TUTUP

Sundul Gan: The Story of Kaskus, Kisah Inspiratif di Balik Pendiri Kaskus

Kaskuser sejati wajib nonton film ini!

Sundul Gan: The Story of Kaskus. Sebuah film dari, untuk dan bagi generasi muda Indonesia.
Di era digital seperti sekarang, siapa yang tak kenal dengan Kaskus. Situs forum komunitas maya terbesar dan nomer 1 di Indonesia ini sudah menjadi wadah para anak muda Indonesia dalam mengembangkan kreatifitasnya. Didirikan pada tanggal 6 November 1999 di Seattle, Amerika Serikat, Kaskus baru bisa menapaki kesuksesannya ketika mereka memiliki kantor sendiri di Jakarta pada tahun 2008. Hingga saat ini Kaskus dikunjungi sedikitnya 900 ribu orang, dengan jumlah pageview melebihi 15 juta setiap harinya. Namun di balik kesuksesan itu, ada sebuah usaha dan perjuangan keras dari pendirinya. Hal tersebut terangkum dalam sebuah film kerjasama Kaskus dengan 700 Picture yang berjudul Sundul Gan: The Story of Kaskus. Naya Anindita yang terkenal lewat sebuah web series Jalan-jalan Men dipercaya untuk menyutradarai film Sundul Gan: The Story of Kaskus. Sekaligus ini merupakan film panjang pertama sutradara muda tersebut. Film ini sendiri mengisahkan perjalanan Ken Dean Lawadinata dan Andrew Darwis dalam membangun Kaskus dari awal hingga menjadi komunitas online terbesar di Indonesia. Naya berharap melalui film ini dapat menginspirasi generasi anak muda untuk terus berkarya dan tidak pernah putus asa dalam mengejar mimpinya. “Dalam pembuatan film ini, aku bertemu dengan banyak orang berbakat dan kami sama-sama menuangkan ide-ide kreatif dan menyatukannya di film ini. Sundul Gan: The Story of Kaskus adalah film komedi ringan yang menyentuh dan menceritakan banyak hal tentang persahabatan dan tantangan dalam membuat bisnis baru. Aku berharap film ini dapat membawa elemen baru pada perfilman bergenre biografi,” ujar Naya Anindita. Sundul Gan akan mengambil sudut pandang persahabatan Ken Dean Lawadinata dan Andrew Darwis dalam mendirikan Kaskus dari awal sampai menjadi komunitas online terbesar di Indonesia. Ken Dean Lawadinata sendiri akan diperankan oleh Dion Wiyoko sedangkan peran Andrew Darwis diisi oleh Albert Halim. Kedua aktor tersebut merasa tersanjung bisa memerankan tokoh muda yang cukup inspiratif tersebut. “Selama proses syuting, saya harus merubah fisik saya dan belajar banyak mengenai karakter Ken yang memiliki visi dan determinasi yang besar dalam mengejar mimpinya. Perjalanan Ken dan Andrew kembali menginspirasi saya untuk tidak gampang menyerah dan selama proses pembuatan film ini saya belajar banyak dari Ken tentang bagaimana kita harus berani mengambil risiko demi mencapai apa yang kita cita-citakan. Saya berharap penonton akan terhibur dan terinspirasi setelah menonton film ini,” ujar Dion Wiyoko. Tak hanya Dion dan Naya, Ken Dean juga berharap film yang mengisahkan perjalanan dirinya mampu menginspirasi banyak orang dalam meraih mimpi. “Film Sundul Gan ini adalah warisan saya bagi anak-anak saya dan generasi muda di Indonesia. Semoga mereka bisa belajar sesuatu dari film ini. Saya adalah contoh anak muda yang memiliki impian, melihat peluang dan bekerja keras dalam mewujudkannya mimpi saya. Kaskus pada awalnya hanyalah sebuah bisnis startup yang kecil namun dengan ketekunan dan kerja keras, kami dapat membangunnya menjadi forum komunitas terbesar di Indonesia. Jika saya berhasil melakukan ini, maka kamu juga bisa melakukannya!” lanjut Ken Dean Lawadinata, salah satu pendiri Kaskus. Sebelum tayang perdana di bioskop di seluruh Indonesia pada tanggal 2 Juni 2016, Tim produksi film Sundul Gan: The Story of Kaskus akan mengadakan roadshow ke beberapa universitas dan pusat perbelanjaan di kota-kota besar di Indonesia. Penggemar film, komunitas Kaskus dan masyarakat luas berkesempatan untuk mendapatkan tiket pre-sale nonton di tempat-tempat tersebut.