TUTUP

China Mulai Menunjukkan Senjata Rahasianya "iSec"

Kita semua sudah tahu kan bahwa china memang sudah sering memproduksi barang-barang bajakan apalagi handphone seperti Blackberry,tentunya tidak ketinggalan konsol-konsol game.Tetapi kali ini suatu perusahaan yang terkenal di China,Lenovo ingin mencoba bersaing dengan para konsol kelas dunia dengan konsol original mereka yang tidak bajakan yaitu di namakan iSec.Lihat simakannya di artikel ini.

Seperti yang kita ketahui China adalah negara yang selalu menjual barang-barang Rip-off yang tentunya mirip dengan barang aslinya tapi kualitas beda jauh.Tetapi ternyata negara China merilis game konsol game pertama mereka yang dinamakan “iSec”, setelah sebelumnya sempat dinamakan “eBox”. Konsol ini diciptakan oleh perusahaan di Beijing yang ikut disponsori oleh Lenovo, manufaktur PC terbesar di negara Cina dan tentunya ini bukanlah barang Rip-Off sebab menawarkan game original yang cukup berkualitas.

Konsol iSec menggunakan teknologi sistem kontrol motion sensing menyerupai Microsoft Kinect, dan bahkan kebanyakan game-game yang pertama rilis juga menyerupai game-game Kinect.  Pihak developer pembuat iSec menyatakan kalau mereka berniat menjual produk ini ke negara lain, setelah penjualan iSec berhasil mencapai lebih dari 1 juta unit di negara Cina. Perangkat iSEC benar-benar mirip dengan Kinect dengan memanfaatkan kamera 3D dan sistem motion-sensing yang mendeteksi gerakan tubuh penggunanya. Perangkat ini juga dilengkapi fitur tambahan hiburan lainnya seperti pemutar film, browsing atau karaoke. Sedangkan untuk game, pihak Eedoo akan berfokus menggarap game olaharaga maupun duel/beladiri (martial art). Sementara itu, pabrikan pembuat konsol lainnya, Zeebo, tampaknya juga siap meluncurkan produk yang berfokus pada game-game bertema pendidikan.  Diketahui kalau konsol tersebut bisa digunakan untuk bermain game-game dengan tema olahraga, bela diri, game dengan model membunuh monster seperti RPG,menari bahkan skateboarding.

iSec pertama kali diumumkan pada bulan Agustus 2010 yang lalu dengan nama eBox dan awalnya dijadwalkan akan diluncurkan pada awal tahun 2011. Di China konsol ini termasuk merupakan barang yang ilegal, tapi Lenovo dikabarkan sedang berusaha untuk menembus larangan tersebut dengan memasarkan konsolnya ini menggunakan sebutan sebagai Home Entertainment System karena mengingat larangan yang dikenakan pemerintah China kepada pasar mesin video game sehingga konsol video game buatan Sony, Nintendo, maupun Microsoft tidak bisa dipasarkan di sana dengan alasan bakal mengganggu perkembangan para pemuda.Sayangnya,tanggal rilis harus di undur karena memang ada banyak sekali yang perlu disempurnakan lagi.

Konsol ini juga akan menggunakan kamera pendeteksi gerakan yang di sebut dengan Softkinetic yang juga di katakan akan lebih canggih di banding Kinect.Tentunya pihak Lenovo pun meyakinkan pada para konsumen bahwa konsol ini akan lebih canggih daripada perperhal Playstation Move,Microsoft Kinect bahkan konsol Nintendo Wii.Lenovo bahkan menambahkan prediksi tentang konsol ini bahwa iSec dapat mengalahkan performa Playstation 3 dan Xbox 360.Konsol iSec juga akan tersedia dalam beberapa warna yaitu merah, putih dan hitam dengan harga 3,000 yuan atau sekitar RP.4.230.000,00.Memang terlihat sedikit mahal karena memang menggunakan sistem motion kontrol yang cukup canggih dan jika kalian masih belum percaya mungkin bisa melihat video demonstrasi di bawah artikel berikut,iSec pun akan tersedia pada bulan Desember mendatang di China dan untuk seluruh dunia akan di rilis pada February 2012.Di pikir secara logis kalian semua tentu berpikir tetap saja sih konsepnya plagiat dari Microsoft Kinect tetapi walau begitu setidaknya kali ini mereka "sedikit" kreatif dari sebelumnya.Memang ini juga sangat ketat melihat bulan ini adalah perilisan PS VIA juga jadi apakah iSec bisa bertahan dengan melakukan penjualan yang cukup sukses,mungkin kalian bisa mengungkap pendapat kalian setelah melihat video demonstrasi dari iSec di bawah ini:

httpv://www.youtube.com/watch?v=ULC8ZEGtqwc&feature=related