TUTUP

Cantik dan Jago, Inilah Dua Pro-Gamer Wanita Starcraft yang Bisa Jadi Idola Barumu!

Jarang melihat pro-gamer wanita bukan berarti kita tidak bisa menemukannya sama sekali. Dua wanita pro-gamer Starcraft 2 ini contohnya!

Hadirnya wanita di berbagai dunia profesional eSport tidak hanya menarik dari segi permainannya, namun juga dari pribadi mereka. Beberapa dari para wanita tersebut menjadi idola, selain karena sangat jago bermain game namun juga karena kecantikan mereka. Contohnya seperti dua wanita pro-gamer Starcraft ini. Selain karena keahlian mereka dalam bermain Starcraft, mereka juga punya pesona cantik yang bisa membuat pria-pria jatuh hati. Siapakah mereka berdua? Dua wanita pro-gamer Starcraft itu adalah Kim "Eve" Shee-Yoon dan Kim "Aphrodite" Ga Young. Mereka merupakan generasi pertama pemain profesional wanita di dunia Starcraft 2 yang direkrut oleh tim profesional. Eve menjadi wanita pertama yang direkrut tim profesional, dengan SlayerS merekrutnya di Juli 2011. Sedangkan Aphrodite direkrut oleh StarTale pada November 2011. Meskipun wanita, mereka tak bisa dianggap remeh loh! Keduanya sudah meraih cukup banyak prestasi, dan menjadi penggerak motivasi pemain profesional wanita lainnya untuk berkembang. Keduanya saat ini telah menyatakan pensiun dari dunia profesional Starcraft 2. Dalam artikel ini, Duniaku.net akan membahas dua wanita pro-gamer Starcraft ini satu persatu.

Yuk disimak ke halaman berikutnya!

Kita akan membahas wanita pro-gamer Starcraft 2 yang pertama kali direkrut tim profesional. Dialah Kim "Eve" Shee-Yoon, wanita asal Korea Selatan kelahiran 8 Juli 1990. Eve menjadi perbincangan publik Korea Selatan setelah secara mengejutkan direkrut oleh tim SlayerS pada 14 Juli 2011. Perekrutan Eve nyatanya menimbulkan pro-kontra. Banyak yang menganggap hal ini sebagai bentuk dimulainya era dan pengembangan pro-gamer wanita di dunia Starcraft 2. Sedangkan banyak juga yang mempertanyakan kemampuan Eve dan menilai dia sama sekali tidak pantas direkrut oleh tim profesional. Ditambah pernyataan manajer tim Slayer yang menyatakan bahwa Eve direkrut berdasarkan "kemampuan dan penampilannya", menambah bumbu kontroversial di netizen Korea Selatan saat itu. SlayerS dianggap hanya menjadikan Eve sebagai ikon tim dan bukan merekrutnya melalui pertimbangan profesional. Meskipun memang hanya melakukan sedikit penampilan di kompetisi besar, sosok Eve tetap menjadi salah satu sosok perintis dari dimulainya era pro-gamer wanita di dunia Starcraft 2Eve memutuskan pensiun pada Juli 2013, dengan tercatat membela tim SlayerS dan AZUBU selama 2011-2013. Kallau melihat kecantikannya, memang pantas kalau dia dijadikan ikon dari pro-gamer wanita, khususnya di dunia Starcraft 2. Di Korea Selatan pun terlepas dari pro-kontra mengenai status pro-gamer yang dia sandang, Eve tetap dianggap sebagai primadona. Bahkan dia pernah diundang ke acara di salah satu televisi Korea Selatan karena kecantikannya yang mirip dengan artis-penyanyi IU (Lee Ji Eun)! Mirip gak? Yang kiri itu Eve, yang kanan itu IU[/caption] Eve menangis setelah dia harus kalah dari lawannya saat pertandingan antara SlayerS melawan MVP. Duh kasian :<[/caption] Sudah terpesona dengan Kim "Eve" Shee-Yoon? Eits, ada satu lagi yang bakal kita bahas.

Yuk lanjut ke halaman berikutnya!

Wanita pro-gamer Starcraft 2 yang akan kita bahas berikutnya bernama Kim "Aphrodite" Ga Young. Aphrodite menjadi pro-gamer wanita kedua di dunia Starcraft 2 yang direkrut oleh tim profesional. Dara kelahiran 4 November 1988 ini direkrut oleh StarTale pada 13 November 2011. Sesaat setelah direkrut, Aphrodite langsung muncul dengan mengesankan melalui turnamen Zowie Divina. Turnamen internasional untuk 6 wanita pro-gamer Starcraft 2 yang diundang ini menjadi panggung pembuktian kemampuan Aphrodite. Tertartih-tatih  di babak grup, Aphroidte melaju kencang di babak playoff dan berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Florence "flo" Yao. Secara prestasi, Aphrodite bisa dikatakan cukup produktif selama berkarir. Setelah memulai di Zowie Divina, hanya butuh waktu 3 bulan baginya untuk kembali menjadi juara. Februari 2012, Aphrodite menjadi juara pertama dalam Iron Lady Champion Cup #6. Di tahun yang sama, dia berhasil merebut podium pertama di turnamen Zowie Divina Asian Championship. Tahun 2013, secara mengejutkan Aphrodite berhasil memenangkan IeSF 2013 World Championship Korean Qualifier dan menjadi perwakilan Korea Selatan dalam ajang tahunan IeSF Esports World Championship pada tahun 2013. Sebagai satu-satunya peserta wanita, Aphrodite mampu menunjukkan permainan gemilang sepanjang turnamen meskipun harus kalah di semifinal dan harus puas sebagai peringkat 4. Tahun 2014, Aphrodite memutuskan pindah ke MVP. Meskipun tidak terlalu banyak bertanding, dia tetap membuktikan kelasnya dengan menjadi juara dalam turnamen 2015 MSI Woman StarCraft2 League. Tak lama setelah juara di turnamen tersebut Aphrodite memutuskan keluar dari MVP dan pensiun. Sudah jago, cantik pula. Hal ini membuat netizen Korea Selatan sering membandingkan Aphrodite dengan EveAphrodite sendiri selama berkarir sering digadang menjadi brand ambassador beberapa produk, seperti ZOWIE dan MSI. Setelah pensiun pun, Aphrodite dikabarkan masih aktif dalam dunia Starcraft 2 Korea Selatan. Bagaimana menurutmu? Kamu pilih Eve atau Aphrodite nih? Penulis sih pilih dua-duanya aja deh hehehe. Jangan lupa beritahu teman-temanmu yang penasaran dengan gamer profesional wanita ya! Diedit oleh Febrianto Nur Anwari