Director Daisuke Yajima. Dok. SEGA/ATLUS
Musik merupakan bagian yang sangat penting dari identitas Persona 4. Karena itu, tim juga harus menentukan lagu mana yang dipertahankan dan bagaimana materi musik baru maupun aransemen baru dapat ditempatkan dalam Revival.
Prosesnya tidak hanya dilakukan dengan melihat lagu secara terpisah. Tim juga memainkan game secara berulang sambil melihat bagaimana musik bekerja bersama dunia baru yang mereka bangun.
Salah satu contohnya adalah bagaimana musik pertarungan mendapatkan sentuhan baru.
Bokosuka Rush tetap hadir, tetapi mendapatkan efek tambahan untuk memberikan energi yang berbeda ketika pemain memasuki pertarungan. Ada pula pendekatan terhadap bagaimana musik dapat dimulai atau berubah ketika battle berikutnya berlangsung.
Tim menjelaskan bahwa sound team banyak menghabiskan waktu dengan benar-benar memainkan game untuk memastikan musik terasa menyatu dengan gameplay.
Selain itu, setelah melihat kembali Inaba dengan visual dan presentasi baru, muncul pula gagasan untuk melakukan aransemen terhadap beberapa lagu original.
Jadi, pendekatan terhadap musik Persona 4 Revival bukan sekadar memilih antara “lagu lama” dan “lagu baru”. Tim mencoba mencari cara agar musik yang sudah dikenal pemain tetap memiliki tempat, sembari menyesuaikannya dengan dunia Revival yang dibangun kembali.
Pada akhirnya, kelima aspek tersebut menunjukkan pendekatan yang cukup konsisten dari tim Persona 4 Revival. Mereka tidak mencoba membuat ulang Persona 4 dengan mengubah fondasinya, tetapi mengambil elemen-elemen yang membuat game original begitu dikenal, kemudian membangunnya kembali dengan teknologi dan pendekatan desain modern.
Bagi pemain lama, perubahan tersebut diharapkan memberikan alasan untuk kembali ke Inaba. Sementara bagi pemain baru, tim ingin pengalaman tersebut tetap mampu memperkenalkan suasana kehidupan sekolah, kota kecil Jepang, hubungan antarkarakter, dan misteri yang menjadi identitas Persona 4.