TUTUP

Life is Strange Ep. 3 Perlihatkan Lebih Banyak Fungsi Kekuatan Super Karakter

Begini hasilnya ketika karakter berkekuatan super muncul di tengah kehidupan sekolah...

Square Enix dan Dontnot Entertainment mengkonfirmasikan jika Episode ketiga Life is Strange yang berjudul Chaos Theory, bakal dirilis 19 Mei besok untuk PlayStation 4, Xbox One, PlayStation 3, Xbox 360, dan PC. Menurut developer, dalam cerita ketiga Life is Strange ini, penyelidikan Max dan Chloe mengenai kasus menghilangnya salah satu teman mereka, Rachel Amber mengantarkan keduanya masuk dengan paksa ke dalam Blackwell Academy di malam hari, untuk mencari petunjuk dan jawaban atas misteri tersebut. Rahasia dibalik raibnya Amber bakal terkuak, serta Max juga menemukan cara lain menggunakan kekuatannya dalam mengendalikan waktu. Dan screenshot terbaru yang dirilis developer menunjukkan ketika Max dan Chloe berusaha menyusup ke dalam ruang kantor kepala sekolah. Episode 2 Life is Strange dirilis 24 Maret lalu, mengiringi episode pertamanya yang sudah eksis sejak 30 Januari lalu. Game yang terfokus pada cerita yang disampaikan secara episodic (total 5 episode) ini mengisahkan tentang seorang mahasiswi yang memiliki kekuatan super mampu memutar balikkan waktu. Seperti episode pertamanya, Life is Strange Episode 2 ditawarkan secara digital dengan harga $4.99 / £3.99 / €4.99, atau sekitar Rp. 62 ribuan (Rp. 48 ribu di Steam). Kalian juga bisa membeli “Complete Season,” berisi kelima episodenya, dengan harga US $19.99 / £15.99 / €19.99, atau sekitar Rp. 250 ribuan (Rp. 190 ribu di Steam). Jika kalian membeli episode pertamanya, namun kemudian merasa tertarik dan ingin membeli semua episode sisanya, bisa mengarahkan pada “Season Pass” game ini yang berisi episode dua hingga lima, dengan harga $17.99, atau sekitar Rp. 235 ribuan. Dan jika kalian belum bisa memutuskan untuk membelinya, disediakan free trial untuk sekadar mencoba dulu game ini di setiap platform. Game ini mengisahkan bagaimana kedua karakter utamanya mencoba memecahkan kasus misterius. Mengambil lokasi di kota fiksi Arcadia Bay, Oregon, dimana seorang murid bernama Maxine Caulfield dan temannya, Chloe Price yang saat itu sedang menyelidiki misteri menghilangnya teman mereka, Rachel Amber. Max, murid kelas fotografi yang baru saja kembali ke Arcadia Bay setelah meninggalkannya selama 5 tahun, mendapati selama dalam game Life is Strange ini ternyata dia memiliki kemampuan supernatural untuk memutar kembali waktu setiap saat — sebuah kekuatan yang bisa merubah plot cerita pemainnya. Kekuatan Max tersebut menjadi keunikan mekanis game ini, dan berperan besar dalam menentukan jalan cerita selanjutnya, karena kalian bisa memutar balikkan waktu seandainya percakapan dengan karakter lainnya tidak sesuai harapan. Namun bagaimana pun kalian berusaha memutar balik waktu dan memperbaiki pilihan, tetap saja tidak ada pilihan paling benar dalam game ini. Setiap keputusan dan pilihan memiliki plus – minusnya tersendiri, dan kekuatan tersebut terungkap selama memainkan Life is Strange Episode 2 Out of Time. Sedikit flashback, dalam Life is Strange Episode 2 Out of Time, kalian mulai melihat bagaimana pilihan yang diambil dalam episode pertama mempengaruhi jalannya cerita, dan kalian bakal menjumpai banyak misteri dan kejutan nantinya, yang dibawa terus sebagai rangkaian cerita yang saling berhubungan hingga episode kelima. Dalam Life is Strange Episode 2 ini kalian juga bakal mengenal beberapa lokasi baru seiring Max keluar dari lingkungan sekolahnya, Blackwell Academy serta menjelajahi area baru di Arcadia Bay. Kalian bisa mendapatkan lebih banyak informasi sehubungan kota tersebut, penduduknya, dan masalah sosial yang terjadi di sana. [read_more link="http://www.duniaku.net/2015/01/30/mainkan-life-is-strange-kalian-bisa-mencurangi-kehidupan-dan-jalannya-waktu/" title="Mencurangi Waktu Dalam Life is Strange"] Selama episode dua, Max menghabiskan waktu bersama Chloe, dan mengetahui jika ayah Chloe telah meinggal, ibunya menikah lagi, serta perkembangan jiwa remakanya yang justru memperlihatkan sikap memberontak karena keadaan, serta tipikal kehidupan remaja (minuman keras, obat-obatan, dan juga kegeraman akan musik rock n’ roll -- yah, game ini hanya untuk kalian yang sudah berusia minimal 16 tahun). Sementara Max dan Chloe mulai membangun kembali persahabatan mereka, ada ketegangan diantara keduanya, yang disebabkan usia mereka yang beranjak dewasa, mereka sudah berubah, dan justru karena mereka bukan lagi dua anak perempuan innocent seperti masa-masa indah dulu, ada kesedihan yang diperlihatkan muncul karena fakta tersebut. Menurut kami kekuatan utama Life is Strange adalah memaksa kalian berpikir dengan mengandalkan emosi dan logika. Dan ada banyak opsi keputusan yang ditawarkan di sini. Kalian akan makin bingung mana yang benar untuk sebuah hasil akhir yang sesuai keinginanmu. Karena setiap keputusan dan pilihan memiliki plus – minusnya tersendiri. Dan apa yang kalian tentukan selama episode pertama, juga dibawa dalam episode kedua ini. Ditambah dengan karakter baru yang ditemui selama episode kedua, kalian susah menentukan mana karakter yang bisa dipercaya di tengah usaha mencari kebenaran atas menghilangnya Amber. Apakah kalian mau membantu seseorang tanpa diminta, atau maukah kalian berbaik hati pada seseorang yang sudah bersikap tidak baik pada karakter. [read_more link="http://www.duniaku.net/2014/08/18/gamescom-2014-life-is-strange-adalah-ketika-dua-cewek-berbeda-sifat-memiliki-hubungan-yang-dekat/" title="Life is Strange, Dua Cewek Berbeda Sifat Miliki Hubungan Dekat"] Jika kalian sudah memainkan dua episode sebelumnya pasti merasakan game ini begitu baik dalam menggambarkan kepribadian tiap karakter. Mereka dibuat berbeda satu-sama-lain, dan setiap reaksi dari respon padanya juga begitu dalam. Kami yakin siapa pun yang sudah memainkan episode sebelumnya tidak sabar menantikan Life is Strange Chaos Theory dirilis 19 Mei nanti. Sumber: [outbound_link text="Steam" link="http://store.steampowered.com/app/319630/"]