TUTUP

Overwatch Lawan Battleborn, Mana yang Terbaik untuk Pemain?

Tahun ini menjadi perang game bergenre Hero Shooter antara Overwatch lawan Battleborn. Mana menurutmu yang akan menjadi pemenangnya?

Tahun ini menjadi perang game bergenre Hero Shooter antara Overwatch lawan Battleborn. Mana menurutmu yang akan menjadi pemenangnya?

Saat ini sedang musimnya game Hero Shooter, genre baru yang merupakan gabungan game First-Person Shooter (FPS) dan Multiplayer Online Battle Arena (MOBA). Sesuai dengan namanya, Hero Shooter menampilkan pilihan karakter (hero) dengan kemampuan berbeda, dan kamu akan mengendalikannya dalam sudut pandang orang pertama. Bulan Mei ini menjadi penanda dimulainya perang antara Overwatch lawan Battleborn, setelah keduanya resmi dirilis secara global. Tentunya dengan waktu perilisan yang hampir bersamaan, banyak penggemar FPS bingung untuk memilih game mana yang harus mereka mainkan. Nah kali ini saya akan mengupas tuntas perbandingan Overwatch lawan Battleborn ini, sehingga kamu bisa memilih game mana yang tepat untuk kamu. [page_break no="1" title="Berbeda developer dan publisher"] Ngomong-ngomong soal Overwatch lawan Battleborn, kita bahas terlebih dahulu latar belakang masing-masing pengembangnya. Overwatch dikembangkan oleh Blizzard Entertainment, sebelumnya dikenal dengan berbagai game menyajikan lore dan cerita sangat menarik seperti Warcraft, Starcraft, dan juga Diablo. Tentu dalam Overwatch ini kamu akan menemukan banyak karakter dengan latar belakang yang menarik dan unik. Namun Blizzard sebelumnya belum pernah mengembangkan game FPS. Meskipun demikian, kinerja mereka membuktikan mereka mampu. Dan hingga saat ini belum ada game dari Blizzard yang mengecewakan. Overwatch sendiri dipublikasikan di battle.net, jadi lebih mudah menemukannya. Sedangkan Battleborn sendiri dikembangkan oleh Gearbox Software, yang sebelumnya sudah dikenal dengan IP FPS mereka yaitu Borderlands. Selain itu Gearbox SOftware juga sudah menangani berbagai FPS lain seperti Duke Nukem Forever dan Alien: Colonial Marines. Jadi dalam mengembangkan game Battleborn ini, mereka tidak menemukan kendala yang serius. Dan untuk publikasinya, Battleborn menggunakan Steam. [page_break no="2" title="Gameplay dan karakter secara keseluruhan"] Masing-masing dari Overwatch maupun Battleborn memiliki keunikan tersendiri. Keduanya memberikan pilihan hero yang bisa pemain pilih. Masing-masing hero memiliki kemampuan berbeda, bahkan senjata mereka juga berbeda-beda. Namun Overwatch lebih unggul dalam pengembangan karakternya. 21 Karakter di Overwatch terbagi rata menjadi empat class: Offence, Defense, Tank, dan Support. Dan sebelum permainan dimulai, akan ada tips untuk membuat party-mu seimbang antara empat class tersebut. Masing-masing karakter juga memiliki senjata yang benar-benar berbeda karakteristiknya. Membuat masing-masing karakter memiliki keunggulan dan kekurangannya. Sedangkan di Battleborn, meskipun memiliki pilihan hero lebih banyak, pembagian class kurang diperhatikan. Dari 25 karakter yang ada, 14 diantaranya adalah karakter penyerang, 7 karakter bertahan, dan hanya ada 4 karakter pendukung. Hal ini membuat pemain baru kurang bisa mengetahui perannya saat bermain game, cenderung asal memilih karakter. [page_break no="3" title="Tipe dan Mode Permainan"] Untuk pengembangan karakter, Overwatch memang lebih unggul, meskipun gameplay-nya sama-sama menarik. Hanya saja untuk tipe dan mode permainan, Battleborn jauh lebih unggul. Hal ini dikarenakan Battleborn memiliki mode permainan multiplayer yang benar-benar sebuah MOBA, dimana pemain tak hanya melawan hero tetapi juga creep. Setiap Hero memiliki level yang bisa dinaikan untuk mendapatkan skill pasif baru. Lalu mereka juga mendapatkan Shard (mata uang di game) untuk membangun turret atau pertahanan lain yang mempersulit musuh. Dan permainan berakhir jika kamu dan timmu berhasil menghancurkan markas lawan. Selain itu Battleborn juga menyediakan story mode yang bisa dimainkan bersama teman secara co-op atau single-player tanpa internet. Sedangkan Overwatch murni permainan online FPS. Dan belum bisa dibilang MOBA 100%, karena tidak menghadirkan creep dan markas yang harus dihancurkan. Untuk mode permainan di Overwatch ada empat yaitu: Assault, Escort, Assault/Escort, dan Control. Semuanya bisa diselesaikan dengan cepat, kurang lebih 10-15 menit saja setiap permainannya. Yah kita berharap saja kedepannya Overwatch menawarkan story mode di update berikutnya. Siapa tahu? [page_break no="4" title="Update di masa depan"] Battleborn menghadirkan banyak DLC kedepannya, bahkan mereka juga telah merilis season pass-nya. Namun, pihak Gearbox Software sendiri masih mengerjakan game FPS lain, salah satunya adalah Borderlands 3. Mungkin saja suatu saat mereka sudah tidak melakukan update lagi. Sedangkan pihak Blizzard selalu menjaga game-nya agar tetap update, contohnya saja World of Warcraft dan juga Hearthstone. Jadi untuk update di masa depan, Overwatch juga nampak lebih baik dibandingkan Battleborn. [page_break no="5" title="Kesimpulan"] Dari berbagai hal yang dibandingkan pada artikel Overwatch lawan Battleborn ini, hasilnya adalah seimbang. Masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri, dan untuk pembaca yang masih bingung memilih untuk beli yang mana, maka kesimpulan saya:
  • Bagi kamu yang menyukai game yang lebih kearah FPS dan permainannya berjalan cepat dari satu game ke game lain, kamu bisa memilih Overwatch. Karena peran setiap karakter dan mode yang ditampilkan lebih unggul dibanding Battleborn.
  • Sedangkan bagi kamu yang lebih suka petualangan co-op dan game MOBA yang kita kenal selama ini, maka kamu bisa memilih Battleborn. Sebab di Overwatch, seluruh mode permainannya lebih kearah kompetitif dengan pemain lain.