yah, berikut ini adalah daftar 10 momen paling menyentuh dalam Naruto!

[P.S.: Siapkan Tisu!]


Sudah menjadi rahasia umum bahwa Sasori tumbuh besar tanpa kedua orang tuanya. Karena rasa rindunya pada ayah dan ibunya itulah, dia sampai menciptakan kugutsu (boneka) yang menyerupai kedua orang tua kandungnya. Akan tetapi, bonekah hanyalah boneka. Dia tidak dapat bergerak sendiri jika tidak digerakan. Yah, siapa yang tidak tersentuh ketika melihat wajah Sasori yang sedih saat mendapati kedua boneka berbentuk orang tuanya tergeletak disampingnya?

Momen ketika Sasori mati diserang kedua boneka buatannya tersebut (yang digerakan oleh nenek Chiyo) membuat sebuah adegan yang menyentuh. Sasori bisa saja menghindari serangan tersebut. Akan tetapi, sepertinya dia sudah ‘capek’ hidup sendirian dan memutuskan bahwa mati dipelukan kedua orang tua ‘buatan’-nya tersebut bisa memberikannya sebuah kematian yang tenang dan hangat.



“The smoke always makes…my eyes water.” –Shikamaru

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/04/20/15-karakter-terkuat-dalam-naruto/" title="17 Karakter Terkuat dalam Naruto!"]

Meskipun Asuma tidak terlalu sering muncul baik dalam halaman manga ataupun anime-nya, kematiannya tentu saja merupakan salah satu momen paling menyentuh dalam Naruto. Kematian Asuma semakin emosional karena dia mati tepat berada dihadapan ketiga muridnya: Shikamaru, Chouji dan Ino. Dan tahukah kalian hal lain yang lebih emosional dalam kematian Asuma? Ekspresi Shikamaru ketika mengambil dan menghisap rokok milik Asuma. Semua itu ditambahkan dengan mengetahui fakta bahwa Asuma bahkan tidak sempat mengucapkan selamat tinggal kepada Kurenai dan juga bertemu dengan anaknya yang bahkan belum lahir membuat pembaca/penonton nge-feels.

Tapi Asuma tidak meninggal sia-sia karena dia telah mewariskan tiga ninja hebat dalam diri murid-muridnya.



Pertarungan pertama antara Naruto melawan Sasuke di Lembah Akhir (valley of the end) adalah salah satu pertarungan terbaik yang disajikan dalam Naruto. Selain seru, pertarungan tersebut juga menampilkan sebuah momen emosional nan menyentuh yaitu ketika Naruto menceritakan kepada Sasuke bagaimana dia merasa memiliki seorang saudara ketika menghabiskan waktu bersama-sama dengannya.



“If possible, I want to go to the same place you’re going to.” -Zabuza to Haku

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/05/06/13-kekkei-genkai-jutsu-eksklusif-terunik-dalam-naruto/" title="13 Kekkei Genkai, Jutsu Eksklusif Terunik dalam Naruto!"]

Siapa yang menyangka bahwa iblis dari Kirigakure bisa menangis? Yep, musuh besar pertama yang dihadapi Naruto dan timnya, Zabuza Momochi, terlihat seperti seorang iblis tak berperasaan yang siap memenggal siapapun. Akan tetapi, begitu melihat kematian Haku bahkan sang iblis pun tidak bisa menahan air matanya. Hiks...



“I wish I had more time with everyone.” -Obito Uchiha

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/05/04/bisakah-kakashi-meniru-teknik-lain-tanpa-menggunakan-sharingan/" title="5 Alasan Kakashi Bisa Meniru Teknik Lain Tanpa Menggunakan Sharingan"]

Obito dan Kakashi memang sering bertengkar, tetapi meskipun begitu keduanya tetaplah sahabat baik. Obito menyadarkan kepada Kakashi bahwa teman adalah hal berharga dan jauh lebih penting daripada misi. Didetik-detik (yang kita kira) kematiannya, Obito memberikan sebuah kata-kata yang cukup menyentuh. Dia bahkan memberikan Kakashi mata Sharingan miliknya sebagai hadiah Jonin.

Sayangnya, ketika kita mengira Obito telah tewas, ternyata dia masih hidup dan bahkan bekerja sama dengan Madara Uchiha. Untungnya, dia memihak kembali kepada Kakashi dipenghujung cerita sebelum dia tewas.



“And no matter what you do from here on out, know this…I WILL LOVE YOU ALWAYS.” -Itachi to Sasuke

Itachi Uchiha mungkin adalah salah satu karakter yang paling disukai dalam Naruto. Diceritakan sebagai penjahat, pembunuh dan pengkhianat pada awalnya, akhirnya kita mengetahui bahwa semua itu dilakukan demi kebaikan banyak orang. Adegan dimana dia berpisah dengan Sasuke, adik kesayangannya, sebelum kematiannya benar-benar emosional.



"I've always wanted to meet you..." - Naruto to Kushina

Setelah lama kita bertanya-tanya siapakah Ibu Naruto, akhirnya Masashi Kishimoto memunculkannya ketika Naruto berlatih untuk mengendalikan Kyuubi. Yep, Kushina Uzumaki adalah Ibu Naruto dan dia akhirnya bertemu dengan Naruto untuk pertama kalinya. Ketika Naruto mulai memeluk Ibunya yang tidak pernah dia ketahui untuk pertama kalinya benar-benar membuat mata ini berair. Apalagi ketika mereka berdua akhirnya berpisah saat Kushina hendak memeluk Naruto untuk terakhir kalinya... Hiks...



“I wish I could stay with you longer. I love you.” -Kushina to Naruto

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/05/03/20-kage-terkuat-dalam-serial-naruto/" title="20 Kage Terkuat dalam Serial Naruto!"]

Apa yang lebih emosional daripada Naruto bertemu dengan Ibunya? Kelahirannya! Sayang, kelahiran Naruto yang seharusnya dirayakan dengan bahagia berakhir tragis karena serangan Obito (yang waktu itu menyamar sebagai Madara).

Karena situasi yang mendesak, akhirnya Minato (ayah Naruto) mengambil keputusan untuk menyegel sebagian chakra kyuubi kedalam tubuhnya dan sebagian chakra kyuubi beserta Kushina untuk Naruto. Hal ini dia lakukan agar suatu saat Kushina dapat memberikan nasehat kepada Naruto saat dia belajar mengendalikan Kyuubi. Pesan terakhir yang disampaikan oleh Kushina kepada Naruto benar-benar menggambarkan bagaimana sosok Ibu yang sebenarnya...



[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/04/25/25-jutsu-terkuat-dalam-serial-naruto/" title="25 Jutsu Terkuat dalam Serial Naruto!"]

Kematian memang sesuatu yang menyedihkan dan emosional, dan kematian Jiraiya mungkin adalah kematian karakter paling emosional yang pernah ada. Terlepas dari sifat mesumnya, Jiraiya benar-benar seorang pribadi yang hebat. Dia telah meninggalkan banyak sekali murid hebat seperti Minato dan juga Yahiko, Nagato dan Konan serta Naruto. Dia tidak hanya mengajarkan bagaimana menggunakan jutsu tetapi juga mengajari murid-muridnya bagaimana cara memandang dunia yang kejam dari sudut pandang yang lebih baik.

Bagi Naruto sendiri yang sudah bertahun-tahun berlatih bersama Jiraiya dan menganggapnya sebagai orang tua keduanya, kepergian sang mentor benar-benar suatu kehilangan yang besar.



"So tell Mom over there, won't you to worry about me!" -Naruto to Minato.

[read_more link="http://www.duniaku.net/2015/05/13/8-alasan-tersembunyi-kenapa-akhirnya-hinata-mau-dipinang-naruto/" title="8 Alasan “Tersembunyi” Kenapa Akhirnya Hinata Mau Dipinang Naruto"]

Momen paling menyentuh dalam Naruto nomor 1 tentu saja adalah ketika Naruto berpisah dengan Minato. Setelah pertarungan yang alot melawan Obito, Madara dan kemudian Kaguya, akhirnya tiba saatnya bagi Naruto untuk berpisah dengan sang ayah.

Sebelum berpisah dengan Naruto, Minato memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Naruto untuk pertama dan terakhir kalinya. Sebelum ayahnya pergi pun, Naruto mengatakakan banyak sekali hal agar Minato dan juga Kushina tidak perlu merasa khawatir lagi terhadap dirinya. Naruto berkata bahwa dia akan menjaga dirinya, berteman dengan banyak orang, hingga menemukan seorang perempuan untuk menjadi pasangan hidupnya. Benar-benar sebuah perpisahan yang emosional!

Itulah tadi 10 momen paling emosional dalam Naruto. Dari ke-10 daftar tersebut, momen manakah yang menurutmu paling emosional? Ataukah kamu punya momen emosional dalam Naruto lainnya? Suarakan pendapatmu dikolom komentar ya?