TUTUP

Microtransaction Sea of Thieves Akan Hadir 3 Bulan Setelah Rilis! Kabar Baik atau Buruk?

Microtransaction hadir setelah 3 bulan perilisan, menurutmu apakah juga akan menuai kontroversi seperti Battlefront 2?

Kurang dari satu bulan Sea of Thieves secara resmi akan diluncurkan dan sejauh ini banyak gamer dan mungkin salah satu dari kalian telah mencicipi game besutan Rare ini lewat early alpha atau beta test.

Menurut Rare, game ini tidak akan menghadapi kontroversi microtransaction seperti Star Wars Battlefront II milik Electronic Arts... kok bisa? Karena perusahaan telah mengkonfirmasi bahwa microtransaction Sea of Thieves tidak ada (setidaknya pada saat perilisan).

Joe Neate selaku Executive Producer Sea of Thieves menegaskan bahwa mereka akan menambahkan microtransaction ke dalam game setidaknya sekitar tiga bulan setelah perilisan atau bersamaan dengan update besar pertama game ini.

"Kami berpikir keras dan panjang tentang apa yang benar untuk memberikan pengalaman terbaik game kami, dan hal utama yang kami pikirkan adalah kami harus bisa memberikan unsur kesenangan atau sosial dari game. Tidak ada penambahan progres atau kekuatan secara instan, yang artinya tidak ada loot box atau loot crate."

Mekanisme microtransaction mungkin saat ini sering kita temui di game-game terbaru. Call of Duty dulunya tidak pernah mengenalkan mekanisme loot box sebelum akhirnya muncul diĀ Call of Duty: WWII. Sementara EA terpaksa menghapus loot box mereka setelah kontroversi yang telah membuat marah banyak gamer dan sampai saat ini loot box tersebut juga tidak kembali.

Tampaknya Rare telah belajar banyak dari kesalahan yang dilakukan oleh para pengembang dan penerbit sebelumnya dengan mengambil cara terbaik menghindari kontroversi yang mungkin hadir di microtranscation Sea of Thieves adalah dengan menundanya.

Dan seperti yang bisa kamu lihat lewat kutipan Executive Producer yang menyatakan tidak ada loot box di microtranscation Sea of Thieves, artinya tidak ada "perjudian" dan kemampuan untuk langsung membayar item spesial secara langsung.

Satu fakta menarik adalah biasanya first party game memang jauh dari unsur monetisasi semacam ini. Kita bisa mengambil contoh seperti Horizon Zero Dawn di PlayStation atau Super Mario Odyssey di Nintendo yang menggunakan ekspansi DLC sebagai ganti loot box.

Maka menurut kami Microsoft mungkin akan mengecewakan beberapa orang dengan menambahkan microtransaction Sea of Thieves, tidak peduli kapan mereka akan hadir dan tidak peduli mekanisme apa yang mereka terapkan.

Bagaimana menurut pendapatmu? Apakah microtransaction Sea of Thieves yang rencananya hadir tiga bulan setelah perilisan game akan dianggap lumrah bagi gamer? Atau sebaliknya justru akan memperparah keadaan? Tulis di komentar ya!

Diedit oleh Fachrul Razi