TUTUP

Bagaikan Optimus Prime, Inilah 5 Robot Canggih yang Hadir di Medan Perang

Sekarang kamu bisa menyaksikan langsung optimus prime lewat deretan robot canggih yang tampil di medan perang.

Pesatnya kemajuan teknologi di era modern, membuat pekerjan yang biasanya dikerjaan oleh manusia mulai tergantikan oleh mesin atau robot canggih. Mulai dari industri komersil berskala besar sampai tentara perang pun sudah bisa dikuasai oleh berbagai robot serba guna.

Shinzo Abe, Perdana Menteri Jepang, menyebut kemajuan teknologi robot sebagai Robot Revolution atau revolusi robot. Ia menganggap peningkatan kekuatan komputasi robotika akan membantu negara-negara untuk mengurangi jumlah tenaga kerja dan biaya yang dikeluarkan. [duniaku_baca_juga] Seperti dalam film Transformer, berbagai robot canggih pun sudah memasuki area medan perang demi mempermudah tugas para tentara. Contohnya seperti 5 robot canggih berikut ini. [page_break no="1" title="SAFFiR"] SAFFir merupakan singkatan dari Shipboard Autonomous Firefighting Robot yang memiliki fungsi menghadapi kebakaran yang terjadi di atas kapal. Robot hasil buah karya divisi riset Angkatan Laut Amerika Serikat ini pertama kali dipamerkan dalam ajang Naval Future Force Science & Technology Expo di Amerika. "Kami berupaya membangun dan mendemonstrasikan sebuah humanoid yang bisa bergerak di atas kapal, memanipulasi pintu dan selang pemadam kebakaran. Robot ini diperlengkap dengan sensor-sensor untuk melihat dan bernavigasi melewati asap," ujar Dr. Thomas McKenna, seperti dilansir Techno.co.id. Robot canggih SAFFiR dilengkapi sensor infra merah yang mampu menembus asap padat. Selain itu, robot ini juga memiliki tangan yang dapat memanipulasi benda-benda, membuka pintu dan bekerja dengan selang. [page_break no="2" title="Al-robot"] Demi menghadang serangan tetara ISIS, pemerintah Irak menciptakan sebuah kendaraan robot bersenjata mesin otomatis yang dinamakan Al-robot. Robot canggih ini difasilitasi oleh senapan mesin otomatis dan peluncur roket. Al-robot juga dapat dikendalikan jarak jauh karena memiliki empat kamera yang disambungan lewat laptop. Elliot Zweig, wakil direktur Timur Tengah Media Research Institute menuturkan jika robot ini akan digunakan untuk mengambil alih kembali kota Mosul yang telah duduki ISIS sejak 2014 lalu. [page_break no="3" title="RoboBee"] [duniaku_adsense] Mungkin robot canggih ini memiliki perbedaan mencolok dibanding robot-robot lainnya yang ditempatkan di medan pertempuran. Robobee adalah robot kecil seperti capung yang dapat terbang maupun berenang. Dikembangkan oleh Harvard Microrobotics Lab, bentuk Robobee terinspirasi dari gerak sayap burung untuk terbang dan berenang. Johnson A. Paulson, tim peneliti dari Harvard Microrobotics Lab menuturkan jika kepakan sayap burung ketika terbang sama dengan kepakkan sayap di dalam air. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, diprediksi Robobee bakal menjadi robot yang sangat berguna di masa depan untuk keperluan pengintaian. [page_break no="4" title="MAARS"] Amerika Serikat merupakan salah satu negara yang rajin berinovisasi di bidang persenjataan. Contohnya saja robot MAARS atau Modular Advanced Armed Robotic System yang dilengkapi kamera, sistem sensor dan M240 Machine Gun. Dengan fasilitas seperti itu, tentu saja robot yang dikembangkan oleh angkatan darat Amerika Serikat ini bakal menjadi pengganti yang sepadan bagi tank-tank besar. [page_break no="5" title="Guardbot"] Tak seperti robot canggih lainnya yang dilengkapi oleh senjata modern, Guardbot hanyalah robot biasa yang hanya dibekali sebuah kamera. Namun karena bentuknya yang cukup fleksibel, Guardbot punya peran penting dalam hal pengintaian. [read_more id="250777"] Guardbot mampu digunakan di berbagai medan seperti padang pasir, hamparan salju sampai di permukaan air. Diedit oleh Arya W. Wibowo