TUTUP

Crunchyroll Games, Harapan Baru Untuk Lokalisasi Game Anime di Ponsel?

Apakah ini berita bagus bagi kalian yang suka main mobage dari judul anime tertentu?

Kabar baik bagi kalian penggemar mobage yang diangkat dari judul anime tertentu: kemunculan Crunchyroll Games!

[duniaku_baca_juga] Pada hari Jum'at tanggal 25 Agustus lalu, Sumitomo, Gree, dan Ellation yang merupakan parent company dari Crunchyroll mengumumkan proyek baru mereka: Crunchyroll Games. Proyek ini akan berkutat pada bidang lokalisasi dan distribusi mobage yang diangkat dari anime untuk pasar Amerika. Dan game pertama yang akan digarap oleh pihak Crunchyroll Games adalah versi mobage dari Is it Wrong to Pick Up Girls in a Dungeon atau yang biasa disingkat dengan nama Danmachi. Judul mobage tersebut adalah Danmachi --Memoria Freese-- yang bisa disingkat Danmemo. Danmemo dikembangkan oleh salah satu studio milik GREE yang bernama Wright Flying Studio dan dirilis untuk iOS dan Android di Jepang pada tanggal 19 Juni tahun 2018 lalu. Untuk lokalisasinya, GREE tetap akan memegang copyright dan perencanaan game ke depannya, sementara Sumitomo dan Crunchyroll akan melakukan pemasaran, lokalisasi, dan lain-lainnya. Danmemo adalah sebuah game yang menggabungkan novel visual dan elemen eksplorasi RPG. Yang menarik adalah kita sebagai pemain bisa berbincang dengan berbagai karakter dan mengganti kostum yang mereka gunakan. Yang juga terkait dengan pembuatan game ini adalah J.C. Staff yang menangani animenya. Belum diketahui apakah sistem lokalisasi yang digunakan oleh Crunchyroll Games akan berupa patch bahasa (seperti apa yang terjadi dalam Granblue Fantasy) ataukah mereka akan membuat server baru seperti yang dilakukan oleh kebanyakan game-game mobile saat ini, Fate/Grand Order contohnya. Menurut penulis pribadi, hal ini merupakan sebuah hal yang baik—tapi di satu sisi juga terjadi sebuah miskonsepsi dari industri ini tentang ketertarikan pemain-pemain di luar Jepang terhadap sebuah mobage. Dan miskonsepsi ini, tidak jarang malah membuat server-server yang menangani mobage dalam bahasa Inggris terpaksa tutup secara prematur. Yang penulis rasa patut dicontoh oleh banyak pemilik IP mobage adalah apa yang dilakukan oleh Granblue Fantasy. Cygames berhasil menarik banyak pemain—dan bukan hanya pemain dari Jepang—sejak hari pertama. Saat mereka mengetahui bahwa ada sebagian pemain mereka yang tidak berasal dari Jepang, apa yang mereka lakukan? Alih-alih membuat sebuah service baru yang kontennya tertinggal dengan versi aslinya, pihak Cygames malah membuat patch bahasa Inggris yang bisa langsung diterapkan di dalam gamenya. Opsi bahasa membuat Cygames tidak perlu meng-handle dua server sekaligus, tapi cukup menerapkannya secara global dan semua pemain akan mendapatkan konten yang sama. Meski begitu, sampai saat ini Crunchyroll berhasil menjadi salah satu penyedia jasa streaming anime legal yang paling sukses. Mereka juga menerapkan sistem simulcast untuk judul-judul yang sedang tayang, yang berarti sebuah judul tersebut bisa dinikmati di hari yang sama dengan di Jepang. Kalau mereka bisa menerapkan simulcast untuk layanan anime mereka, adakah kemungkinan Crunchyroll Games menerapkan hal yang sama untuk layanan mobage mereka? Patch, alih-alih server baru? Jika mereka menerapkan hal tersebut, penulis yakin bahwa akan terjadi pergeseran taktik pemasaran mobage mulai saat ini. [youtube_embed id="bTQtFSIvGeg"] Tapi terlepas apapun, ini merupakan sebuah berita yang cukup positif. Mengingat mobage Danmemo sendiri baru muncul di Jepang beberapa bulan yang lalu. Jika mengejar konten, harusnya tidak banyak yang dilewatkan oleh pemain dari Amerika. Untuk sementara sih, penulis masih akan memilih untuk bermain di server Jepang saja deh. Sayang harus melepas beberapa SSR yang sudah didapat. Sumber: Crunchyroll, diedit oleh Fachrul Razi