TUTUP

Resident Evil Revelations 2 Bisa Membuat Kalian Lupa Pada The Evil Within

Sama seremnya, dan juga sama pelit peluru, tapi ada dua cewek cantik jadi karakternya!

Buat silau musuh, lalu serang ketika pandangan mereka kabur...[/caption] Menyambut Halloween biasanya memang banyak produk hiburan berbau horor bermunculan. Jika kekurangan pun, kami punya daftar, game yang masuk kategori menakutkan (baca: 10 Game Berikut Ini Bisa Membuatmu Pipis di Celana!). Sayangnya, horor terbaru Capcom yang resmi mereka konfirmasikan selama event press conference pre-TGS 2014 Sony awal September lalu, yaitu Resident Evil: Revelations 2 (Biohazard Revelations 2 di Jepang) ternyata justru muncul menghantui bulan kasih sayang, tepatnya 17 Februari 2015 mendatang. Capcom bakal merilisnya secara episodic, dan akhirnya nanti versi full gamenya juga akan dirilis penuh untuk PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One dan PC melalui Steam. Resident Evil Revelations 2 juga menjadi seri pertama di tengah serial Resident Evil yang mengajukan gameplay co-operative tanpa harus online.


[page_break no="" title="Pantas Menjadi Survival Horror"]
Hemat pelurumu non![/caption] Duniaku sempat melihat demo game ini selama TGS 2014 lalu, dan memang pantas juga mendapat sebutan sama seperti The Evil Within, game dengan genre action - horor, namun sangat kental unsur survivalnya (baca: The Evil Within Membuatmu Berpikir Seribu Kali Ketika Mau Menembak!). Kalian pemain Resident Evil Revelations pertama akan kembali ditantang untuk bisa survive dengan sumber daya yang terbatas. Dan game semacam inilah yang seharusnya pantas disebut sebagai survival horror, bukan semua game bertemakan zombie yang melegalkan kalian memberondong ratusan peluru. Kalian pasti gak tega melihat Claire dikunyah bang zombie, bukan!?[/caption] Dengan semakin banyaknya game yang muncul, semakin banyak game yang diberi label sebagai game survival-horror tetapi tidak terasa nuansa horror ataupun survival-nya. Ambil saja sebagai contoh Resident Evil 5 dan sekuelnya, lalu Dead Space 3 atau juga seri Dead Rising. Memang game tersebut memiliki hal-hal yang menyeramkan seperti zombie, tetapi hal tersebut tidak serta merta membuat game tersebut menyeramkan. Kita juga tidak merasakan kebutuhan akan ‘survive’ yang mendesak dalam game-game tersebut. Malah lebih terasa seperti game action. Lanjut ke halaman 2...
[page_break no="" title="Menguji Rasa Takut Kita"]
Penjara seperti ini harusnya lebih butuh paranormal karena berhantu, bukan berzombie dan butuh polisi kece untuk memberantasnya![/caption] Kenapa ya akhir-akhir ini game bertema zombie lebih suka memilih setting sebuah pulau terisolasi yang penuh zombie?[/caption] Resident Evil: Revelations 2 akan kembali mengajak kalian merasakan tantangan survival, seperti yang pernah diberikan Capcom di seri awal Resident Evil. Demo terakhir game ini yang ditunjukkan Capcom menampilkan Claire Redfield dan Moira Burton, menjelajahi semacam penjara yang ditinggalkan di sebuah pulau (setelah mereka menghadiri sebuah pesta di TerraSave, diserang sekelompok orang, yang membawa dan menyekapnya di penjara tersebut), dan dipenuhi makhluk undead yang familiar sejak kalian memainkan serial ini pertama kali di PSOne. Bahkan Claire dan Moira mendapatkan semacam alat di pergelangan tangannya, yang fungsinya untuk memantau seberapa takut mereka (ya, mereka terus diawasi) menghadapi horor dalam penjara tersebut, Apa yang kami temui selama demo juga bisa kalian baca kembali di artikel sebelumnya (baca: 7 Fakta yang Harus Kamu Ketahui Tentang Resident Evil: Revelations 2). Namun ada beberapa hal yang ingin kami tuliskan kembali, selain kalian bisa melihatnya langsung melalui video demo di bagian akhir tulisan ini.
[page_break no="" title="Butuh Tantangan, Naikkan Tingkat Kesulitan"]
Boss pertama demo ini suka mengayunkan palu besarnya.... Jadi inget salah satu musuhnya The Evil Within nih![/caption] Meskipun demonya singkat, namun memperlihatkan keseluruhan Gameplay Resident Evil Revelations 2. Seperti sudut pandang permainan yang disorot dari sudut third-person, dengan sudut pandang tersebut kontrol membidik dan menembaknya menjadi lebih solid (begitu mudah seperti tipikal shooter modern), pertarungan melee-nya juga sangat responsif dan menarik (seperti tiga seri Resident Evil terbaru yang banyak disebutkan lebih terkesan action), tingkat kesulitannya bisa diset (makin tinggi, makin langka amunisi yang bisa ditemukan, makin besar tantangan survival-nya), kalian menggunakan kedua karakter untuk bekerjasama memecahkan puzzle dan bertarung. Co-op tersebut untuk permainan offline saja. Lanjut ke halaman 3...
[page_break no="" title="Partner Zapping, Co-op Satu Pemain"]
Jangan tanya senternya pakai baterai apa.... yang jelas tetap ON sepanjang permainan![/caption] Pemain kedua memang bisa mengendalikan salah satu karakter untuk pengalaman co-op. Namun melalui sebuah konsep yang disebut Capcom dengan istilah "partner zapping", dikenalkan pertama kali melalui Resident Evil Zero, maka kalian yang suka main sendirian pun bisa bebas gonta-ganti antara kedua karakter.
[page_break no="" title="Claire Sebagai Penyerang"]
Mengendap-endap melalui musuh, atau mendekati mereka untuk menyerang dari belakang.[/caption] Setiap karakter memiliki gaya bertarungnya sendiri. Claire handal menggunakan senjata api, seperti handgun dan shotgun yang ditemukan di sepanjang penjara, atau pisau yang bebas digunakan untuk pertahanan jarak dekat. Karena itulah hanya Claire saja yang kalian andalkan untuk bertarung jika tidak memilih untuk mengendap-endap atau kabur. Claire bisa memulihkan dirinya dengan herb, namun tidak seperti prekuelnya, memulihkan diri butuh waktu (lebih realistis lah!). Dan parahnya, tombol aksi perlu ditekan terus sambil Claire memasukkan herb ke dalam sprayer yang kemudian disemprotkan untuk memulihkan lukanya. Mau pulihkan diri saja butuh waktu![/caption]
[page_break no="" title="Moira Sebagai Pendukung"]
Ini senter ajaib, bisa menangkal makhluk gaib![/caption] Di sisi lain, Moira sekadar mendukung saja. Perlengkapan utamanya adalah senter, yang ditemukan bersama pusau Claire. Bukan senter biasa. Selain berperan untuk menerangi ruangan dan memberi Claire dukungan sinar, hanya dengan senter kalian bisa mengganggu pandangan atau bahkan men-stun Afflicted (digambarkan sebagai makhluk yang kejam dan langsung menyerang karakter begitu dia melihatnya. Monster bertubuh tidak jelas ini, bisa menggunakan senjata seperti kapak, kunci inggris, dan gergaji. Selain menerangi, dan senjata, juga berperan semacam scanner Genesis dari Resident Evil Revelations pertama, yaitu untuk mencari keberadaan item tersembunyi dan rahasia yang tidak terpantau mata Claire. Moira juga bisa menggunakan linggis yang bisa diagunakan untuk menahan pintu, menjadikannya senjata pertahanan dadakan, melumpuhkan musuh jika dia menyerangnya dari belakang, atau bahkan menghabisi musuh yang sedang terkapar di lantai. Lanjut ke halaman 4... 2 wanita pemberani lawan 1 zombie penasaran... siapa yang menang?[/caption]
[page_break no="" title="Banyak Puzzle Menyambut"]
Sejauh ini puzzle sebatas nyari kunci saja...[/caption] Elemen eksplorasi lainnya yang kami temui dalam demo, puzzle standar seperti sekadar mencari kunci pintu bakal dipermudah dengan kalian mendapat tampilan seperti apa kunci yang diperlukan ketika berada di dekat pintu tersebut, jebakan atau rintangan di perjalanan terkadang memerlukan usaha kerjasama dua karakter juga untuk melaluinya, mereka juga akan sering dipaksa mengendap-endap untuk menghindari berntrok dengan musuh sebagai bagian dari manajemen peluru, dan cerita serta atmosfernya digambarkan lebih serius. Capcom selalu memberi petunjuk sebuah pintu membutuhkan kunci seperti apa...[/caption]
[page_break no="" title="Batasi Item yang Dibawa"]
Jika perlu kalian jongkok di pojokan saja terus menerus untuk hemat peluru,,,[/caption] Menu inventory dikembalikan dalam Resident Evil Revelations 2, dan Claire serta Moira memiliki jatah yang berbeda. Claire datang dengan 10 slot, sedangkan Moira hanya lima saja. Sejauh ini belum diketahui apakah senjata, amunisi, dan key item juga memenuhi slot tersebut. Kedua karakter juga bisa jongkok dan menyusup/mengendap-endao, untuk menghindari potensi konfrontasi dengan musuh. Tidak seperti Resident Evil Revelations, kalian bisa dengan mudah melakukan gerakan menghindar, dengan hanya menekan kombinasi tombol dan D-pad.
[page_break no="" title="Raid Mode Dipastiken Kembali"]
Langkah Claire dan Moira terus diawasi... bahkan ke toilet pun mereka gak berani![/caption] Hanya Claire saja yang bisa tewas, dan menghasilkan Game Over. Moira, ketika terluka, hanya pingsan saja dan perlu dipulihkan Claire, namun itu tidak berujung pada Game Over. Battle Points (BP) kembali di sini, dalam bentuk jewel untuk Claire dan Moira (misalnya, Topaz melambangkan 100 BP), yang mengindikasikan akan kembalinya Raid Mode. Untuk lebih jelasnya, kalian lihat saja video pertama yang menampilkan gameplay Resident Evil Revelations 2 di bawah. Screenshot yang kami berikan di sini juga baru, yang diambil langsung dari adegan selama demo berlangsung. [youtube_embed id="4jTWAwkVDkc"]