TUTUP

Channel Khusus Budaya Jepang Siap Disiarkan di Indonesia Februari 2014

Pemerintahan Jepang akan mendanai channel khusus budaya Jepang yang siap disiarkan di Indonesia pada bulan Februari 2014 ini.

Pemerintahan Jepang akan mendanai channel khusus budaya Jepang yang siap disiarkan di Indonesia pada bulan Februari 2014 ini. Melalui misi untuk memperluas pangsa pasar berbagai karya intelektual di Jepang, Indonesia dan berbagai negara lain akan mendapatkan channel khusus yang tidak hanya menyiarkan anime tetapi juga drama, program musik, dan pariwisata Jepang. Agar semuanya berjalan lancar, pemerintahan Jepang telah mengalokasikan dana sebesar 15.5 milyar uen (atau sekitar 1.8 trilyun rupiah) untuk pembiayan saluran tersebut. Biaya yang besar tersebut akan digunakan untuk biaya pembuatan subtitel maupun sulih suara, juga biaya promosi, kantor dan biaya produksi program. Selain di Indonesia pada bulan Februari 2014, channel khusus budaya Jepang ini juga akan hadir di Thailand pada bulan Januari, disusul di Kamboja pada bulan April 2014. Pemerintahan Jepang juga mempertimbangkan penayangan channel ini di Amerika Serikat, Eropa, dan Afrika. Di tahun 2002, pemerintahan Jepang telah meluncurkan garis besar kebijaksaan terkait dengan properti intelektual mereka, dengan tujuan menjadi ”sebuah negara yang terbangun dari properti intelektual”. Termasuk di dalamnya adalah menyebarkan kebudayaan Jepang ke negara-negara lain. Tapi kementerian ekonomi, perdagangan, dan industri Jepang menyebutkan bahwa dukungan untuk kebijaksanaan tersebut hanya bersifat sementara saja, karena ”tidak adanya kepemimpinan khusus di pemerintahan”. Perdana menteri Jepang Shinzou Abe telah mengumumkan bulan Juni 2013 lalu, bahwa negara Jepang akan membuat program Cool Japan. Channel khusus budaya Jepang ini sepertinya merupakan kelanjutan dari program Cool Japan yang dicanangkan oleh pemerintah Jepang dan berbagai perusahaan untuk mempromosikan budaya modern Jepang termasuk manga dan anime keluar negeri. Program ini mempunyai pemikiran bahwa kekuatan Jepang dalam bisnis dan hubungan internasional terletak dalam anime, manga, film, fashion serta bidang-bidang yang berkaitan dengan kesenian dan hiburan Jepang. Salah satu koran di Jepang, Sankei Shimbun melaporkan bahwa pemerintah meluncurkan program saluran ini juga sebagai “kekuatan lembut” untuk membantu melawan citra negatif yang disebarkan oleh Cina dan Korea Selatan, terutama yang berkaitan dengan sengketa teritori dari ketiga negara tersebut (sengketa dengan Cina terkait Kepulauan Senkaku, dan sengketa dengan Korea Selatan terkait kepulauan Takeshima (Liancourt Rocks)). [ Sumber : Anime News Network , Kaskus , Jurnal Otaku , Indonesian Otaku ]