TUTUP

Ubisoft Akan Rombak Total Gameplay Ghost Recon: Breakpoint

Matikan sistem always online dan kenalkan Immersive Mode

Saat diluncurkan tahun lalu, Ghost Recon: Breakpoint mendapatkan kritik pedas dari para gamer. Game tactical shooter ini membuang semua elemen terbaik dari Ghost Recon: Wildlands dan menjadikan Breakpoint sebuah game looter shooter ala The Division 2/Destiny 2. Senjata dan equipment lebih berarti dibanding menyusun strategi matang.

Menanggapi hal tersebut, Ubisoft berjanji akan memperbaiki Ghost Recon: Breakpoint. Tak hanya memperbaiki, mereka juga akan merombak total game tersebut!

1. Batalkan roadmap tahun pertama

kotaku.com

Pertama-tama, Ubisoft berniat membatalkan semua roadmap untuk Breakpoint. Ubisoft menyebut bahwa Breakpoint akan diisi banyak konten baru selama 1 tahun ke depan, seperti story mode dan juga raid. Namun menanggapi kritik dari fan, Ubisoft melihat bahwa roadmap mereka saat ini berlawanan dengan apa yang fan inginkan.

Ubisoft hanya merilis Episode 1 dari roadmap mereka, dengan konten raid perdana, event crossover dengan film Terminator: Dark Fate, serta update untuk mode Ghost Wars.

Baca Juga: Bolivia Mengecam Perancis atas Game Tom Clancy’s Ghost Recon: Wildlands

2. Immersive Mode

Revisi major pertama dari Ubisoft untuk game Breakpoint adalah penambahan Immersive Mode. Dengan mengaktifkan mode ini, kamu akan bermain dengan experience ala game Ghost Recon: Wildlands. Setiap senjata telah di-balance agar bisa dipakai hingga akhir game.

Selain itu kamu juga bisa mengatur beberapa opsi di dalam Immersive Mode. Misalnya setting stamina dan nyawa, cedera, hingga tampilan HUD.

3. Perbaikan fitur yang dijanjikan

gamesradar.com

Ubisoft juga menjanjikan beberapa update dan revisi di waktu mendatang. Beberapa diantaranya adalah perombakan hub pusat Erewhon, penambahan AI teammate, hingga menghapus sistem always online.

Bagaimana, tertarik untuk kembali memainkan Ghost Recon: Breakpoint?

Baca Juga: Menurut Ubisoft, PS5 Bisa Mainkan Hampir Seluruh Game PS4