TUTUP

Berhenti Ngatain! Ada Game Membuat Smartphone yang Bikin Iba Sama Vendor!

Ini game cocok banget yang suka ngejelekin smartphone buatan orang. Cobain sendiri deh capeknya buat smartphone yang cocok buat pasaran!

Saat ini, pengguna smartphone Tanah Air memiliki penilaian yang sangat kritis terhadap produk yang baru meluncur. Tak jarang, penilaian kritis tersebut diungkapkan dengan cara yang negatif, seperti menghina contohnya. Jika kamu salah satunya, kamu wajib memainkan game membuat smartphone ini. Game yang saya maksud adalah Smartphone Tycoon, yang merupakan aplikasi buatan Roastery Games. Game membuat smartphone yang saya ini pada awalnya memiliki kesan yang biasa saja, namun seiring berjalannya waktu, saya memiliki ketertarikan yang begitu besar terhadapnya. Pasalnya, disaat banyak orang mengkritik sebuah produk smartphone yang baru saja meluncur, game ini malah mengajarkan kita untuk menghargai produk yang ada. Kesulitan yang disuguhkannya tentu bukan tanpa penyesuaian yang tepat, sehingga saya menilai game membuat smartphone ini akan diseriusi oleh para penggunanya. Seperti apa sih game membuat smartphone yang saya bicarakan tersebut? Apakah benar akan membuat mereka yang gemar mengkritik vendor smartphone akan mulai untuk menghargai sebuah produk?

Besaran Download

Smartphone Tycoon hadir melalui toko aplikasi, yang untuk saat ini baru saya cicipi di platform Android. Saat mengunjungi Google Play Store, saya cukup mengetikan smartphone, maka aplikasi tersebut secara otomatis akan muncul sebagai daftar aplikasi yang hendak diunduh. Jika kamu berpikir game ini akan memiliki data yang besar, maka silahkan kubur pikiranmu tersebut. Pasalnya, game membuat smartphone ini hanya memiliki data sebesar 41 MB. Benarkah hal tersebut? Apakah besaran data itu hanya di awal saja, dan terdapat unduhan lain saat membuka aplikasi? Jawaban dari pertanyaan pertama adalah benar. Saat kamu sudah mengunduh game tersebut, seketika game dibuka, maka tidak ada file tambahan apapun yang wajib diunduh. Game membuat smartphone itu seakan membohongi saya pada awalnya, seperti kebanyakan game lainnya. Namun, tidak ada kebohongan, game itu dapat dimainkan hanya dengan mengunduh 41 MB data dari toko aplikasi. Kok bisa? Akan saya jelaskan pada poin kedua yang membicarakan soal grafis dan UI dari Smartphone Tycoon. Kamu bisa menemukan poin kedua di laman selanjutnya.

Grafis dan UI

Kamu yang akhirnya mengunjungi laman kedua ini patut merasa beruntung. Pasalnya, di sini saya akan memberikan alasan dibalik ringannya game tersebut. Game membuat smartphone ini juga pada awalnya saya curigai sebagai aplikasi jebakan. Bagaimana tidak? Di saat game lain akan melakukan unduhan tambahan, yang besarannya bisa berkali-kali lipat dari data awal yang diunduh oleh pengguna smartphone. Namun, hal itu tidak akan ditemui pada Smartphone Tycoon. Pasalnya, ketika game membuat smartphone itu selesai diunduh, maka saya langsung bisa memainkan game buatan Roastery Games tersebut. Alasan pertama dari sudut pandang saya adalah grafis yang sangat sederhana. Jika kamu merupakan gamer dengan standar game 3D yang open world dan angle camera bisa diputar secara bebas, maka lupakan game ini. Smartphone Tycoon hanya mengandalkan satu sudut pandang saja. Itupun hanya saat kamu berada di kantor utama. Kantor akan menjadi pandangan utama kamu, yang sehingga saya menyebutnya sebagai seluruh sudut pandang yang akan dinikmati oleh para pemain. Sisanya? Saat kamu hendak membuat sebuah smartphone, kamu akan dipindahkan ke halaman lain, yang hanya menyuguhkan gambar 2D, namun dengan kualitas yang jauh lebih baik dari apa yang ada dipikirannmu. Bagaimana dengan kualitas gameplay? Apa saja tantangan yang diberikan oleh game membuat smartphone tersebut? jawabannya bisa kamu temukan di laman selanjutnya.

Gameplay

Seperti yang telah seringkali saya sebutkan di sepanjang artikel ini, Smartphone Tycoon adalah game membuat smartphone. Maka dari itu, kamu digambarkan sebagai seorang pengusaha yang memiliki uang banyak dan hendak berkecimpung di dunia smartphone. Kamu akan menjadi seorang pengusaha yang pada awalnya dibekali dengan uang 50 juta dolar. Uang tersebut adalah modal pertama kamu dalam menciptakan sebuah smartphone yang pantas dan diakui oleh publik. Resource yang kamu miliki pada awalnya tentu sangat terbatas, mulai dari pekerja manusia, hingga teknologi-teknologi yang bisa kamu sematkan di dalam smartphone. Adapun teknologi yang saya maksud adalah seperti resolusi kamera, besaran baterai, besaran RAM, desain smartphone (mulai dari bentuk, ketipisan, hingga besaran layar), teknologi display, dan tentu saja chipset. Namun, chipset ini akan mengikuti perkembangan yang dilakukan oleh masing-masing vendor chipset, yang namanya tentu saja sedikit berbeda dari nama asli mereka. Chipset yang ada di dalam smartphone kamu nanti akan disesuaikan dengan apa yang ada di pasaran saat itu. Sehingga, kubur pikiranmu untuk langsung membuat smartphone yang gahar, seperti Galaxy S9, Black Shark, Zenfone 5Z, atau iPhone X. Semuanya akan disesuaikan seiring dengan berjalannya waktu. Setelah kamu melakukan penjualan smartphone pertama, yang tentu akan sukses besar dan kamu bisa meraih keuntungan yang besar, kamu akan mulai mendapati cobaan-cobaan yang menyebalkan. Penjualan smartphone kamu akan disesuaikan dengan pendapat dari para reviewer. Semakin tinggi penilaian yang di dapat, maka penjualan yang akan kamu raih juga bisa semakin tinggi. Namun, ketika penilaian buruk, dijamin modal yang kamu keluarkan tidak akan kembali. Kamu juga bisa menyesuaikan harga jual, yang wajib lebih tinggi dari modal pembuatannya. Semakin jauh jarak harga jual dan modal, maka semakin jauh juga harapan tingginya penjualan perangkatmu dari kenyataan. Ketika hal itu terjadi, maka kamu  bisa berusaha meningkatkan penjualan melalui langkah marketing atau pemasaran. Terdapat tiga langkah pemasaran yang tersedia, yakni koran, billboard, dan televisi, yang dibedakan dengan harga dan efek pemasarannya. Oh iya, saya harus sampaikan, iklan di dalam game membuat smartphone ini seringkali mengagetkan. Maka dari itu, saya sarankan kamu membeli versi tanpa iklannya yang tersedia di dalam, dengan kocek Rp22 ribu.

Kesimpulan

Berkat game membuat smartphone tersebut, saya mulai belajar untuk menghargai setiap produk smartphone yang ada di pasaran. Namun, tentu saja game ini tidak menghalangi saya untuk memberikan penilaian yang sesuai terhadap smartphone yang akan digunakan oleh masyarakan Indonesia. Jadi, berapa penjualan smartphone kamu hari ini? Bagaimana penilaian reviewer? Diedit oleh Fachrul Razi