TUTUP

Dukung GGJ 2015, MoboMarket Siap Promosikan Game Karya Anak Bangsa!

Punya game hasil nge-jam kemarin? Publikasikan di MoboMarket!

Pelaksanaan Global Game Jam (GGJ) 2015 di Indonesia berlangsung cukup sukses dengan dukungan berbagai pihak. Salah satunya adalah MoboMarket, yang mendukung pelaksanaan GGJ 2015 di berbagai kota Indonesia. Seperti yang sudah kita tahu, GGJ merupakan ajang pembuatan game terbesar di dunia yang diadakan serentak di kota-kota di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia. Tahun ini, GGJ diadakan secara serentak pada tanggal 23-25 Januari 2015 di 488 kota di 72 negara di seluruh dunia. Di Indonesia, acara ini dihelat di sembilan kota besar di Indonesia, yakni Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Bali. GGJ menggumpulkan para pengembang game dan menguji kreativitas mereka untuk membuat mobile game dalam waktu 48 jam. MoboMarket sendiri ikut mendukung terlaksananya kegiatan ini, terutama di tujuh kota/daerah di Indonesia, yakni Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Malang, dan Bali. Bentuk dukungan dari MoboMarket adalah game-game menarik yang dihasilkan dalam GGJ akan dipasarkan dan dipromosikan melalui MoboMarket. MoboMarket merupakan toko aplikasi khusus Android yang dikembangkan oleh Baidu. MoboMarket diperkenalkan di Indonesia pada Februari 2014 dan hingga Desember 2014 telah memiliki sebanyak 2,88 juta pengguna aktif bulanan (monthly active user) di Indonesia. Hadir sebagai toko aplikasi alternatif bagi para pengguna Android di Indonesia, MoboMarket telah memiliki 517.000 aplikasi, di mana lebih dari 1.000 di antaranya merupakan aplikasi asal Indonesia. “Kami sangat antusias dengan diadakannya ajang Global Game Jam di Indonesia. Melalui kegiatan ini,  MoboMarket ingin mendukung kreativitas pengembang game serta menunjukkan komitmen kami untuk memajukan ekosistem mobile internet di Indonesia. Pada kesempatan yang sama, kami juga ingin mengundang para pengembang game Android untuk mendaftarkan karya mereka ke MoboMarket,” ujar Bao Jianlei, Managing Director Baidu Indonesia seperti dikutip dari pernyataan resmi yang dikirimkan ke Duniaku. "Dukungan MoboMarket tentunya dapat membuat Global Game Jam tidak sekadar menjadi ajang kolaborasi developer, namun juga menjadi jembatan bagi developer untuk merilis karya mereka setelah menyelesaikan tantangan membuat game dalam48 jam. Dengan begitu, karya mereka bisa dinikmati oleh kalangan yang lebih luas," kata Frida Dwi atau biasa dipanggil Ube, panitia Global Game Jam di Yogyakarta, yang juga merupakan aktivis dari Komunitas Game Developer Jogja (GameLan Jogja). Jadi tunggu apa lagi. Bagi yang kemarin saat GGJ 2015 mengembangkan game untuk Android, daftarkan game-mu untuk dipublikasikan di MoboMarket ya!