TUTUP

Memex Pentagon Ini Lebih Yahud Dibanding Google

Bagaimana jika Memex ini jadi dibuka untuk umum, dan berhasil menggeser dominasi Mbah Google, ya!?

Namanya memang terdengar ambigu dan agak "saru" ketika disebutkan oleh lidah orang Indonesia, tetapi Memex sebetulnya merupakan akronim dari Memory dan Index, sebuah mesin pencari canggih yang ramai diperbincangkan beberapa hari belakangan ini. Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, baru-baru menyatakan bahwa mereka akan mengembangkan mesin pencari internet yang baru dan lebih canggih dibandingkan Google. Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA), lembaga riset Dephan AS, selama sekitar setahun ini mengerjakan proyek Memexdan masih tetap akan berlanjut sampai dua tahun ke depan. Tujuan pembuatannya adalah, untuk melacak informasi di sisi gelap dumay yang tidak bisa dijangkau mesin pencari seperti Google. Rupanya, ada banyak sekali website yang tak akan muncul jika diubek-ubek mesin pencari pada umumnya dan hanya bisa diakses oleh software khusus. Dan ternyata pula, jumlahnya sangat banyak. Diperkirakan mengandung sampai 900 miliar halaman web. Hal itu bissa dilakukan karena area pencarian Memex lebih khusus dibandingkan tipikal mesin pencari. Serta hasil pencariannya juga tidak dipengaruhi oleh pengiklan maupun rating Biasanya, situs semacam itu dimanfaatkan oleh para pelaku kriminal agar tak gampang dilacak. Contohnya saja bandar narkoba atau pedagang manusia. Karena itu, penegak hukum perlu dimudahkan untuk mengaksesnya. Saat ini, produk tersebut sudah diujicoba, antara lain oleh aparat di kota New York untuk mengungkap kasus perdagangan manusia, prostitusi online dan terorisme. Mesin pencari seperti Google, Bing atau Yahoo memang tujuannya komersial dan diperkirakan hanya mampu mengindeks 5% saja dari keseluruhan internet. Jadi hanya permukaannya. Berbeda dengan Memex yang tujuan utamanya membongkar sisi gelap dunia maya. Memex didesain untuk menjelajah informasi yang tak terindeks (terdata) di internet, termasuk diantaranya mampu menjelajah database informasi yang tidak ditampilkan oleh Google dan bagian tersembunyi lainnya dimana kegiatan kriminal justru sering dilakukan. Berbeda total dengan hasil pencarian search engine yang ditawarkan oleh Google, Bing, dan Yahoo, yang didasarkan pada iklan dan ditampilkan secara linear berdasarkan algoritma mesin pencari, Memex akan menyajikan informasi ke dalam bentuk infografis yang canggih dimana informasi itu sulit ditemukan oleh mbah Google. Jika nantinya dilaunching untuk umum, Memex dipastikan mengancam Google secara serius. Karena mesin pencari canggih ini diklaim sanggup melakukan tugas pencarian lebih mendalam, 95% lebih responsif dari Google dalam melakukan pencarian informasi. DARPA meyakini kalau Memex nantinya bermanfaat besar bagi pemerintah dan militer atau bahkan perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis. Dengan kekuatan untuk menjelajahi Dark Web, beberapa analis saham dapat memakai Memex untuk mencari info yang relevan dengan saham yang mereka pegang. Dapat pula dipakai untuk membongkar masalah penipuan maupun kesibukan ilegal lain didunia bisnis. Tidak hanya itu, Memex dapat juga mengkalkulasi jalinan tersembunyi dari situs-situs yang sebelumnya telah dipetakan ke website lain yang kemungkinan memiliki kegiatan ilegal. Sayangnya saat ini search engine yang pengembangannya didanai pemerintah Amerika Serikat hingga Rp. 250 miliar ini masih berada dalam tahap prototipe, masih dalam tahap penelitian ahli-ahli teknologi dan search engine, serta belum ada kabar kapan Memex ini bakal dibuka untuk umum. Lanjut ke halaman 2.... untuk mengetahui apa yang mungkin terjadi jika Memex ini benar bisa diakses untuk umum! Jika jadi dirilis untuk umum, ada sekitar 70 juta pengguna internet di Indonesia yang berpotensi menggunakan mesin pencari baru ini. Dan bahkan, mereka bisa jadi beralih dari Google hanya karena namanya yang rada unik. Bisa dibayagkan jika 70 juta orang, yang tiap tahun juga bakal bertambah, setiap hari mengakses Memex, yang ada adalah sebuah pencucian otak secara tidak sengaja, dan bakal menghasilkan kalimat-kaliamt lucu seperti di bawah ini:

  • "Kalau kalian bingung mencari sesuatu, tanya aja sama Mbah Memex!"
  • “Kamu tahu (nama) xxx itu siapa coy? Gak tahu, bentar coba ane Memex-in dulu!”
  • “Di Memex kok nggak ada ya gosip Iko Uwais mau jadi Spider-Men?”
  • “Nonton yuk guys, kira-kira ada film baru apa minggu ini?” “Coba aku Memex dulu ya!”
  • "Eh, elo katanya udah punya video Goyang Dribble-nya Duo Serigala, minta donk? Enak aja, cari sendiri di Memex gih!”
Dan seterusnya.... Oh ya, nama mesin pencari ini sendiri bukanlah Memex, karena Memex adalah sistem bahasa internetnya yang dikembangkan Vannevar Bush. Dan kami yakin ini juga karena kebetulan, nama Bush yang salah satu artinya adalah "rambut tebal," dalam bahasa slang Inggris juga disinonimkan dengan kata (maaf) bulu kemaluan. Namun Memex bukan satu-satunya nama yang artinya bisa nyerempet dengan istilah yang agak saru menurut pemikiran budaya dan lidah orang Indonesia. Berikut beberapa diantaranya:
  1. Contoli: Nama toko perhiasan asal Italia yang berdiri sejak 1938. Lebih jelasnya masuk ke: www.contoli.com
  2. ITIL: Singkatan dari Information Technology Infrastructure Library, layanan manajerial IT yang berfokus pada bisnis. Jelasnya, masuk saja kemari: www.itil.com
  3. teTeX: Pengembangan settingan system huruf TeX, yang dikhususkan untuk progam Unix, yang sayangnya tidak lagi dipakai. Buka [outbound_link text="Wikipedia" link="http://en.wikipedia.org/wiki/TeTeX"] untuk lebih jelasnya.
  4. Tempix:  Perusahaan Swedia yang mengkhususkan diri di bidang lemari pendingin. Di sini laman resminya: [outbound_link text="Tempix.com" link="http://www.tempix.com/"].
Sumber: [outbound_link text="Memex" link="http://www.memex.com"], [outbound_link text="Fiskal" link="http://www.fiskal.co.id"]