TUTUP

Setelah Mati Selama Enam Tahun, Hironobu Sakaguchi Bangkitkan Cry On!?

Butuh segudang Phoenix Down untuk bangkitkan gamenya pria berkumis ini...

Hironobu Sakaguchi merupakan legenda tersendiri dalam dunia video game. Banyak yang mengaguminya karena game yang dibuatnya banyak yang menyajikan jalan cerita yang emosional. Salah satunya yang sangat memorable adalah Final Fantasy VI. tahun 2005 lalu, pria yang juga sering disebut sebagai bapaknya serial Final Fantasy tersebut memberi secercah harapan melalui sebuah game baru yang mengusung tema air mata dan kesedihan dia rencanakan melalui studio-nya, Mistwalker, dan dikembangkan bersama studio lainnya, Cavia (mereka ini dikenal melalui serial Nier, dan Resident Evil The Darkside Chronicles). Hironobu Sakaguchi sendiri juga mengatakan jika game berjudul Cry On tersebut bakal memiliki cerita yang emosional. Cry On dikerjakan setelah Lost Odyssey dan Blue Dragon, serta masih untuk platform yang sangat membutuhkan sokongan RPG Jepang, Xbox 360. Sayangnya, game tersebut dibatalkan di akhir 2008, dengan alasan kondisi pasar ekonomi global yang tidak menjanjikan untuk masa depan game tersebut. Dan tidak lama kemudian, pertengahan 2010 studio Cavia yang bekerjasama mengembangkan ide Hironobu Sakaguchi tersebut juga ditutup, dan mereka kemudian Cavia serta perusahaan induknya, AQ Interactive (yang membantu Mistwalker mengembangkan The Last Story), diserap ke dalam developer game serta perusahaan anime Jepang, Marvelous. Saat itu, Hironobu Sakaguchi hanya menunjukkan Cry On dalam bentuk beberapa concept art saja. Tidak ada penjelasan yang lebih detail. Namun enam tahun kemudian, melalui channel YouTube-nya, boss Mistwalker tersebut meng-upload trailer concept game tersebut ke dalam channel YouTube-nya, dan menunjukkan bayangan tema yang akan dia tuju untuk game tersebut. Langsung saja kalian lihat trailernya di bawah. [youtube_embed id="mBR3CcJslC4"] Coba ada yang mau menggelontorkan dana dan melanjutkan proyek ini ya, senggol Microsoft misalnya, yang sejauh ini Xbox One-nya masih kekurangan RPG Jepang yang bisa menjadi magnet membuat konsol mereka lebih laku di Jepang (ya, konsol tersebut sejauh ini masih jauh di bawah PS4 dan Wii U penjualannya, baca: PS4 dan Wii U Sukses Lengserkan Orang Nomer Satu Microsoft di Jepang!). Sementara itu, kami juga tidak bisa menduga apa motivasi Hironobu Sakaguchi meng-upload trailer tersebut ke channel-nya. Sekadar PHP? Dia memang punya persediaan Phoenix Down dan membangkitkan game tersebut? Atau memang ada rencana lainnya? Sejauh ini, timnya, Mistwalker hanya memiliki satu game yang cukup serius dikembangkan, yaitu game mobile Terra Battle. Kalian pengguna Android yang memiliki kenangan dengan gamenya Hironobu Sakaguchi, dan masih belum juga bisa memainkan Terra Battle karena terkendala region lock, bisa mencoba trik dari kami melalui artikel ini: Game Android Terbaik 2014! Game tersebut mungkin tidak memiliki jalan cerita yang emosional, namun dari segi mekanis yang menggabungkan trading card game serta RPG, serta musiknya, ya musiknya dibuat oleh Nobuo Uematsu, langsung membuat kami terkenang pada Final Fantasy jadul!