TUTUP

Mitos Tempat Makan Ada Jin Penglaris, Berikut Fakta "Ilmiah"-nya!

Makanya sebelum makan, baca doa sebelum tidur..

Pasti kamu sering mendengar mitos ini. Sebuah tempat makan laris manis karena di tempat makan tersebut sang pemilik memelihara jin, yang biasa disebut dengan jin penglaris.

Entah benar atau tidak, banyak yang percaya mengenai mitos ini. Jin penglaris ini dipercaya memiliki berbagai macam rupa, dan biasanya meminta sesembahan agar tempat makannya laris.

Jin penglaris dikabarkan tugasnya adalah meludahi setiap makanan yang akan disajikan. Intermezo, itu jin apa tidak kehausan ya? Harus meludahi makanan yang jumlahnya lebih dari 100 porsi.

Oke kembali ke pembicaraan serius. Ya namanya juga mitos, tentu saja bisa jadi benar, tapi bisa jadi salah. Di berbagai situs mengenai mitos, sering ditulis bagaimana cara membuktikan tempat makan tersebut memiliki jin penglaris atau tidak.

Terlepas dari itu, pada dasarnya cara-cara untuk membuktikan tempat makan tersebut ada jin penglaris atau tidak, bisa dijelaskan secara ilmiah. Jikapun memang benar tempat tersebut menggunakan jin penglaris, kita cukup berdoa saja bukan? Tuhan pasti melindungi kita dari berbagai hal gaib.

Nah lalu kita akan membahas mengenai cara-cara yang sering dijadikan acuan, untuk membuktikan bahwa mitos tersebut benar atau tidak. Simak di bawah ini!

Anggapan bahwa tempat makan yang memiliki jin penglaris, bisa dites dengan cara ketika makanan dibungkus. Makanan yang dibungkus dan dibawa pulang, pasti memiliki rasa yang kurang enak dibanding yang dimakan di tempat.

Tidak jelas apa dasarnya, tapi secara ilmiah hal tersebut adalah wajar. Makanan yang dibungkus, otomatis tertutup rapat agar tidak terkena kotoran-kotoran yang tersebar di jalan.

Sedangkan di satu sisi, makanan ini baru saja dimasak dan memiliki tingkat suhu panas yang tinggi. Semakin lama, suhu panas ini akan terus menurun, dan mengakibatkan embun, serta berkembangnya bakteri.

Semakin lama makanan tersebut dibiarkan di bungkusan, akan mengalami pendinginan yang mengakibatkan bakteri di makanan terus berkembang, dan mengakibatkan makanan menjadi tidak enak.

Jadi intinya, makanan kurang enak ketika dibungkus itu wajar. Bukan karena ada jin penglaris di dalamnya.

Hal ini tentu saja wajar. Apakah semua orang harus tahu berbagai ruangan yang ada di restoran atau tempat makan tersebut?

Layaknya pemilik rumah, pasti ada satu tempat yang ingin tempat tersebut terjaga privasinya. Mau apapun di dalamnya itu bukanlah urusan kita.

Dibanding berburuk sangka, mengapa tidak berbaik sangka saja. Siapa tau tempat tersebut adalah tempat tidur para karyawan atau pemilik, atau bisa saja tempat tersebut sangat kotor, yang bisa membuat para pengunjung tidak selera makan.

Hal ini terlalu berlebihan jika dianggap benda tersebut aneh. Jika memang seandainya benda tersebut adalah benda mistis, kita tinggal berdoa saja kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu dilindungi. Percaya Tuhan bukan?

Terkadang memang ada orang yang senang akan suatu hal yang tidak lumrah. Senang menunjukkan hal yang aneh-aneh kepada orang lain. Intinya sih, berbaik sangka saja.

Apalagi ya mitos tempat makan yang ada jin penglarisnya? Simak di halaman kedua!

Terkadang ada manusia yang memang memiliki insting lebih tinggi dibanding manusia lainnya. Ada juga secara psikologi yang tidak suka dengan keramaian.

Suatu tempat yang diyakini ada jin penglaris, otomatis tempat makan tersebut akan ramai dan laris manis. Beberapa orang, terutama yang memiliki sifat introvert, cenderung tidak suka dengan keramaian.

Jika kamu merasakan hal tersebut, ya wajar saja. Tidak perlu berlebihan menganggap bahwa ada jin penglaris di sana. Bukankah setiap sudut tempat ada jinnya? Bisa saja ada jin di pojokan tempat kamu sedang membaca artikel ini.

Doa adalah senjata utama bagi umat yang memiliki agama dan Tuhan. Sudah pasti segala hal yang gaib, bukanlah kuasa kita. Alhasil, kita harus pasrahkan saja kepada Tuhan.

Jika kamu memang percaya kepada Tuhan, silahkan segera berdoa dan mintalah perlindungan dari Tuhan.

Diedit oleh Doni Jaelani