TUTUP

Cerita Dalam Azure Striker Gunvolt Ditampilkan Dalam Wujud Potongan Pesan

Keiji Inafune, bekerjasama dengan "teman lamanya" Inti Creates, berusaha membangkitkan nuansa Rockman melalui game baru mereka. Berikut detail Azure Striker Gunvolt, yang mengajak kita nostalgia dengan Rockman.

Awal Maret 2014 lalu, kami mendapatkan informasi sebuah proyek game 3DS baru dari bapaknya serial Rockman dan Street Fighter, yaitu Keiji Inafune dan studionya Comcept, yang bekerjasama dengan developer jebolan banyak pegawai dari Capcom, Inti Creates, melalui game action 2D side-scrolling berjudul Azure Striker Gunvolt. Game ini juga direncanakan rilis bersamaan melalui pasar digital Nintendo eShop di Amerika Utara serta Jepang pada kuartal ketiga tahun ini, dengan semua dana pengembangan serta penerbitan dari kantong Inti Creates sediri, serta tidak ada publisher besar yang akan ikut campur di sana. Versi Eropanya juga sedang direncanakan setelah Amerika dan Jepang. Azure mengambil setting masa depan, dan saat itu bermunculan pengguna jenis baru kekuatan physic yang disebut "Seventh" (mungkin bisa disetarakan dengan mutant dalam tipikal cerita superhero) Awalnya, dipercaya jika mereka akan membawa kehancuran bagi dunia. Akan tetapi, seorang kobglomerat berpengaruh saat itu, Sumeragi Group, berhasil menjaga kedamaian dan menguasai keadaan. Namun dibalik usaha yang di satu sisi terlihat baik tersebut, Sumeragi menyimpan kebobrokan. Ternyata keadaan damai yang mereka ciptakan disertai pengorbanan para physic yang ditangkap paksa dalam sebuah usaha yang disebut "Psychic Protection," dimana mereka dijadikan kelinci percobaan dengan alasan penelitian.  Meskipun Sumeragi sudah cukup rapat menutupi aksinya, namun lambat laun bocor juga, dan melahirkan sebuah organisasi yang muncul untuk membuka kedok dan melakukan perlawanan terhadap sang konglomerat. Kelompok tersebut dikenal sebagai "Feather," atau QUILL dalam bersi Jepang-nya, yang merupakan kumpulan para militer swasta. Di dalam kelompok anti-Sumeragi tersebut juga termasuk para psychic asing. Sedangkan protagonis game ini adalah Gunvolt, salah satu psychic Feather. Ceritanya sendiri bermula ketika Gunvolt menolak perintah untuk menghabisi bintang idol virtual "Cyber Diva Morpho" (atau Lumen dalam versi US-nya nanti) yang tidak lain diciptakan oleh Sumeragi. Di luar dugaan, idol tersebut ternyata menjadi avatar dari seorang gadis physic lainnya. Gunvolt Karaktermu ini berusia 14 tahun, dan juga dikenal sebagai "GV." Gunvolt sendiri sekadar kode nama, dan dia tidak mau mengatakan siapa nama sebenarnya, atau mungkin kita akan mengetahuinya di sepanjang permainan. Awalnya menjadi physic "Seventh" di tengah militer Feathers, namun kemudian meningkalkan kelompok tersebut tanpa alasan yang jelas Kemampuan "Seventh" Gunvolt disebut sebagai Azure Blue, memungkinkannya memanipulasi listrik sesukanya. Untuk versi Barat-nya, sepertinya developer sedikit merubah desain Gunvolt. Jika di Jepang karakter cowok dengan rambut panjang dikepang serta perut terbuka masih cukup dimaklumi dan disukai, sepertinya dari hasil servei developer, itu tidak untuk gamer di Barat. Karena itulah sementara ini, desain Gunvolt untuk pasar Barat rambutnya menjadi pendek (namun bisa saja dipertahankan panjang dikepang), dan perutnya pun dipastikan tidak terancam masuk angin. Sian Disebut sebagai Joule dalam versi US-nya, gadis 13 tahun ini juga menjadi salah satu physic "Seventh," dan menjadi salah satu produk dari percobaan yang dilakukan Sumeragi. Kemampuan "Seventh" yang dia miliki disebut Cyber Diva, dimana dia bernyanyi yang suaranya bergema dengan physic lainnya, dan memperkuat efek kekuatan suara tersebut. Gunvolt menyelamatkannya dari percobaan Sumeragi. Morpho Atau Lumen dalam versi US-nya nanti, tidak lain merupakan salah satu idol virtual (semacam iDOLM@STER) yang diciptakan Sumeragi Group, yang disebut sebagai Cyber Diva. Dia menjadi perwujudan dari Seventh-nya Joule. Morpho dimanfaatkan Sumeragi untuk mendeteksi keberadaan psychic. Berbeda dengan Sian yang terlihat pendiam, Morpho lebih banyak bicara, dan sepertinya itu menjadi karakter asli Sian yang tidak terlihat. Asimov Asimov merupakan salah satu anggota inti Feather, dan juga yang mendanai operasi mereka. Seorang jago tembak, dan menggunakan rifle untuk bertarung. Meskipun terlihat dingin, namun semangatnya untuk perkembangan Feather menjadikan semua orang menyeganinya. Dialah yang menyelamatkan Gunvolt dari fasilitas penelitian di Sumeragi, dan sejak itu Gunvolt menganggapnya sebagai guru dan juga ayah. Gino Gino digambarkan sebagai karakter yang membuat tim menjadi lebih ramai. Dia diceritakan menyukai anime, manga dan juga game, serta sering melemparkan lelucon pada karakter lain. Meskipun dia terlihat sangat santai, namun sangat perhatian pada Gunvolt, meskipun Gunvolt sudah meninggalkan Feather. Monica Menangani semua kegiatan Feather adalah Monica, dan dia menjadi salah satu anggota yang tidak dibekali kekuatan physic, karena memang perannya di balik layar. Sumeragi Group Sumeragi merupakan sebuah organisasi konglomerat yang sangat kuat, dan terdiri dari beberapa perusahaan yang menguasai energi, bahkan menjadi penyedia energi utama. Mereka juga terlibat di media, pengembangan tekologi luat angkasa, serta militer, dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap politik. Semacam kelompok antagonis cyberpunk dalam tipikal cerita game Jepang. Shiden Salah satu anggota Sumeragi yang sudah dikenalkan adalah Shiden. Seorang lieutenant dan memiliki pasukannya physic-nya sendiri. Dialah yang memimpin proyek yang dianggap bisa membawa Sumeragi mampu menjadi pengendali utama semua physic. Shiden juga dianggap sebagai physic terkuat diantara semua physic yang dimiliki Sumeragi. Seperti yang kami ulas sebelumnya, mekanis dalam Azure Striker Gunvolt terfokus pada action 2D sidescrolling, dengan penggalan cerita yang diceritakan melalui pesan-pesan singkat yang otomatis muncul di layar seiring kamu bermain. Dan gamer yang membacanya sedikit-semi-sedikit akan mulai memahami keseluruhan ceritanya serta apa yang dirasakan karakter melalui penggalan pesan tadi. Pesan tersebut akan disuarakan, dan kamu bebas mematikan voice acting tersebut jika merasa terganggu. Terkadang pesan yang muncul tidak berhubungan dengan keadaan yang sedang terjadi, bisa saja mengenai perasaan mereka. [gallery link="file" ids="149544,149545,149546,149547,149548"]