TUTUP

Game Indonesia A Space for the Unbound Raih Penghargaan di TGS 2020

A Space for the Unbound raih gelar Grand Prix dan Best Art

Toge Productions and Mojiken is on a big roll! Duet publisher dan developer game Indonesia ini seakan tak henti-hentinya menelurkan berbagai prestasi membanggakan lewat game ciptaan mereka.

Setelah sebelumnya When the Past was Around meraih penghargaan di ajang Gamescom 2020, kini giliran game mereka lainnya yaitu A Space for the Unbound yang sukses mengguncang jagat game indie di Tokyo Game Show 2020! Apa saja raihan mereka di E3-nya gamedev Jepang ini?

1. Side-scrolling pixel art adventure

ign.com

A Space for the Unbound merupakan sebuah game petualangan side-scrolling yang ditampilkan dalam gaya pixel art. Game ini mengambil setting di pedesaan Indonesia di akhir tahun 90-an.

Kamu akan memainkan sepasang anak SMA, Atma dan Raya, yang menyadari kebangkitan kekuatan supranatural di dalam tubuh mereka. Keduanya harus bekerja sama mengungkap misteri di balik kekuatan ini sambil menguak rahasia yang tersembunyi di desa mereka.

Baca Juga: Coffee Talk Sukses Terjual 40 Ribu Kopi dan Untung Rp. 7,6 Miliar

2. Exposure besar dari Famitsu

facebook.com/ASFTUgame

A Space for the Unbound dikembangkan oleh Mojiken dan diterbitkan oleh Toge Productions. Di dalam game ini kamu bisa menjelajah dunia secara side-scrolling dalam estetika pixel art yang sangat indah, untuk menemukan berbagai petunjuk penting. Dengan kekuatan Atma dan Raya, kamu juga bisa menyelami pikiran orang layaknya di film Inception.

Game ini secara mengejutkan mendapatkan perhatian besar dari khalayak gamer di Jepang. A Space for the Unbound juga akan dipasarkan di Jepang lewat Chorus Worldwide. Bahkan, majalah game Famitsu juga punya segmen khusus untuk membahas game ini!

3. Menangkan dua penghargaan sekaligus

Meskipun masih tergolong sebagai game indie, A Space for the Unbound berhasil menarik perhatian komunitas gamer Jepang. Partisipasi mereka di event penghargaan Sense of Wonder Night di Tokyo Game Show 2020 membuahkan hasil membanggakan. A Space for the Unbound berhasil meraih penghargaan utama Grand Prix serta penghargaan Best Art!

"Menurut saya, grafik (game ini) sangat indah, serta ceritanya mengingatkan kami orang Jepang dengan kenangan indah di masa lalu," ungkap Kazunori Komagata selaku salah satu dewan juri Sense of Wonder Night.

A Space for the Unbound saat ini masih dikembangkan untuk platform PC, PS4, Xbox One, dan Nintendo Switch. Kamu bisa mencoba demo game-nya secara gratis melalui Steam.

Baca Juga: Piala Menpora Esport Dukung Potensi Anak Muda dalam Esports Indonesia