TUTUP

Membohongi Diri Sendiri? 7 Aktor ini Terpaksa Memainkan Peran yang Dibencinya

Kasihan, mereka diberikan peran yang tak sesuai keinginan

Menjadi aktor dan aktris merupakan idaman semua orang. Mereka bisa terkenal karena disorot media dan juga memiliki uang yang banyak karena menjadi seorang artis. Bahkan tak perlu ikut casting, mereka juga bisa mendapatkan tawaran job dengan sendirinya. Tapi bagi kalian yang mengatakan bahwa menjadi artis adalah sesuatu yang menyenangkan sepertinya benar-benar harus menarik kembali kata-kata itu. Kenapa? Karena sejatinya menjadi artis merupakan hal yang berat, apalagi kenyataannya ada beberapa aktor yang memainkan peran yang dibencinya. Tapi karena harus profesional, pada akhirnya mereka tak boleh mengeluh lho. Duniaku.net sangat tertarik nih untuk membahas mengenai aktor memainkan peran yang dibencinya. Ya, itung-itung merefleksikan bahwa namanya pekerjaan tak ada yang enak, sekalipun menjadi aktor. Mungkin tanpa basa-basi lagi, inilah tujuh aktor yang memainkan peran yang dibencinya. Source: Youtube[/caption] Mike Myers menjadi aktor yang memainkan peran yang dibencinya paling pertama di artikel ini. Ya, Myers tak bisa berbuat banyak karena ia terikat secara hukum oleh Universal Picture untuk memainkan film yang diadaptasi dari buku klasik Dr. Seuss, The Cat in the Hat. Bahkan saking bencinya, Myers tak berteman dengan para aktor lainnya lho. Karena keterpaksaan itu Myers bekerja dengan tidak total sehingga film adaptasi Seuss tersebut menjadi sangat buruk. Bahkan istri Seuss yang marah mengatakan tidak bakal membiarkan hollywood mengadaptasi karya suaminya karena merasa sakit hati dengan apa yang dilakukan The Cat in the Hat versi film. Ya, melakukan pemaksaan terhadap seseorang harus diakui bukanlah hal yang baik ya. Tapi mungkin mempertimbangkan sesuatu sebelum melakukan deal sepertinya akan jauh lebih bijaksana. G.I Joe merupakan film yang cukup bagus bagi sebagian orang, tapi bagi sebagiannya lagi tidak. Bahkan menurut sang aktor yang terlibat di film ini, Channing Tatum, film G.I Joe bukanlah film yang bagus. Alasannya ia dipaksa untuk main di dalam film ini padahal ia sendiri tidak ingin. Itu semua merupakan tugas yang ia harus lakukan karena ia terikat kontrak dengan Paramount Pictures. Lagi-lagi ikatan kontrak ini membuat seorang aktor terpaksa memainkan peran yang tidak diinginkannya. Bahkan Channing mengatakan naskah yang ada di film ini tidak bagus. Mungkin kalian bisa saja setuju dengan Channing, tapi sebelum itu kalian harus tonton filmnya dulu ya. Ada siapa lagi aktor yang memainkan peran yang dibencinya ya? Mungkin kita bisa lanjut ke halaman selanjutnya Setelah bermain peran di Primal Fear pada tahun 1996, Edward Norton menandatangani kesepakatan sebanyak tiga film dengan Paramount Picture. Ya, akhirnya Norton menjadi salah satu aktor yang memainkan peran yang dibencinya. Salah satu film dalam kontrak tersebut adalah Fight Club yang begitu sukses di pasaran. Tapi kemudian masalah datang ketika Norton ditawari film The Italian Job. Norton dengan Paramount tak sepakat hingga akhirnya terjadi sebuah perselisihan lain hingga Paramount mengirimi Norton sebuah surat yang mengatakan bahwa ia tak punya pilihan lagi. Setelah beberapa kali perselisihan hukum terjadi, Norton akhirnya mengalah dan rela bermain di The Italian Job, sebuah film yang memang ia tidak inginkan. Tapi perjanjian tetaplah perjanjian kan? Di tahun 2003 film Daredevil harus diakui menjadi film superhero terbaik yang pernah ada. Ingin mengikuti kesuksesan film tersebut, sebuah spin-off berjudul Elektra dibuat. Film yang digadang-gadang bakalan sukses ini ternyata malah tenggelam di dalam kejamnya Box Office. Pemeran Elektra, Jennifer Garner ternyata mengakui dengan jujur bahwa sebenarnya ia tidak ingin bermain dalam film ini. Karena kontrak dengan Daredevil, Garner kemudian diwajibkan untuk ikut andil dalam pembuatan film Elektra. Sayang sekali ya, padahal mungkin bila bukan Garner yang main film ini bisa lebih baik dari Daredevil. Bagaimana menurut pendapat kalian? Masih ada nih tiga lagi aktor yang terpaksa memainkan peran yang dibencinya. Kira-kira siapa saja? Nama Keanu Reeves melonjak setelah ia dianggap sukses memerankan karakter Neo di trilogi The Matrix. Di situ Reeves memang tampil sangat mendominasi dan juga menampilkan akting yang gila-gilaan. Tapi ternyata Reeves juga seorang manusia biasa yang tak selalu bisa bermain film dengan maksimal, apalagi bila dipaksa. Reeves tak tampil maksimal kala ia disuruh bermain sebagai pembunuh berantai di film The Watcher. Bahkan Reeves merasa ia tak pernah melakukan tanda tangan dalam proyek tersebut. Ada indikasi yang menyebut bahwa tanda tangan Reeves dipalsukan dalam proyek ini sehingga ia terpaksa harus ikut ke dalam film The Watcher. Alih-alih melawan secara hukum, Reeves justru meladeni tawaran itu. Tapi, ia tidak melakukan promosi dan akting dengan kurang maksimal. Ia juga menganggap naskah film tersebut sangat buruk lho. Natalie Portman menjadi pemain film selanjutnya yang terpaksa memainkan peran yang ia sukai. Bahkan Portman mengaku tidak begitu ingin bermain di film sekelas Thor: the Dark World. Pemeran Jane Foster ini bahkan sudah mengatakan tak ingin ikut di film Thor kedua dan menunjuk Patty Jenkins sebagai penggantinya. Tapi kebahagiaan Portman tak lama karena Jenkins dan studio bersitegang sehingga ia dipaksa untuk kembali bermain peran di Thor. Meski ia tak pernah mengeluhkan soal kerjasamanya dengan Marvel, Portman tetap bersikukuh untuk tidak ikut proyek Thor setelah ini. Bahkan ia mengatakan kepada The Wallstreet Journal, "Sejauh yang saya tahu, saya sudah selesai. Saya tidak tahu apakah mungkin suatu hari mereka akan meminta Avengers, tapi yang saya tahu saya sudah selesai," Shia Labeouf yang begitu terkenal ketika memainkan peran Sam Witchwiki ternyata menjadi salah satu aktor yang terpaksa memainkan peran yang dibencinya. Di film kedua yakni Transformers: Revenge of the Fallen, Shia bermain setengah hati. Sama seperti yang lainnya, Shia terjebak di dalam multikontrak dalam sebuah film sehingga ia harus menghabiskan kontraknya hingga habis. Ketika film kedua Transformers tersebut mendapatkan banyak kritik, Shia tidak malu mengatakan bahwa ia sama sekali tak terkesan dengan apa yang dilakukannya di film itu. Bahkan Shia mengatakan bahwa di dalam film tersebut mereka tengah tersesat karena hanya terfokus pada pertempuran robot belaka. Tapi pada akhirnya Shia berhasil tak terlibat di dalam film ketiga Transformers yakni Transformers: Dark of the Moon. Meski dikritik, film tersebut berhasil digilai banyak penonton dengan untung yang berlimpah. Shia sendiri tentu mendapatkan banyak uang meski berakting setengah hati.


Sepertinya itulah tujuh aktor yang memainkan peran yang dibencinya. Ketujuh aktor tersebut memang sangat luar biasa, tapi ketika dipaksa dan bekerja tak sesuai dengan hati mereka, kualitasnya bakalan turun drastis. Mungkin kontrak multi film menjadi penyebab mengapa kualitas aktor tersebut di beberapa film sempat menurun. Ya, mereka dipaksa.