TUTUP

Keiji Inafune dan Yosuke Hayashi (Team Ninja) Menjelaskan Setting YAIBA: Ninja Gaiden Z

Proyek kerjasama Comcept milik Keiji Inafune dan Yosuke Hayashi (Team Ninja) yang berjudul YAIBA: Ninja Gaiden Z, mendapatkan detail barunya dari video diskusi kedua tokoh penting tersebut.

Proyek kerjasama Comcept milik Keiji Inafune dan Yosuke Hayashi (Team Ninja) yang berjudul YAIBA: Ninja Gaiden Z, mendapatkan detail barunya dari video diskusi kedua tokoh penting tersebut. Yang telah dikonfirmasikan antara lain setting game, status pengembangan game ini, serta tangan cyborg milik protagonisnya. Sebelumnya, pihak Epic Games telah melakukan perjanjian dengan Tecmo Koei untuk memberikan lisensi penggunaan teknologi Unreal Ungine 3 dalam proses pengembangan YAIBA: Ninja Gaiden Z. “Kita tidak akan pernah bisa lebih bahagia untuk mengembangkan YAIBA: Ninja Gaiden Z menggunakan Unreal Engine 3,” ujar Inafune. “Dulunya saya pernah terlibat dengan beberapa proyek yang dibangun menggunakan engine. Ini, sehingga saya benar-benar mengerti keuntungannya. Engine Unreal memungkinkan kita untuk fokus dalam pembuatan game menjadi menyenangkan, dan mendorong batasan visual dan gameplay dalam waktu yang sangat singkat.” Berikut adalah kutipan percakapan di antara mereka berdua, yang bisa kamu lihat videonya di bawah ini. Setting Game Inafune: “Wabah serangan zombie harus dimulai di suatu tempat. Saat kita memikirkan tempatnya, kita ingin tempat di mana ada ide menggunakan para zombie sebagai senjata. Kita ingin suatu tempat yang tidak familiar dan akhirnya memutuskan Ukraine-lah settingnya.” Hayashi: “Orang-orang di Spark-lah yang mengusulkannya. Mereka berpikir tempat tersebut adalah yang terbaik.” Inafune: “Ya, (wabah) itu dimulai di Ukraina. Kita tidak tahu akan berakhir di mana.” Hayashi: “Ya, kita akan berupaya pergi ke banyak tempat.” Inafune: “Mereka harus menunggu untuk bagian tersebut.” Status Pengembangan Game Inafune: “(Pengembangan game) ini berjalan sesuai dengan rencana.” Hayashi: “Sangat mulus.” Inafune: “Tapi susah untuk mengatakan apa “mulus” itu dalam proses pengembangan sebuah game. Saya pikir hal yang paling penting adalah membangun kepercayaan. Untuk itu, kamu harus mengatakan apa yang benar-benar kamu rasakan. Amerika memiliki budaya yang berbeda, bahasa yang berbeda. Kamu bertindak seakan menekan hal tersebut (memberikan pendapat). Tapi kita berbicara dengan terbuka bahkan terkadang sampai bertengkar. Kita akan merasa frustasi saat mereka tidak mengerti apa yang kita bicarakan, dan kita juga bisa melihat mereka frustasi saat kita tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Tapi saat kedua sisi saling berbicara dan mengerti seperti apa jadinya, rasanya benar-benar nyaman.” Hayashi: “Ya, itu benar sekali.” Inafune: “Itulah yang ingin kita capai. Berbicara selama tiga jam (dengan hati dan pikiran terbuka) untuk keputusan final ”aku sekarang mengerti hal tersebut”.” Hayashi: “Jadi itu yang kamu inginkan!” Inafune: “Benar! Momen tersebut benar-benar terasa sangat nyaman dan melegakan.” Tangan Cyborg Inafune: “Aspek tangan cyborg di sini benar-benar penting.” Hayashi: “Benar. Orang-orang bisa berimajinasi mengenai kombinasi zombie-ninja, tapi menambahkan elemen cyborg (di dalamnya) membuat staf kita bertanya-tanya, reaksi kimia baru apa yang akan muncul dari kombinasi tersebut.” Inafune: “Saya pikir tangan cyborg ini akan menjadi benar-benar keren. Semacam melampaui batas, semuanya menjadi mungkin. Tapi hal tersebut juga harus bisa mudah dilakukan. Kamu membutuhkan sedikit sentuhan komik saat menghabisi para zombie, dan saya pikir tangan cyborg bisa melakukan hal tersebut dengan baik.” Hayashi: “Saat memikirkan pengalaman baru (dalam bermain game), tidak hanya ninja yang menebas habis para zombie, tangan cyborg ini adalah sebuah konsep yang memungkinkan kita melakukan banyak hal. Semua orang yang terlibat di sini memberikan banyak ide mengenai apa yang bisa kita lakukan dengan tangan cyborg ini. Jadi ini adalah percobaan pertama kami, dan selama perjalanannya, saya berpikir bahwa kita bisa menanganinya. Pastinya. Kita sedang mencoba hal baru, dan kita sekarang berada di tengah-tengah proses pengembangannya, sehingga jika orang-orang memiliki pertanyaan di benar mereka, mungkin mereka bisa melayangkan pertanyaan tersebut ke Twitter atau via apapun, dan kita bisa menjawabnya nanti.” Inafune: “Hal tersebut benar-benar hebat. Akan sangat bagus untuk merasa kita bisa sinkron dengan para pemain, dan menjawab semua saran serta pertanyaan-pertanyaan mereka.” Hayashi: “Mungkin kita akan mendapatkan banyak pertanyaan yang tidak bisa kita jawab.” Inafune: “Kita bisa selalu mengatakan “Lewat!”” (keduanya lantas tertawa terbahak-bahak). Comcept dan Tecmo Koei Games akan merilis YAIBA: Ninja Gaiden Z untuk PS3, Xbox 360, dan PC dengan tanggal yang belum dapat dipastikan. [ Sumber : Gematsu (2 ), Siliconera ]