TUTUP

E3 Makin Tak Relevan? Acara E3 Coliseum Tak Ada di E3 2020

Geoff Keighley tetap berkomitmen mendukung industri game

E3 biasanya jadi tempat kumpulnya para pelaku industri game untuk mempromosikan game dan konsol baru mereka. Namun, E3 2020 kali ini bakal semakin sepi dari tahun lalu.

Setelah Sony memutuskan tak hadir di E3 untuk kedua kalinya, dan berbagai perusahaan mengadakan event mereka sendiri di sekitar lokasi E3, kini giliran acara E3 Coliseum yang turut hengkang. Acara tersebut diproduksi oleh jurnalis game veteran Geoff Keighley. 

1. Berpartisipasi di E3 sejak tahun pertama

twitter.com/Nibellion

Jurnalis Geoff Keighley sudah menjadi bagian dari pagelaran E3 sejak tahun pertama diselenggarakan. Ia meliput dan membuat reportase spesial E3 bersama G4, MTV, hingga GameTrailers.

Sejak E3 2017, Keighley mengadakan acara E3 Coliseum. Acara ini merupakan talk show yang diadakan di kawasan E3 dan disiarkan secara live streaming. E3 Coliseum mengundang berbagai pelaku industri video game di mana mereka bisa berbicara tentang proyek game yang tengah dikerjakan.

Baca Juga: Absen di E3 2019, Sony Lagi-lagi Tak Akan Hadir di E3 2020?

2. Berpisah setelah 25 tahun

yahoo.com

Dengan hadirnya E3 2020 dan berubahnya format acara tersebut, keputusan berat diambil oleh Geoff Keighley. Presenter dan pencipta The Game Awards ini dengan berat hati mengumumkan bahwa E3 Coliseum tidak akan diadakan di tahun ini.

"Saya mengambil keputusan sulit untuk menolak mengadakan E3 Coliseum . Untuk pertama kalinya dalam 25 tahun, saya tidak akan mengikuti E3," tulis Keighley dalam pernyataan resminya.

3. E3 semakin tidak relevan?

e3expo.com

Perubahan format E3 2020 ditenggarai jadi alasan kenapa Keighley enggan memproduksi E3 Coliseum kembali. Namun, hal ini nampaknya menjadi indikasi bahwa acara E3 sudah semakin tidak relevan. Penyebab utamanya adalah perkembangan internet yang membuat pelaku industri ingin lebih engage dengan para gamer lewat acara live stream seperti Nintendo Direct dan PS State of Play.

Namun alasan yang lebih kentara adalah karena perusahaan video game dan media massa mulai kehilangan kepercayaan dengan ESA selaku penyelenggara E3. Peristiwa kebocoran informasi peserta E3 yang terjadi tahun lalu membuat para stakeholder merasa kurang nyaman untuk kembali berpartisipasi di E3.

Bagaimana pendapatmu sendiri? Apakah acara seperti E3 masih diperlukan?

Baca Juga: The Game Awards 2019: Sekiro Jadi GOTY, Disco Elysium Sapu Bersih