TUTUP

TIDAK SERAM?! 8 Game Horor Ini Paling Cocok untuk Kamu yang Penakut!

Ada banyak game horor yang justru sama sekali tidak menakutkan. Inilah beberapa di antaranya!

Tujuan utama dari game horor sangat sederhana: menakuti pemainnya. Namun, ada banyak sekali game dengan genre tersebut yang ternyata sama sekali tidak menyeramkan dan bahkan konyol. Entah karena kesalahan developer ataupun penulisan cerita yang tidak masuk akal, 8 game horor di bawah ini sangat cocok untuk kamu yang penakut, namun, ingin mencoba memainkan game horor. Sumber: Bethesda[/caption] Walaupun gagal melakukan tugas utamanya, bukan berarti 8 game di bawah ini masuk ke dalam kategori game yang jelek. Beberapa bahkan memiliki kualitas dan gameplay yang menarik atau bahkan menghibur. Namun, memiliki genre horor dan nuansa yang gelap bukan berarti dapat menakuti semua orang. Ingin tahu apa saja game tersebut? Yuk, kita simak lebih lanjut! [page_break no="1" title="Resident Evil 5"] Sumber: Super Adventures In Gaming[/caption] Franchise Resident Evil memang dikenal sebagai godfather dari game horor modern, namun, bukan berarti semua game dalam franchise tersebut pantas untuk dianggap sebagai sebuah game horor. Mulai dari penampilan Chris Redfield yang terlihat terlalu banyak menggunakan steroid hingga adegan action yang jauh lebih banyak dibandingkan semua game sebelumnya, banyak orang menganggap Resident Evil 5 sebagai titik awal dari hilangnya nuansa horor dalam franchise tersebut. [read_more id="366599"] Alasan utama yang membuat Resident Evil generasi awal sangat menakutkan adalah jumlah item yang sangat sedikit, sehingga kamu harus menelusuri setiap sudut map demi mencari sebutir peluru. Ditambah lagi, nuansa gelap yang menutupi sebagian besar map juga memegang peran penting dalam memperkuat elemen horor game tersebut. Kedua hal di atas sama sekali tidak terlihat dalam Resident Evil 5. Untungnya Capcom telah belajar dari kesalahan mereka dan berhasil bangkit dengan Resident Evil 7. [page_break no="2" title="Alone in the Dark (2008)"] Sumber: Video Games Blogger[/caption] Alone in the Dark adalah salah satu contoh bahwa nuansa gelap dan grafis tinggi bukanlah segalanya dalam sebuah game. Sebagai sebuah remake dari game horor legendaris buatan Frédérick Raynal, Alone in the Dark justru melupakan semua hal yang membuat game originalnya menjadi populer hingga berakhir sebagai film horor murahan. Ada banyak sekali kesalahan yang dilakukan oleh para developernya sehingga performa Alone in the Dark menjadi sangat mengecewakan, walaupun game tersebut memiliki potensi yang sangat tinggi. Gamespot mengatakan bahwa jika kita mengabaikan semua hal buruk dalam Alone in the Darkgame tersebut sebenarnya cukup menghibur. Namun, kata "menghibur" berbeda jauh dengan "menakutkan", jadi jika kamu ingin mencoba memainkan game horor yang tidak akan membuat kamu bermimpi buruk, maka Alone in the Dark adalah langkah awal yang cukup baik. [page_break no="3" title="Five Nights At Freddy's 3"] Sumber: PC Gamer[/caption] Franchise Five Nights At Freddy's adalah salah satu game modern yang popularitasnya sangat meledak berkat bantuan internet. Berbagai orang telah mencobanya, dan mengakui banyaknya jumpscare dalam game tersebut berhasil menakuti mereka, namun, Five Nights At Freddy's 3 adalah game yang paling berbeda dalam franchise tersebut. Dalam salah satu videonya, YouTuber Jirard "The Completionist" Khalil mengatakan game tersebut memiliki elemen"> horor terendah dibandingkan semua game Freddy's lainnya. [read_more id="362769"] Jirard menjelaskan bahwa setelah memainkan semua game Freddy'sjumpscare yang muncul dalam game tersebut mulai menjadi membosankan dan repetitif. Unsur terpenting yang membuat kita takut akan suatu hal adalah tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, dan dalam hal ini kita telah melihat berbagai jumpscare yang bisa dilakukan oleh game tersebut, sehingga kamu menjadi kebal terhadap Freddy dan teman-temannya. Namun, jika kamu masih merasa takut akan jumpscare, mungkin ini bukanlah game yang cocok untuk memulai perjalananmu bermain horor.


Game horor tidak seram lain bisa kamu cek di halaman kedua! [page_break no="4" title="Slender: The Eight Pages"] Sumber: CGRUndertow[/caption] Terjebak di tengah hutan sambil mengumpulkan kertas adalah kegiatan yang menakutkan, namun, jika kamu harus melakukannya berulang kali maka aktifitas tersebut pasti akan menjadi sangat membosankan. Inilah yang akan kamu lakukan dalam Slender: The Eight Pages, dimana kamu harus mencari kertas sambil melarikan diri dari makhluk misterius yang mengikuti setiap langkahmu. Jika kamu berdiri terlalu lama di tempat yang sama atau mengunjungi tempat terlarang, maka layar akan berubah secara perlahan dan ini menandakan Slenderman akan mendekatimu. Hal tersebut membuat setiap perjumpaan dengan makhluk tersebut bisa dihindari, sehingga Slender: The Eight Pages tidak lebih menyeramkan daripada Tetris. Jika kamu menyaksikan jutaan orang memainkan game tersebut di YouTube dan merasa ketakutan, hal itu terjadi karena mereka berusaha meningkatkan rasa takut melalui ekspresi dan komentarnya. Dua hal tersebut menjadi kunci dibalik kesuksesan video Let's Play, sehingga jika kamu mencobanya secara langsung maka kamu akan merasa bahwa Slender: The Eight Pages bukanlah sebuah game horor. [page_break no="5" title="Amnesia: A Machine For Pigs"] Sumber: ModDB[/caption] Banyak orang pasti tidak setuju dengan kehadiran franchise Amnesia dalam daftar ini, namun, jika kamu merasa ketakutan saat memainkan game keduanya berarti kamu berhasil tertipu dengan apa yang kamu lihat. A Machine for Pigs adalah game yang sangat berbeda jauh dengan game pertamanya, dimana semua hal yang membuat game pertamanya sangat menakutkan diganti dengan cerita yang konyol dan tidak masuk akal. Satu-satunya hal yang membuat Amnesia: A Machine for Pigs menakutkan adalah getaran layar yang seringkali muncul dan saat suatu hal yang misterius terjadi. Selain itu, game ini hanya mengandalkan suara mesin berisik untuk menakuti para pemainnya. Desain musuh dalam A Machine for Pigs juga konyol dan sangat mudah untuk dihindari, sehingga rasa takut dalam game pertamanya tidak lagi muncul dalam A Machine for Pigs. Tidak heran mengapa game ini tidak terlalu banyak dibicarakan. [page_break no="6" title="Deadly Premonition"] Sumber: Steam[/caption] Psychological Horror adalah salah satu genre horor yang sangat menarik. Ada banyak game yang berhasil menggunakan genre tersebut secara efektif - Deadly Premonition bukanlah salah satunya. Walaupun memperkenalkan diri sebagai sebuah psychological horror, Deadly Premonition lebih cocok ke dalam kategori "aneh" dibandingkan "horor." Terkadang game ini berhasil menakuti kamu saat berhadapan dengan hantu dan pembunuh berdarah dingin, namun, Deadly Premonition memiliki lebih banyak adegan absurd yang membuat kamu menggaruk kepada dan mempertanyakan apa yang baru saja terjadi. [read_more id="365743"] Mungkin karena game tersebut dirilis secara tidak sempurna atau kualitas grafis yang dipertanyakan, namun, siapapun yang pernah memainkannya pasti merasa bahwa Deadly Premonition lebih menyerupai sebuah lelucon daripada game. Jika kamu membutuhkan game "horor" yang bisa menghibur dan (terkadang) menakutkan, maka Deadly Premonition adalah game yang cocok untukmu.
Dua game terakhir bisa kamu cek di halaman ketiga! [page_break no="7" title="Clive Barker's Jericho"] Sumber: PSX Extreme[/caption] Clive Barker adalah nama yang sangat terkenal di kalangan pecinta horor, apalagi setelah perilisan Clive Barker's Undying yang berhasil menarik perhatian para pecinta horor di tahun 2001. Namun, saat dia memiliki budget dan tim yang lebih besar untuk menciptakan sebuah game, hasil akhirnya adalah sebuah game horor standar yang membosankan bernama: Clive Barker's Jericho. Harus diakui bahwa Jericho memiliki cerita yang sangat menarik dan desain monster yang menyeramkan, namun, kedua hal tersebut tidak cukup untuk membuat sebuah game menjadi menakutkan. Setiap kali kamu berhadapan dengan monster, mereka akan langsung berlari ke arahmu dan kamu dapat membunuh mereka dengan mudah. Namun, mereka juga dapat membunuh teman satu timmu, sehingga kamu harus mencari tubuh mereka dan membangkitkannya berulang-kali. Sama seperti Alone in the DarkClive Barker's Jericho adalah salah satu game yang memiliki potensi besar, namun, eksekusinya sangat mengecewakan. [page_break no="8" title="F.E.A.R."] Sumber: Old PC Gaming[/caption] Gadis kecil dengan rambut hitam yang menutupi wajahnya. Hal tersebut seharusnya sudah lebih dari cukup untuk menakuti semua orang. Namun, sama seperti Jericho, F.E.A.R. terlalu menjual gameplay yang unik dibandingkan rasa takut. Bertarung melawan robot dan tentara bukanlah suatu hal yang membuat kamu bermimpi buruk, dan game ini adalah contoh bagaimana sebuah game yang terlihat menakutkan menjadi sangat mengecewakan. Kamu berperan sebagai seorang tentara dengan kemampuan untuk mengendalikan waktu. Di antara adegan tembak-menambak yang terjadi, seringkali kamu akan melihat jejak kaki misterius, lampu yang berkelap-kelip, dan Alma, seorang gadis kecil dengan kemampuan mistis. Alma, adalah satu-satunya hal yang bisa dianggap menakutkan dalam game ini dan seharusnya developernya bisa memanfaatkan hal tersebut demi membuat F.E.A.R. menjadi jauh lebih menyeramkan.
Dari delapan game tersebut, apakah ada yang pernah kamu mainkan? Apakah menurutmu ada game horor lainnya yang juga tidak menyeramkan atau justru kamu tidak setuju dengan daftar ini? Langsung berikan pendapatmu di komentar ya! Diedit oleh Fachrul Razi