TUTUP

Review AEW Fight Forever, Masih Ada Beberapa Kekurangan?

Saya sudah menanti game AEW, tapi gimana kualitasnya?

Sebagai fans pro wrestling, saya sebenarnya sudah lama menantikan AEW Fight Forever.

Saya sudah penasaran ingin mencoba main game gulat sebagai Pénta El Zero M atau Orange Cassidy, yang berlaga di organisasi tersebut.

Game-nya sudah rilis sejak 29 Juni 2023. Gimana kualitasnya? Simak di bawah ini! 

1. Mengenai AEW Fight Forever

AEW: Fight Forever. (Dok. AEW, Yuke's, THQ Nordic/AEW: Fight Forever)

All Elite Wrestling, atau AEW, adalah salah satu promosi gulat profesional Amerika. Ini terasa sebagai promosi gulat terbesar kedua di wilayah tersebut, hanya WWE yang lebih besar. 

Sejumlah pegulat pro ternama seperti CM Punk, Chris Jericho, Kenny Omega, duo The Young Bucks, dan lain-lain kini berlaga di sana

AEW Fight Forever ini adalah game yang menampilkan para pegulat dari promosi tersebut.

Game-nya dikembangkan oleh Yuke's dan diterbitkan oleh THQ Nordic.

Baca Juga: THQ Nordic Resmi Membuka Pre-Order AEW Fight Forever!

2. Gameplay dasarnya terasa oke, tapi...

Screenshot game AEW Fight Forever, diambil Fahrul Nurullah dari Duniaku.com. (Dok. THQ Nordic/AEW Fight Forever)

Dari segi gameplay basic-nya sebenarnya saya merasa AEW Fight Forever ini oke.

Kontrolnya bisa dipahami dengan cepat. Tempo pertandingan terasa cepat dan menarik.

Meski begitu ada beberapa keluhan saya soal game ini.

Jenis pertandingan di game ini sebenarnya lumayan, ada tag team, ada single match, ada pertarungan dengan beberapa orang, ada Casino Battle Royale, ada Exploding Barbed Wire Deathmatch yang tergolong unik.

Namun saya tetap merasa variasi pertandingan ini masih kurang banyak.

Visualnya pun terasa agak kurang, untuk standar game era sekarang. 

Satu aspek yang bikin saya kecewa adalah entrance setiap pegulat. Jadi kamu tahu kan kalau pegulat itu setiap masuk biasanya ada momen mereka jalan ke ring? Kadang sambil berpose atau melakukan aksi khas?

Di AEW Fight Foreverentrance pegulat ini benar-benar singkat. Kalau ini game gulat era PS1 atau Nintendo 64 sih saya mungkin tidak akan protes, tapi saya berharap lebih untuk hal-hal semacam ini di game gulat era sekarang. 

Jadi kesan saya adalah bagian basic game ini, yaitu pertandingan gulatnya, terasa solid. Namun ada banyak aspek yang terasa masih bisa dikembangkan. 

3. Bagaimana dengan penciptaan karakter?

Screenshot game AEW Fight Forever, diambil Fahrul Nurullah dari Duniaku.com. (Dok. THQ Nordic/AEW Fight Forever)

Sekarang ini kalau saya main game gulat, salah satu prioritas saya adalah mode untuk menciptakan pegulat sendiri. 

Ada satu seri game gulat yang mode penciptaan karakternya begitu luar biasa, hingga kamu bisa menciptakan berbagai karakter. Termasuk para Vtuber.

Gimana dengan di AEW Fight Forever?

Saat saya mencobanya sih, mode penciptaan karakter di AEW Fight Forever ini masih terasa terbatas. 

Saya bisa menciptakan beberapa karakter yang saya inginkan, tapi terasa sekali kalau pilihan untuk beberapa bagiannya terbatas. 

Saya jadi penasaran apakah aspek ini akan ditingkatkan lewat update ke depannya. 

4. Bagaimana dengan Career Mode?

Screenshot game AEW Fight Forever, diambil Fahrul Nurullah dari Duniaku.com. (Dok. THQ Nordic/AEW Fight Forever)

AEW Fight Forever memiliki Career Mode, yaitu Road to Elite. 

Di sini pegulat pilihanmu akan beraksi dari Double or Nothing, yang merupakan event awal AEW. Lalu pegulat kamu akan menjalani kariernya, dimana dia bisa mendapat teman baru atau musuh baru.

Kalah atau menangnya kamu akan menentukan cerita yang sedang kamu jalani. 

Sehari-harinya, sebelum bertanding kamu akan mendapat pilihan melakukan berbagai aktivitas. Mulai dari makan di restoran, latihan, hingga jalan-jalan atau mencoba mini game.

Mini game ini bervariasi, beberapa bakal terasa ngawur, tapi bagi saya sih ini salah satu keunikan di Road to Elite

Lalu kadang, kamu akan bertemu dengan pegulat AEW lain dan bisa berfoto.

Road to Elite memiliki beberapa kemungkinan cerita berbeda, jadi kamu mungkin akan penasaran untuk mencari tahu seperti apa saja cerita yang tersaji.

Kualitas ceritanya, untuk ukuran cerita game wrestling, juga lumayan. Ada beberapa cerita yang menarik saya. 

Masalahnya? Road to Elite ini terasa sangat singkat. Ceritanya terbagi jadi 4 bab, dan saat saya mencobanya, rasanya ya Road to Elite ini berakhir dengan tiba-tiba. 

5. Kesimpulan?

Screenshot game AEW Fight Forever, diambil Fahrul Nurullah dari Duniaku.com. (Dok. THQ Nordic/AEW Fight Forever)

Saya akan memberikan AEW Fight Forever nilai 3,5 dari 5 bintang.

Game-nya terasa memiliki dasar yang solid untuk game gulat, namun sejumlah kelemahan seperti Career Mode yang terasa singkat, tipe pertandingan yang terasa kurang banyak, kustomisasi yang terasa kurang dalam... 

Visualnya, dan terutama aspek seperti entrance yang super singkat untuk para pegulat, juga saya rasa kurang untuk ukuran game gulat era modern.

Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar! 

Baca Juga: Game AEW: Fight Forever Akan Hadir 29 Juni 2023!