TUTUP

Ini 5 Film yang Latarnya Cuma Satu Tempat (Bagian I)

Pernah nonton film 12 Angry Men (1957) dan Buried (2010)? Berikut ini 5 lagi film yang latarnya cuma satu tempat dan dijamin bagus

Pernah nonton film 12 Angry Men (1957) dan Buried (2010)? Berikut 5 lagi film yang latarnya cuma satu tempat!

Membuat film yang latarnya cuma satu tempat pasti susah. Risikonya, penonton pasti cepat bosan dihadapkan dengan gambar yang itu-itu saja. Tapi film tipe begini biasanya bisa mengatasi kendala tadi dengan ketegangan ala-ala Buried atau dialog cerdas dan menarik perhatian seperti film klasik 12 Angry Men. Nah, selain dua film itu, apalagi sih film-film yang latarnya cuma satu tempat saja? [page_break no="1" title="Locke (2013)"] Film ini bercerita tentang seorang mandor perusahaan konstruksi bernama Ivan Locke (Tom Hardy) yang menerima telepon bahwa selingkuhannya baru saja melahirkan secara prematur. Ia kemudian segera pergi naik mobil untuk menjenguk. Ternyata dalam perjalanan itu, masalah terus datang hingga mengancam karier dan keluarganya. Kalau Buried bertempat di dalam peti, maka Locke ini hanya berlatar di dalam mobil saja. Dengan didukung oleh performa akting yang luar biasa dari Tom Hardy, film ini sukses menyedot perhatian selama 85 menit. [page_break no="2" title="127 Hours (2010)"] Film ini tidak sepenuhnya berlatar di satu tempat, tapi itu cuma beberapa menit di awal dan akhir film saja. Sisanya, kita mengikuti kisah Aron Ralston (James Franco) yang terjepit batu besar di tengah ngarai sempit. Diangkat dari kisah nyata, kita melihat betapa menegangkannya perjuangan Aron bertahan hidup berbekal sedikit persediaan, tanpa ada siapapun yang dapat menolong. Film yang disutradarai Danny Boyle (Transpoitting, Slumdog Millionaire) ini mendapat enam nominasi piala Oscar, termasuk Best Actor untuk James Franco dan Best Picture. Sedikit peringatan, film ini bisa membuatmu muntah dan tidak enak badan. So, proceed cautiously. [page_break no="3" title="10 Cloverfield Lane (2016)"] Ini adalah spiritual successor dari film fiksi-sains Cloverfield (2008). Jadi film ini masih berada dalam tema yang sama seperti pendahulunya itu, yakni kiamat dunia karena serbuan alien. 10 Cloverfield Lane mengikuti cerita Michelle (Mary Elizabeth Winstead) yang setelah kecelakaan mobil, terbangun di sebuah bunker bawah tanah. Bunker tersebut ternyata diisi oleh dua orang pria, Howard Stambler (John Goodman) dan John Callagher, Jr. (Emmett DeWitt) yang keukeuh dengan pendiriannya bahwa di luar sana Bumi tak bisa lagi ditinggali. Kita akan dibawa mengikuti tegangnya tensi di dalam bunker sekaligus sebuah misteri tentang apa yang terjadi di luar sana. [page_break no="4" title="The Breakfast Club (1985)"] Cukup sudah dengan film-film thriller, kini saatnya kita membuktikan bahwa drama-komedi juga bisa sukses walaupun setting-nya dibatasi. Film ini bercerita tentang lima remaja dari SMA yang berbeda-beda bertemu dalam sekolah khusus hari Sabtu. Sekolah Sabtu ini khusus dibuat sebagai hukuman tahanan bagi murid-murid bermasalah. Dalam sekolah ini, mereka kemudian menemukan perspektif lain tentang hidup. Hampir semua durasi The Breakfast Club berlangsung di dalam gedung sekolah. Kritikus menganggap film ini adalah film tentang SMA terbaik sepanjang masa. Cukuplah menjadi alasan untuk nonton film ini. [page_break no="5" title="Kisaragi (2007)"] Yap, komedi lagi. Kisaragi bercerita tentang lima orang fans yang berkumpul di dalam satu ruangan untuk mengenang kematian Kisaragi Miki, idol kelas C. Perlahan-lahan, mereka menemukan kenyataan bahwa idola mereka ternyata tidak meninggal seperti yang mereka kira. Semakin mereka banyak berdiskusi, semakin aneh pula fakta-fakta yang sebenarnya. [read_more id="331679"] Dibandingkan empat film di atas, Kisaragi termasuk film yang under-rated. Buat kamu yang gemar ngidol, haram hukumnya kalau belum nonton film ini. Diedit oleh Doni Jaelani