TUTUP

10 Tangga Lagu Anime Versi Indonesia Terbaik!

Berikut 10 lagu pembuka anime terbaik yang ditayangkan di era tahun 90-an, dalam versi Indonesia. Dijamin mendengar lagu pembuka anime berikut bakal membangkitkan kenangan nonton anime-anime jadul ini.

Ah jadi ingat masa lalu.... Berikut 10 lagu pembuka anime versi Indonesia terbaik. Dijamin kenangan-kenangan nonton anime-anime jadul ini bakal terngiang-ngiang dalam kepala kalian.

10. Ninja Rantaro [youtube id="fF_gP0XlkaE"] Jepang tidak lepas dengan predikat negeri asal Ninja. Rantaro sendiri adalah ninja anak dari Jepang yang memperoleh kepopuleran di kalangan anak-anak dengan aksi kocaknya bersama ninja gendut Shinbe dan ninja mata duitan Kirimaru. Bersama guru Doi dan guru Yamada, ketiganya belajar di sekolah Ninja. Untuk versi Indonesia-nya, Rantaro hadir di stasiun televisi TPI dan Trans TV. Pengisi suara lagu pembuka-nya juga diisikan oleh anak-anak dan cocok sekali berhubung tema ceritanya juga komedi khusus anak-anak, berbeda dengan versi Jepangnya yang dinyanyikan grup idola NYC. Judul aslinya yakni Yuuki 100% atau dapat diartikan Keberanian 100%. Berikut saya sertakan pula versi Jepangnya dengan tata video lagu yang lebih baik kalau dibandingkan Indonesia tentu saja. Mungkin kalau kualitas instrumen di versi Indonesia jauh ditingkatkan, bisa jadi disejajarkan sama yang asli. [youtube id="AMRYOt0lEUM"] Lanjut ke halaman 2.... 9. Akazukin Chacha [youtube id="bP5OjQGmBwg"] Sebenarnya saya pribadi tidak benar-benar menonton semua episode dari Akazukin Chacha. Berhubung ada saudara perempuan yang mengikuti serial ini dan lagu opening-nya selalu terdengar nyaring di rumah, maka saya memasukkan versi Indonesia opening anime si kerudung merah ini ke nomor sembilan. Opening aslinya juga tidak terlalu buruk (Versi DVD), ya meskipun terdengar sangat jadul karena musik-nya juga masih kualitas tahun 90-an. Saya rasa dengan aransemen jazz pasti akan sangat cocok untuk versi Indonesianya. Untuk versi DVD Jepang, lagu pembukanya dinyanyikan oleh Shoko Sawada. Suaranya terdengar mirip artis-artis senior Indonesia sih, berhubung telinga saya mungkin sudah terlalu banyak keracunan lagu-lagu anime zaman sekarang yang kawaii-kawaii. [youtube id="3l24H0eizdY"] Dan versi asli untuk yang tayang di televisi dinyanyikan oleh grup SMAP. Versi ini saya rasa sangat nge-beat, mungkin karena penyanyinya lelaki ya. [youtube id="vTmEwHT-KTs"] Lanjut ke halaman 3.... 8. Kobo-chan [youtube id="CjsZAuXZDmg"] Kobo-chan ini masih hadir lo di salah satu televisi swasta. Kisahnya memang cocok sekali dinikmati oleh anak kecil. Indonesia punya banyak anak-anak yang harusnya sih menonton kartun-kartun semacam Kobo-chan, Upin-Ipin, dan Marsha yang memiliki konten khusus untuk anak-anak, daripada harus menonton film-film animasi layar lebar yang terkadang tidak aman untuk konsumsi anak-anak. Ketika mendengarkan opening-nya lagi, entah kenapa saya selalu mendendangkan dan mengulang-ulang saat lirik " nipong, nipong, cha cha cha cha cha tralalala galileo " . Liriknya juga kocak. Versi Jepangnya  sendiri terdengar sangat ramai dengan banyak instrumen musik. [youtube id="jFqE3rBPqrI"] Untuk bonusnya, kebetulan saya juga menemukan versi kafe yang dinyanyikan oleh anak-anak Jogjakarta. Mereka menggabungkan versi Jepang dan Indonesia Kobo-chan serta aransemen modern yang pasti bikin kalian tersenyum ringan. [youtube id="C4VnCuDVQM0"] Lanjut ke halaman 4... 7. Chibi Maruko-chan [youtube id="kWXxlQlz9TM"] Kalau Kobo-chan itu anak laki-laki, maka Maruko akan mewakili anak perempuan. Maruko bersama teman-temannya yang lucu-lucu juga tidak kalah kocaknya kisahnya. Lagu pembukanya juga kalau diingat-ingat tidak terlalu berkesan sih, tetapi saya suka untuk versi Jepang yang terbaru, sepertinya sang kakek juga terdengar ikut berdendang, atau mungkin bukan ya? [youtube id="ML0W4_0qcks"] Untuk bonus video-nya, saya mengumpulkan dua cover dari anak-anak Indonesia keren. Satunya tampil lebih kalem, Ananda Apriliani, dan yang kedua kalau saya bilang mungkin versi slow-rock ya, berhubung yang nyanyikan sepertinya berlatar belakang band rock, The Jourdan. [youtube id="mj1PN_U4-Uc"] [youtube id="KVNB6foNHos"] Lanjut ke halaman 5.... 6. Mojacko [youtube id="nKEoVWUeEYY"] Untuk yang keenam, saya memilih ending lagu Mojacko yang bikin jatuh hati kalau mendengarnya. Ada pergantian judul lho dari versi aslinya. If My Lover Was An Alien diubah menjadi Seandainya Sahabatku, mungkin berhubung yang menikmati film Mojacko kebanyakan dulu anak kecil ya, jadi istilah sahabat akan lebih baik digunakan di Indonesia daripada diganti pacarku. Sempat juga saya pribadi mendengarkan versi cover dari band lokal Surabaya, Akiba Street. Sempat lupa dengan lagu ini, namun diingatkan kembali oleh penampilan mereka. Untuk versi Jepangnya terdengar lebih baik. [youtube id="hqTXy9ZUFEo"] Bonusnya ini ada versi cover oleh Ciel Anime yang dinyanyikan di Hard Rock FM. Karena dinyanyikan oleh pria, lagunya terasa lebih boyish, namun tetap terasa nuansa dramanya, mirip dengan versi aslinya. [youtube id="vIAVObnOVGw"] Lanjut ke halaman 6.... 5. Cardcaptor Sakura [youtube id="VVe39qpALok"] Sempat tidak yakin dengan video lagu pembukanya, saya akhirnya tetap memajang link lagu diatas karena memang saya rasa versi Indonesia lagu pembuka Cardcaptor Sakura bagus. Suara sang penyanyi juga terdengar lihai, tapi sayang apa mungkin kualitas editingnya kurang memuaskan, ada bagian yang tidak pas. Tapi saya pribadi memang benar suka dengan lagu pembuka versi Indonesia-nya. Untuk Jepang-nya saya rasa sudah tidak dipungkiri lagi kalau kualitasnya jauh lebih baik. Mungkin secara keseluruhan saya suka versi Indonesia karena memang lagunya enak didengar dari sananya. [youtube id="VDBSV8DL1lU"] Untuk bonusnya saya juga memberi satu lagu opening kedua dan dua lagu ending Cardcaptor Sakura yang juga tidak kalah enaknya untuk didengarkan. Ya meskipun saya lelaki, bukan berarti saya tidak punya selera musik lebih baik sih. Tapi jujur memang enak sekali tiga lagu ini. [youtube id="umMykcaV2Lo"] [youtube id="Biks4wlGrrk"] [youtube id="VYfNH7aDTII"] Lanjut ke halaman 7.... 4. Let's & Go [youtube id="xQ5ldg0yoG4"] Kalau mendengar lagu pembuka anime balap tamiya ini rasanya ingin berlari juga menembus angin. Bercanda. Tapi memang saat kecil dulu, lagu Retsu dan Go ini selalu saya dendangkan keras-keras kalau sedang di kamar mandi. Sepertinya sang pembuat lagu berhasil menciptakan lagu yang memacu semangat, cocok dengan tema balapan di Lets & Go. Ketika dibandingkan dengan versi aslinya, saya tetap memilih versi anime Indonesianya. Anime ini merupakan satu dari beberapa anime masa kecil yang benar-benar saya ikuti sampai akhir lho. [youtube id="K_POtC2xKHM"] Untuk bonus-nya kali ini saya sisipkan permainan gitar listrik Winning Run yang tidak kalah hardcore-nya dengan versi biasa. [youtube id="F2Z0UlsCtTk"] Lanjut ke halaman 8... 3. Dragon Ball [youtube id="oU9XqvVg3Jc"] Wah siapa yang nggak tau dengan lagu pembuka legendaris Dragon Ball ini? Entah sudah berapa kali versi ini selalu diputar-putar setiap penayangan-nya di salah satu televisi swasta Indonesia. Dari episode satu sampai akhirpun lagu ini tidak pernah tergantikan. Mau diputar ulang berapa kalipun, lagunya juga tetap yang ini. Memang selain film-nya yang memorable, lagu pembukanya pun tidak kalah memorable-nya. Untuk versi Jepangnya sendiri, lagu pembukanya selalu berubah-ubah setiap ganti fokus cerita. Berikut versi opening pertama dari Dragon Ball Jepang. [youtube id="GHnfX1RmZX8"] Nah bonus-nya ini agak spesial. Ternyata ada yang meng-cover lagu masa kecil saya ini dengan musik keroncong. Meskipun rekamannya tidak terlalu bagus, tapi saya cukup terhibur dengan versi keroncong nan jawa banget ini. [youtube id="ibS-nqlfNus"] Lanjut ke halaman 9.... 2. Digimon [youtube id="DNEGBAH3eBU"] [youtube id="dAvRHk0-ZMk"] Spesial untuk serial Digimon, saya pilihkan dua lagu pembuka dari dua serial awalnya, Digimon Adventure dan Digimon 2. Keduanya cukup asyik untuk didengarkan, apalagi yang pertama. Setiap kali saya datang ke acara-acara jejepangan lokal, kalau ada yang menyanyikan lagu Butterfly (opening Digimon Adventure) pasti penontonnya pada jingkrak-jingkrak. Mungkin kangen banget ya, sama seperti saya. [youtube id="jB7ecG_12x8"] Spesial dari band lokal Surabaya, Akiba Street, yang menyanyikan cover lagu Butterfly juga saya lampirkan disini. Perlu kalian tahu, salah satu vokalis mereka, Catch Sangadji, merupakan juara dua lomba karaoke World Cosplay Summit 2014 di Jepang sana lho. [youtube id="cfWqCi68GeQ"] Lanjut ke halaman 10.... 1. Hunter X Hunter [youtube id="IU7cbnjPzFI"] Oke, nomor satu saya jatuhkan pada lagu pembuka Hunter x Hunter Versi 1999, Ohayou! Pribadi saat kecil, saya merupakan penggemar berat Hunter X Hunter. Dari pencarian komiknya di toko-toko buku bekas sampai streaming video di warnet yang di zaman dulu masih belum secepat seperti sekarang, semuanya salah satunya gara-gara lagu pembukanya yang benar-benar bikin jatuh cinta sama seri yang satu ini. Meskipun versi Indonesia-nya tidak sebagus yang dinyanyikan oleh Keno di versi Jepang, saya tetap merekomendasikan kalian-kalian yang mungkin belum pernah mendengarkannya. Berikut saya lampirkan juga untuk versi penuh dari Keno, sang penyanyi aslinya dari Jepang. [youtube id="1gvIATRCtO8"] Dan untuk bonus-nya, yakni aransemen ulang dari Redshift Indonesia, salah satu produser Vocaloid paling ternama di Indonesia. Kalau kalian belum mendengarkan versi yang ini, coba nikmati dendang tembang kenangan dari Redshift dengan sentuhan vocaloid yang modern. [youtube id="2b-VKwJ37Z4"] Dari sekian banyak judul-judul anime yang pernah rilis di Indonesia, saya pribadi memang merindukan adanya versi Indonesia untuk lagu-lagu pembuka dan penutupnya. Meskipun versi Indonesia anime-anime lama diatas sekualitas yang asli, setidaknya ada sentuhan untuk melokalkan kualitas lirik Jepang. Terkadang agak sulit memang mentranslasikan lagu-lagu dari luar negeri agar terdengar tidak ambigu, seperti yang banyak orang bicarakan terhadap lagu-lagu JKT48, misalnya. Tapi sekali lagi, apapun yang ada sekarang sudah harus disyukuri. Kedatangan Upin Ipin, Battle of Surabaya, Adit & Sopo Jarwo serta produk-produk animasi lokal lainnya adalah bukti Indonesia bisa membangkitkan dunia kreatif Indonesia. Biar lebih lengkap, mari kita tutup dengan mash-up keren lagu-lagu anime masa kecil dari maestro YouTube dari Indonesia, Eka Gustiwana. [youtube id="1Ixg_6Ldyu0"]