TUTUP

The Legend of Legacy, Ketika Dunia Mana dan Final Fantasy Melebur Jadi Satu

Begini jadinya kalau para mantan pencipta dunia Mana dan Final Fantasy membuat game bareng-bareng

Cukup untuk hype kembalinya seri Mana melalui Seiken Densetsu Rise of Mana (baca: PS Vita Kian Menarik, Bertambah Lagi RPG Jepang Masuk Daftar Gamenya!) di smartphone dan PS Vita. Saatnya mengenang kembali dunia karangan para kreatornya di The Legend of Legacy. Kenapa saya bilang demikian? Ini karena game terbaru yang akan hadir di Nintendo 3DS ini adalah buah karya dari para profesional di balik seri-seri lama Mana. Tampaknya Jepang juga lagi demam indie. Maksudnya para developer game lebih suka mengembangkan game mereka sendiri, keluar dari pakem yang diberlakukan oleh petinggi-petinggi perusahaan tempat kerja mereka sebelumnya. Dan ini sedang tren sekali di Jepang, banyak yang lepas dan memilih karir freelance. Tentu saja fakta ini cukup menarik, di Indonesia banyak orang-orang yang baru memulai studio game mereka dan kebanyakan menarget pasar smartphone, sedangkan di Jepang berlomba-lomba keluar dari perusahaan besar dan membangun Intellectual Property mereka sendiri. Meskipun masih ada juga yang tidak secara total lepas dari jabatan mereka di perusahaan lamanya. Lalu siapa saja dibalik The Legend of Legacy ini? Studio yang sudah memiliki nama melalui game Unchained Blades-nya, Furyuu (baca: Lebih Banyak Ilustrator di Unchained Blades Exiv) kembali mengandalkan nama-nama besar dibalik beberapa seri lama, seperti seri Saga, Unlimited Saga, FFXIII, dan FFVII. Bisa dibayangkan dunia seperti apa yang bakal menghiasi game terbaru Furyuu yang satu ini. Siapakah saja mereka ini?

  • Illustrator: Tomomi Kobayashi (SaGa series)
  • Designer: Kyoji Koizumi (SaGa series)
  • Background art: Misako Tsutsui (Secret of Mana)
  • Composer: Masashi Hamauzu (Unlimited Saga, seri FFXIII)
  • Text Direction: Masato Kato (Chrono Trigger, Final Fantasy VII)
Jadi The Legend of Legacy ini akan rilis di bulan Januari tahun depan dan tentu saja untuk region Jepang (baca: Yoshitaka Amano Juga Mendesain Karakter Unchained Blades Exxiv). Kalau seberuntung Unchained Blades, mungkin kita bisa menikmati pula versi lokalisasi dari game ini nantinya. Semoga saja.