TUTUP

Game Paling Ditunggu yang Batal dan Tertunda Perilisannya

Dukungan nama studio besar bukan jaminan suatu game akan selesai dan dirilis di pasaran. Berikut kita beberkan beberapa game perilisannya dibatalkan dan beberapa yang masih ditunda karena meleset dari penetapan waktu rilis pertamanya.

Bercerita mengenai game pasti tidak ada habisnya. Ada kisah kesuksesan yang diraup dalam waktu singkat bahkan dengan gameplay-nya yang sederhana, seperti melalui Flappy Bird dan Angry Bird. Ada pula yang sukses dengan basis penggemarnya yang pada dasarnya sudah terbangun sangat kuat, misalnya franchise-franchise besar seperti Grand Theft Auto, Final Fantasy, dan Star Wars. Tapi apakah kalian tahu, bahkan dengan nama besarnya bukan berarti game tidak bisa dibatalkan proses pembuatannya. Nama besar bukan jaminan bahwa game-game dengan kisah terbaik, diapastikan semua seri game-nya eksis di pasaran. Berikut kita beberkan beberapa game paling ditunggu perilisannya yang ternyata dibatalkan, dan game paling ditunggu lainnya yang masih ditunda karena meleset dari penetapan waktu rilis pertamanya. Darth Maul Status: Dead Star Wars merupakan salah satu franchise yang agak unik perjalanannya. Dengan nama besar yang disandangnya, tentu bukan masalah untuk mencari pasar yang mau memainkan game-game yang dikembangkan berdasarkan dunia Star Wars. Tapi ternyata tidak demikian. Bahkan game dengan kualitas ceritanya yang  terjamin masih bisa gagal karena berbagai macam alasan yang tentunya mungkin tidak akan terbayangkan sebelumnya. Kisah yang tragis menimpa sang Sith kegelapan dari Star Wars, Darth Maul. Di tunggu banyak penggemar dan dikembangkan oleh studio yang berhasil dengan Force Unleashed II, eh justru sang pemilik dunia perang bintang ini yang membunuh konsep game yang bakalan membawa pengalaman baru bagi para maniak Star Wars. Tidak lain adalah George Lucas itu sendiri. RedFly sebagai studio yang bertanggungjawab untuk mengembangkan Darth Maul dipaksa untuk berulang kali menghasilkan prototipe dan merubahnya untuk memenuhi ekspektasi dari LucasArts. Finalnya adalah saat mereka mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan sang kreator George Lucas untuk memaparkan konsep yang akan mereka usung bagi Darth Maul. George Lucas malah merubah konsep apik tersebut dengan tambahan yang tidak masuk diakal, ia ingin Darth Talon seorang Sith perempuan yang hidup di 170 tahun ke depan dari masa Darth Maul, bertarung bersama. Banyak penggemar yang terheran-heran dengan arahan game yang seharusnya akan banyak terinspirasi gameplay-nya dari Batman: Arkham Asylum dari Rocksteady, yang dirilis setahun sebelumnya. Namun akhirnya malah lebih tragis, Juni tahun 2011 proses pengembangan di batalkan. Video gameplay Darth Maul yang  terlihat sangat terpoles malah malah terasa hilang bagai debu. Ekspektasi penggemar hingga saat ini masih ada, namun entah adakah yang akan melanjutkan konsep ini. [youtube_embed id="Px42iTeEn2I"] Lanjut ke halaman 2.... The Last Guardian Status: Alive “Sang penjaga terakhir” merupakan sebuah game yang  rencananya akan menjadi bagian terakhir dari trilogi ICO / Shadow of the Colossus sampai sang kreator utama dunia ini, Fumito Ueda keluar dari Sony di akhir tahun 2011. Game ini berkisah mengenai seorang anak kecil yang melarikan diri dari sebuah kastil raksasa dengan bantuan makhluk yang  tampak seperti elang kucing gigantis bernama Trico. Banyak yang menduga-duga Trico ini makhluk yang sama dengan Collosus (dari Shadow of the Colossus), dan ada pendapat yang mengemuka bahwa bocah lelaki ini masih memiliki hubungan  dengan Ico (dari ICO). Saat berita ini ditulis, telah beredar rumor mengenai pembatalan game yang sangat dipuji-puji pada saat pemutaran trailer pertamanya di tahun 2009 ini. Ini diperkuat dengan tweet dari dua orang jurnalis Rusia yang  sudah banyak dikenal di negara dingin tersebut. Namun ternyata rumor itu langsung terbantahkan oleh pernyataan kepala produksi software Sony Amerika, Scott Rohde. Ia mengatakan bahwa semuanya itu rumor dan proses pengembangannya ia pastikan pada bulan Maret lalu masih berjalan dengan Fumito bekerja secara freelance. Tinggal kita tunggu kapan Sony memutuskan untuk mengenalkan kembali trilogi game yang banyak ditunggu oleh para penggemarnya ini. Agent Status: Alive Game besutan Rockstar ini pertama kali diperkenalkan untuk konsol PS3 di tahun 2007 lalu. Para penonton sangat riuh pada saat itu. Namun dua tahun kemudian,  ternyata ekspektasi tidak sama dengan sebelumnya. Agent merupakan game dengan tema intelijen, spionase, dan pembunuhan-pembunuhan politik. Setting waktunya pun diambil saat perang dingin di tahun 1970. Bisa dibilang mirip dengan film James Bond lah. Kita tahu belum lama ini sang pengembang meraih banyak pujian dengan game mereka GTA 5 yang memang tidak dipungkiri lagi kebesarannya. Sang publisher Take Two juga baru-baru ini telah mengisi perpanjangan paten nama Agent dan telah disetujui oleh otoritas terkait. Mereka juga mengkonfirmasikan bahwa anak perusahaan dari Rockstar Games akan mendistribusikan sebuah game untuk PlayStation 4 dan Xbox One di tahun ini. Tapi masih belum banyak berita mengenai apa sebenarnya game ini, entah Agent atau mungkin sesuatu yang baru. Yang perlu diingat bahwa sang presiden dari Take Two, Ben Feder, pernah menyatakan bahwa ia ingin Agent menjadi salah satu GTA selanjutnya. Kita tunggu saja kabar terbarunya nanti. Lanjut ke halaman 3... Beyond Good & Evil 2 Status: Alive Dikembangkan oleh orang-orang dibalik Rayman Legend, sekuel Beyond Good & Evil merupakan salah satu judul yang banyak ditunggu-tunggu oleh para fans beratnya. Hingga saat ini, info yang beredar di internet ada tiga. Yang pertama adalah trailer awal yang dilepaskan ke publik pertama kali di tahun 2008. Kemudian yang  kedua adalah bocoran yang sempat muncul di tahun 2010. Dan yang terbaru ini dan memastikan bahwa game ini masih berada di jalur yang tepat  adalah kemunculan artwork dari sang tokoh  utama di prekuelnya, Jade. Artwork ini ditampilkan oleh sang  kreator dunia Rayman, Michael Ancel, saat sedang bermain PlayStation bersama tim Ubisoft Montpellier-nya di Twitch, salah satu kanal online terbesar untuk streaming bermain game secara real-time. Ia menjawab segala pertanyaan yang diajukan oleh para penggemarnya disini. Dan benar saja, ada yang menanyakan tentang nasih sekuel game Beyond Good & Evil ini. Ia menjelaskan banyak mengenai kelanjutan proses pengembangan game ini. Ia mengakui bahwa tim dan peralatan yang tersedia telah cukup untuk memulai proses itu. Ia juga menambahkan bahwa sekarang merupakan waktu yang tepat untuk menyatukan semua elemen yang telah mereka persiapkan selama ini.  Kita Cuma bisa berharapa akan ada kabar baik selanjutnya, setidaknya di waktu dekat ini. Cry On Status: Dead Update: Setelah Mati Selama Enam Tahun, Hironobu Sakaguchi Bangkitkan Cry On!? Cry On diperkenalkan pertama kali ditahun 2005. Game Action RPG ini didesain langsung oleh perusahaan milik Hironobu Sakaguchi, pencipta franchise Final Fantasy, Mistwalker. Namun pada akhirnya diumumkan untuk dibatalkan tiga tahun kedepan. Game yang rencananya akan datang untuk konsol Xbox 360 ini dikembangkan bersamaan oleh bantuan Cavia, studio yang mengembangkan Nier, dan direncanakan untuk menggunakan musik buatan Nobuo Uematsu dan karakter rancangan Kimihiko Fujisaka. Hironobu Sakaguchi sendiri berperan ganda menjadi penulis skenario sekaligus produser Cry On yang akan mengangkat  tema ‘air mata’. Sayang akhirnya game ini ditunda akibat keadaan pasar game pada saat itu. Sakaguchi sendiri sangat menyayangkan hasil ini. Hingga saat ini yang  sempat tersebar ke dunia maya hanyalah beberapa lembar artwork sederhana saja. Skenario yang telah selesai 50 persen akhirnya harus ditinggalkan. Sangat disayangkan sekali. Zettai Zetsumei Toshi 4: Summer Memories Status: Dead Serial Zettai Zetsumei Toshi cukup populer di Jepang dan sekuel keempatnya ini merupakan versi pertama yang akan dirilis untuk konsol PlayStation 3. Namun sayang sekali, akibat dari gempa dan tsunami di Tohoku pada tahun 2011, dan untuk menjaga perasaan para korban, mengingat game ini memang mengangkat perjuangan hidup di tengah setting saat bencana alam, akhirnya game tersebut dibatalkan pengembangannya. Game bergenre adventure ini rencananya akan mendukung penggunaan PlayStation Move. Di sini kalian akan bermain dengan tujuan melarikan diri dari kota yang telah hancur akbiat bencana gempa, menemukan jalan aman melalui reruntuhan bangunan, dan menghadapi orang-orang lain yang sedang panik dan ikut berlarian menyelamatkan diri. Game ini direncanakan memiliki 60 karakter yang dapat dipilih, paling banyak diantara para prekuelnya, namun sepertinya memang apa mau dikata. Entah apakah ada hubungannya antara tema game yang ternyata mengangkat hal yang  sama dengan gempa yang terjadi di Jepang tiga tahun silam itu. Lanjut ke halaman 4... Dead or Alive: Code Chronos Status: Dead Salah satu franchise fighting yang sudah melahirkan banyak game ini ternyata juga punya cerita tentang kegagalan perilisan game. Dead or Alive: Code Chronos merupakan salah satu bocoran yang dibeberkan di tahun 2005 oleh mantan presiden Team Ninja, Tomonobu Itagaki. Dan dari beberapa sumber mengatakan bahwa kisahnya dari game ini nantinya adalah awal mula dari DoA, kisah mengenai dua punggawa reguler DoA, Ayane dan Kasumi. Tidak banyak yang tahu apakah nanti game ini bergenre fighting atau tidak. Bahkan ada rumor yang beredar bahwa genre-nya adalah RPG. Kalau saja itu benar pasti akan menjadi sangat menarik. Tetapi hal sebaliknya terjadi. Pada tahun 2008, Itagaki mengundurkan diri dari kepemimpinan developer milih Tecmo Koei ini setelah ada perseteruan mengenai royalti yang belum dibayarkan. Hal ini membuat masa depan dari Code Chronos tidak menentu. Nah, dua tahun berselang, pimpinan baru Team Ninja, Yosuke Hayashi, mengumumkan kepastian dibatalkannya game ini. Sejak saat itu, DoA: Code Chronos bisa dibilang  telah tiada. The Getaway 3 Status: Dead Bisa dibilang game ini merupakan Grand Theft Auto dengan setting di London. Direncanakan ekslusif untuk PlayStation 3, game ini mengusung  cerita yang mungkin bagi penggemar game-game action gangster seperti ini sudah banyak tahu. Ada pendapat yang bilang bahwa Getaway merupakan gabungan Get Carter, GTA dan Driver. Demo yang pernah sempat dirilispun banyak menuai pujian. Namun pada akhirnya sang publisher Sony memutuskan pada tahun 2008 untuk menghentikan proses pengembangan game ini bersama satu game lainnya yang berjudul Eight Days, game yang memiliki genre yang sama. Keputusan Sony ini dipengaruhi juga oleh kesibukan studio developer yang sukses memndapatkan keuntungan di game EyeToy dan SingStar. Banyak yang menyayangkan hal tersebut, namun mungkin keputusan ini memang yang terbaik. Getaway pertama bisa dibilang berhasil mendapatkan tempat di hati para penggemar genre action ini. Namun sekuelnya bisa dibilang gagal total dan akhirnya kerugian yang diperoleh jauh dibawah ekspektasi awal. Mungkin untuk menutup kerugian tersebut sekaligus ingin mencari aman, Sony akhirnya memutuskan membatalkan game ini.