TUTUP

Inilah 5 Guru di Anime Manga Naruto yang Memiliki Kemampuan Pas-pasan

Meski sebagian dari mereka tergolong berbakat dalam mengajar, kemampuan mereka dalam bertarung terasa kurang oke

Meskipun berperan di beberapa hal, kelima guru di anime manga Naruto ini bisa dibilang mempunyai kemampuan yang pas-pasan bahkan bisa dibilang tidak kompeten.

[duniaku_baca_juga] Dalam dunia akademik, kemampuan guru pastinya dinilai dengan kompetensi yang dimilikinya. Begitu juga dalam dunia shinobi Naruto. Banyak guru yang telah membuktikan dirinya sebagai salah satu shinobi terbaik desa. Namun ternyata ada juga guru-guru yang mempunyai kompetensi yang bisa dibilang pas-pasan saja, meskipun hal tersebut tidak menutup peran pentingnya dalam dunia shinobi. Berikut ulasannya. [page_break no="1" title="Iruka Umino"] Guru yang satu ini sebenarnya merupakan guru favorit penulis. Iruka merupakan guru teladan yang mengajar dengan hati. Dia menyayangi Naruto dan mengubahkannya menjadi seorang anak yang tau teman dan kasih sayang. Dia bahkan rela mengorbankan dirinya menahan serangan shuriken yang ditujukan pada Naruto. [read_more id="337154"] Namun demikian, Iruka tidak termasuk pada salah satu guru yang mempunyai kompetensi hebat. Tingkatnya adalah sebagai pengajar akademi, yaitu tingkatan sebelum chunin. Tidak banyak jutsu yang nampaknya dapat dilakukan oleh guru Iruka seperti yang terlihat dalam anime dan manga. Keterbatasan Iruka ini tetapi dapat ditutup dengan kebaikan dan ketulusan hatinya. Tanpa dia, mungkin Naruto tidak akan berkembang seperti sekarang. [page_break no="2" title="Gekko Hayate"] Hayate merupakan salah satu guru yang bertugas dalam ujian chunin. Pada malam hari, dia menaruh curiga terhadap Baki, guru desa Suna terkait dengan serangan yang akan dilakukan. Memata-matainya, dia gagal dan terpaksa harus bertarung melawannya. Kemampuan utama Hayate adalah kenjutsu, yaitu seni pedang. Namun, nampaknya keahlian Hayate tidak sehebat itu. dia dapat dengan mudah dikalahkan dan tewas karena konflik bersenjata tersebut. [page_break no="3" title="Yuhi Kurenai"] Membimbing salah satu tim yang seangkatan dengan Naruto, Kurenai belum pernah menunjukkan prestasi yang signifikan. Sebenarnya guru yang satu ini menguasai genjutsu yang menimbulkan ilusi bagi musuh dengan jerat-jerat pohon miliknya. Kemampuan bertarungnya juga lumayan. Hanya saja, Kurenai sering kali harus melawan musuh yang beda level sekali dengan dirinya. Saat pertemuannya dengan Itachi, Kurenai yang menyerang dengan genjutsu dengan mudah dibalikkan dengan masuk ke dalam jerat genjutsu Itachi yang membuat dirinya terpojok. Meskipun cantik, prestasi Kurenai tidak terlihat menonjol, bahkan hingga dia terpaksa tidak aktif lagi. [page_break no="4" title="Ebisu"] Ebisu merupakan guru dari tim Konohamaru pada waktu kecilnya. Dia menunjukkan rasa tidak senang pada Naruto dan menganggap impian Naruto hanya impian kosong belaka. Dalam anime, Ebisu digambarkan sebagai ninja yang tidak terlalu mempunyai banyak kompetensi meskipun Kakashi menuturkan bahwa Ebisu merupakan pelatih spesialis. Guru yang satu ini dikalahkan dengan teknik Sexy no Jutsu milik Naruto dan dikalahkan oleh Jiraiya pada pertemuan pertamanya. Namun konon dia dapat menggunakan jutsu semburan api dan Kagebunshin. Kehebatannya seperti yang diungkapkan Kakashi nampaknya agak disangsikan banyak pihak. [page_break no="5" title="Ibiki Morino"] Guru Ibiki merupakan shinobi Konoha yang bertugas selama ujian chunin dan secara khusus pada biro investigasi Konoha. Dia bertugas untuk menginterogasi dan mendapatkan informasi dari musuh yang tertangkap. Dia dapat mengguakan jutsu yang membuat kesakitan dan penderitaan pada korban sehingga mereka memberikan informasi. Namun ternyata, dia tidak begitu hebat juga. Ibiki gagal untuk menginterogasi salah satu tubuh Pain Nagato yang malah membuatnya terluka karena jutsu-nya berhasil dikembalikan oleh Pain. Nampaknya kompetensinya dalam melakukan interogasi hanya cocok untuk ninja kelas menengah saja.
[duniaku_adsense] Nah bagaimana menurut kalian? Apakah kalian setuju dengan paparan mengenai guru yang kurang berkompeten di atas? Atau adakah guru lain yang mempunyai kompetensi lebih buruk dari yang di atas? Sampaikan saja di kolom komentar!