TUTUP

nVidia SHIELD Dapatkan Upgrade Besar, Harganya Juga Dipangkas Hingga 500 Ribuan!

nVidia kembali memberikan update untuk handheld Shield. Update kali ini makin memperkaya kemampuan GameStream, sekaligus juga meningkatkan versi OS-nya menjadi Android 4.4 KitKat.

Oktober tahun lalu lalu kami dibuat makin tercengang dengan kemampuan handheld game Android nVidia Shield. Ternyata banyak fitur terpendam yang tertidur, dan menunggu dibangunkan oleh penciptanya. Salah satu yang cukup berpotensi dan juga kita dapati melalui tandem PS Vita dan PS4 melalui Remote Play disebut nVidia sebagai GameStream, yang memungkinkan kita menstreamingkan game PC ke Shield. nVidia kemudian memperbarui fitur tersebut akhir tahun lalu dengan opsi streaming dengan kualitas 1080p pada 60fps. Berlanjut kemudian pertengahan Maret 2014 lalu, nVidia kembali menepati komitmennya untuk terus menghadirkan update reguler untuk Shield, dan memberi petunjuk jika update barunya akan makin memperkaya kemampuan GameStream handheld mereka. Fitur tersebut mulai diberikan kepada para pengguna Shield awal April 2014 ini bersamaan dengan update OS-nya menjadi Android 4.4 KitKat. Upgrade OS KitKat untuk Shield tersebut didorong nVidia mulai awal April kemarin (tepatnya, Shield Software Update 72, yang ukuran unduhnya sekitar 465 MB), dan memberikan banyak pembaruan. Selain Android 4.4, paket software tersebut menambah kemampuan GameStream, memperluas opsi mode console, hingga menambah dukungan untuk melakukan streaming dari sembarang network. Dari update Android 4.4 itu saja user Shield mendapatkan banyak fitur baru yang tidak mudah mereka sadari, karena lebih banyak berupa peningkatan kemampuan software dan manajemen memory hingga penerapan ART atau Android Runtime baru yang menggantikan Dalvik VM (aplikasi di-compile agar siap diaktifkan, sehingga aplikasi bisa diaktifkan lebih cepat dan mulus, efeknya memperpanjang usia baterai), sampai kompatibilitas dengan aplikasi dan game yang lebih baru nantinya. Kemuidan update ini juga menambah daftar game yang mendukung kendali Shield menjadi lebih dari 330 game Android, dan lebih dari 100 game PC yang sudah terintegrasi dengan layanan GameStream (termasuk juga Titanfall) untuk bisa dimainkan dengan lebih mobile (baca: santai) melalui Shield. Tentu saja untuk mendapatkan fungsi GameStream, seperti kami jelaskan sebelumnya, hardware PC-mu juga harus memenuhi syarat (yang tingkatnya cukup "dewa") agar bisa melakukan proses streaming ke Shield. Melalui pernyataan di blog mereka, nVidia juga (kembali) mengatakan jika layanan GameStream keluar dari masa beta. Hal itu ditandai dengan framerate maksimal yang mampu di-streamingkan ke handheld tersebut pada 60fps, dengan output full 1080p bisa dicapai melalui koneksi port HDMI Shield ke PC atau notebook game yang akan men-streamingkan game. Khusus untuk notebook gaming, sama dengan PC, kamu membutuhkan laptop terbaru kelas atas, karena memang hanya bekerja dengan seri GPU GTX 600M, 700M, dan 800M. Kemudian untuk proses streaming dalam mode console (Shield dalam kondisi tertutup, sehingga menjadikannya sekaan-akan konsol game) ketika terhubung dengan HDTV, kini juga mendukung kontroler mouse dan keyboard Bluetooth untuk mendapatkan kontrol ala PC, sekaligus untuk memperpanjang masa aktif Shield selama dalam mode tersebut, ada solusi melalui kabel USB-Y (yang pastinya dijual terpisah) untuk akses Ethernet dan juga men-charge handheld ini bersamaan. Kita juga bisa memasangkan beberapa PC ke Shield, dan juga ada opsi setting lebih lanjut yang memungkinkan user Shield secara manual mengeset berapa bingkai per detik (fps) dan bitrate yang distreamingkan untuk menyesuaikan koneksi yang digunakan. Namun update terbaik yang diberikan nVidia adalah kini GameStream bisa memainkan game yang tersimpan dalam PC di rumah pada sembarang jaringan. Sebelumnya nVidia memberlakukan batasan hanya bisa memainkannya melalui jaringan lokal saja. Namun untuk bisa memainkan koleksi game di PC rumah secara remote dan mobile, nVidia tetap mensyaratkan koneksi yang kencang, setidaknya uplink dan downlink-nya mencapai 5Mbps, agar bisa dengan mudah "membangunkan" PC yang standby di rumah, dan log in secara remote. nVidia kini juga memungkinkan game PC yang sebenarnya belum didukung sepenuhnya untuk GameStream bisa lebih fleksibel untuk di-streamingkan ke Shield, karena dengan adanya update aplikasi GeForce Experience untuk PC memungkinkan kita secara manual menambahkan game, atau bahkan aplikasi Windows ke dalam daftar GameStream, dan bisa diakses melalui Shield. Namun karena tidak didukung sepenuhnya oleh GameStream, tentu saja hasilnya akan berbeda. Tidak kalah pentingnya, menyambut update besar mereka ini, nVidia juga memperbarui tampilan antar muka portal aplikasi TegraZone dengan opsi baru seperti news feed, kemudian mereka juga memperbaiki fitur Gamepad Mapper untuk Shield yang kini untuk mengakses fungsi control mapping untuk mengatur tombol-tombol selama memainkan game, dengan cara mudah menahan tombol power utama atau tombol Start. Namun yang paling menarik mengiringi semua pembaruan software Shield oleh nVidia tersebut, mereka memberikan diskon untuk Shield hingga akhir April 2014. Mereka yang membeli Shield dari toko online nVidia atau retailer mana pun yang menjualnya akan mendapatkan potongan harga US $50 atau sekitar 550 ribuan, sehingga Shield dijual dengan harga hanya US $199 saja, atau sekitar Rp. 2,3 jutaan. Dengan harga tersebut kamu mendapatkan Shield yang sudah menggunakan chipset Tegra 4 dengan empat inti prosesor ARM Cortex-A15 yang kecepatannya 1.9 GHz, GPU GeForce dengan 72 core, memory RAM 2GB, layar IPS 5-inchi, konektivitas lengkap (minus 3G GSM), kontrol yang solid, baterai 7350-mAh yang akan sangat susah mencari tandingannya di kelas handheld, update terakhir menjadikannya perangkat streaming game yang handal, bahkan bisa mengakses dua toko digital (nVidia TegraZone dan Google Play Store).   Dengan harga hanya $199 (dari harga awal $299, kemudian diturunkan $249), otomatis membuat Shield menjadi pilihan yang lebih worth it dan lebih fleksibel secara software dan fiturnya dibandingkan Nintendo 3DS atau Sony PlayStation Vita. Bahkan dibandingkan konsol-konsol mikro lainnya, Shield lebih berpotensi menghadirkan pengalaman gaming yang lebih menyenangkan. Hanya saja sayangnya, kita di Indonesia hanya bisa mendapatkannya melalui toko-toko online di luar sana, karena toko resmi nVidia hanya melayani pengiriman di US dan Kanada saja. Sedangkan nVidia Indonesia selama Indonesia Game Show pada September 2013 lalu juga sempat mengatakan jika mereka bakal memasukkan Shield ke pasar lokal. Namun hingga saat ini, tidak ada kabar lanjutannya. Sayang, padahal handheld ini memiliki potensi yang cukup besar, apalagi jika harganya bisa ditekan tidak terpaut jauh dari harga retail resminya. NVIDIA SHIELD April Updates [youtube id="DBe5tAr8NJQ"] NVIDIA GameStream [youtube id="ukxcv5Z_6Zc"] Sumber: nVidia (1), (2), (3), GeForce Forum