TUTUP

Mengintip Persiapan Developer Game Indonesia Jelang TGS 2016!

Indonesia akan kembali membuka booth di salah satu event game terbesar dunia ini. Simak juga sneak peek booklet developer game Indonesia yang siap dibagikan selama TGS 2016!

Untuk yang kelima kalinya, developer game Indonesia ikut berpartisipasi dalam TGS 2016. Kali ini, mereka mengusung nama Indonesia Game Industry! Siapa saja developer yang ikut serta?
Selama empat tahun terakhir, developer game Indonesia selalu berpartisipasi dalam perhelatan Tokyo Game Show (TGS) di Jepang. Dengan mengusung bendera Indonesia Game Studios, keikutsertaan dalam TGS ini sudah memberikan banyak manfaat dan membuka peluang kolaborasi baru bagi mereka. Nah, tak terkecuali dengan TGS 2016 ini, dimana developer Indonesia akan kembali membuka booth khusus di salah satu pameran game terbesar di dunia tersebut! [read_more id="265041"] Di TGS 2016 ini, Indonesia kembali membuka booth dengan mengusung nama Indonesia Game Industry. Dengan tema The Island of Imagination, "kontingen" Indonesia dalam TGS 2016 ini membawa lebih banyak partisipan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Yap, setelah membuka pendaftaran untuk studio game Indonesia (dan juga pelaku industri game lain) beberapa minggu lalu, akhirnya terpilih beberapa game yang mendapatkan kesempatan untuk dipamerkan selama di TGS 2016. Booth Indonesia Game Industry sendiri akan menempati New Stars Area yang akan dibuka penuh selama empat hari pelaksanaan TGS 2016 (2 hari Business Day, 2 Hari Public Day) pada tanggal 15 hingga 18 September besok. Tepatnya, Indonesia akan menempati booth #3-N16 Hall 3. Desain cover booklet Indonesia Game Industry[/caption] Ada lima developer game Indonesia yang datang langsung ke TGS 2016 dan menggawangi booth yang didirikan bekerja sama dengan BEKraf, AGI dan Cakra ini antara lain Toge Productions, Anantarupa Studios, Touchten Games, Agate Studio dan Tinker Games. Kelima studio ini masing-masing membawa game andalannya, baik yang sudah rilis maupun yang masih dalam pengembangan seperti Infectonator Survivors (Toge), Boma Naraka Sura (Anantarupa), Target Acquired (Touchten), Fantasista (Agate Studio) dan Legrand Legacy (Tinker Games). Selain lima studio tersebut, ada juga beberapa studio lain yang ikut memamerkan karya meskipun tidak hadir langsung ke TGS 2016, baik dalam bentuk demo, trailer, dan juga muncul dalam booklet khusus yang dibagikan selama TGS 2016. Beberapa studio tersebut antara lain Amagine Interactive, Game5Mobile, Artoncode Indonesia, Joyseed Gametribe, Ekuator Games, Mojiken Studio, Niji Games, Gambreng Games, dan masih banyak lagi termasuk satu publisher yang mulai rajin merilis game mobile, Megaxus. Hampir semua developer yang mengumpulkan data mendapatkan kesempatan ditampilkan selama TGS 2016 nanti. Dari segi partisipan, terlihat bahwa tahun ini lebih banyak developer yang ikut serta meskipun tidak bisa hadir langsung di Jepang. Semoga dengan kehadiran booth Indonesia Game Industry ini bisa membuka kolaborasi-kolaborasi baru antara pelaku industri game Indonesia dan Jepang! Ingin tahu bagaimana keseruan booth Indonesia Game Industry di TGS 2016? Nantikan liputan dari Duniaku, media partner resmi TGS 2016 langsung dari Jepang!