TUTUP

Inikah Game dari Film Horor Terbaik Saw? Zero Time Dilemma Asli Menegangkan!

Tidak bisa dipungkiri, serial Saw memang pantas mendapat predikat sebagai film horor tersukses di dunia. Dan kini ada game yang mencoba menggunakan konsep permainan kematian dalam Saw. Seperti apa hasilnya?

Penggemar film thriller / horor pasti mengenal serial Saw. Film horor yang memulai debutnya tahun 2004 silam ini termasuk yang paling sukses. Begitu suksesnya film ini sehingga hanya dengan biaya minim, film tersebut berhasil meraih pemasukan besar, dan bahkan sampai dibuat dalam 7 seri sekaligus. Tidak heran Guinness World Records juga menempatkannya sebagai film horor tersukses di dunia. Film tersebut populer bukan hanya karena berhasil menampilkan ketegangan dan banyak adegan penuh darah, namun juga karena berhasil mengorbitkan Jigsaw, sosok pembunuh berantai unik yang membunuh lewat aneka jebakan mematikan dengan alasan memperbaiki kehidupan para korbannya. Selain film, Saw juga sempat hadir dalam bentuk game, walaupun sayangnya, tidak sesukses filmnya. Konsep Jigsaw menyekap korbannya, dengan ancaman terbunuh jika gagal memecahkan teka-teki, sepertinya juga memberi ide pengembang game asal Jepang Spike Chunsoft (yang baru saja memberi kita One Piece: Burning Blood) bersama penerbit Aksys Games melalui Zero Time Dilemma untuk PlayStation Vita dan 3DS. [read_more id="25008"] Dalam Zero Time Dilemma, kemampuan kalian menyelesaikan puzzle di ruangan terkunci sangat vital dalam menentukan keselamatan mereka, karena hanya ada waktu 60 menit untuk peserta bisa kabur dari ruangan maut tersebut. Ceritanya ada 9 orang yang tiba-tiba terbangun dan terjebak di sebuah fasilitas penelitian di basement tempat perlindungan sebuah instalasi nuklir di gurun Nevada, dengan sebuah gelang aneh berwarna hitam di lengannya. Tanpa disadari mereka menjadi bagian dari sebuah

Ini aktor intelektual di balik permainan kematian dalam Zero Time Dilemma![/caption] Zero Time Dilemma merupakan bagian dari serial Zero Escape, yang meskipun genrenya visual novel dengan tema horor, namun justru lebih populer di Barat (bisa jadi karena aspek horor dan thrillernya), dan terjual ratusan ribu kopi (dibandingkan di Jepang yang hanya puluhan ribu saja). Pengubahan judul ini bertujuan untuk lebih mengenalkannya ke pasar Barat. Dengan time mewakili batasan waktu selama berada di ruangan jebakan, dan dilema karena selama permainan ada opsi yang harus diambil karakter, yang bakal menentukan hasil permainan selanjutnya. Ceritanya diambil berlatar setahun pasca game

Seperti visual novel lainya, kalian menjumpai setiap adegan dalam bentuk dialog yang disuarakan untuk mengesankan ini sebuah film, dan memberi kesan sinematik. Dari sembilan karakternya, mereka terbagi menjadi tiga tim, dan terpisah dalam 3 bagian berbeda di tengah instalasi nuklir. Tujuan mereka adalah elevator di pusat instalasi, yang bisa membawa mereka ke atas dan kabur. Namun pintu (Disebut X Door) untuk menuju ke elevator membutuhkan password. Dibutuhkan enam password untuk membukanya, dan masing-masing memerlukan satu nyawa untuk mengetahuinya. Tidak ada sarana komunikasi antara ketiga tim tersebut, selain mereka memanfaatkan seekor anjing tua yang bisa bergerak melalui ventilasi dan membawa pesan tulisan dari atau ke tim yang lain.