TUTUP

Dissidia Final Fantasy Ace Dirilis, Seperti Ini Aksinya "Bermain" Kartu Lawan Karakter FF

Kadet nomer satu dari Akademia ini hadir membawa deck kartunya, bertarung dari jarak jauh, dan tetap lincah menggunakan teleport... seperti apa serunya pertarungan Ace lawan karakter Final Fantasy lainnya?

Setelah akhir Agustus 2016 lalu Square Enix mengumumkan rencana update Dissidia Final Fantasy Arcade, yaitu dengan memasukkan karakter baru ke tengah roseternya, melalui Ace dari Final Fantasy Type-0, akhirnya hari ini mereka resmi membuka akses pemain untuk mulai memainkannya. [read_more id="265331"] Bersamaan dengan Ace, Square Enix juga menggulirkan update September 2016 dengan sebuah event baru, “Battle of the Gods” yang mengetengahkan pertikaian antara dewa Spiritus dan Materia yang mewakili kubu cahaya dan kegelapan, tipikal cerita Final Fantasy. Kalian bisa  berpihak pada salah satu dewa, dan bertarung untuk menguasai dunua. Tidak peduli kalian bermain dalam pertarungan skala nasional, atau sekadar menjalankan misi, semua pemain yang berpartisipasi dalam event, dan nilai total poin yang kalian di tengah pertarungan bakal menentikan kemenangan. Event ini rencananya bakal diadakan sekali sebulan, dan berjalan selama dua minggu. Kalian bisa melihat seperti apa aksi Ace melalui video yang diunggah kemarin oleh Square Enix:

Dissidia Final Fantasy Ace

Berbeda dibandingkan tipikal karakter Final Fantasy lainnya yang sudah dikonfirmasikan untuk Selama Japan Amusement Expo yang berlangsung di Chiba, Jepang pertengahan Februari 2015 lalu, Square Enix mengkonfirmasikan Dissidia Final Fantasy Arcade. Meskipun menggunakan judul Dissidia, game ini bukanlah versi remastered atau remake dari Dissidia Final Fantasy yang sudah kita kenal dulu di PSP. Mulai visual yang jelas bukan kelas handheld, beberapa sistem baru diterapkan di sini. Hanya saja sayangnya, versi Arcade menjadi semacam uji coba sebelum versi konsolnya menyusul, paling cepat akhir tahun 2016 mendatang. Ketika game ini dirirlis di Arcade akhir November 2015 lalu, pilihan karakternya memang terbatas. [read_more id="203669"] Namun Square Enix terus mendukungnya dengan pembaruan karakter, seperti Februari lalu mereka memberikan Ramza Beoulve, karakter utama dalam seri Final Fantasy Tactics. Berlanjut pada bulan Maret, stage baru, yaitu Alexandria dari Final Fantasy IX bisa dipilih sebaga bagian dari stage pertarungan, dan berlanjut April kita mendapatkan supervillain Final Fantasy pertama yang playable untuk game ini melalui Garland, yang kemudian dilanjutkan dengan supervillain kedua, Kefka Palazzo. Dissidia Final Fantasy Arcade bukan sekadar versi remastered atau remake dari Dissidia Final Fantasy yang sudah kita kenal dulu di PSP. Mulai visual yang jelas bukan kelas handheld, beberapa sistem baru diterapkan di sini. Seperti kini pertarungan menggunakan sistem tiga-lawan-tiga yang berbeda dari game aslinya (1-vs-1), kemudian ada karakter baru juga dipastikan masuk rosternnya, seperti Y’Shtola dari Final Fantasy XIV, yang memulai debut playable di sini. Kami 100% yakin Square Enix bakal memasukkan karakter dari Final Fantasy XV, namun sejauh ini belum ada yang dikonfirmasikan. [read_more id="196601"] Dissidia Final Fantasy Arcade sudah dirilis di Arcade Jepang sejak 26 November 2015 lalu. Dissidia Final Fantasy Arcade tidak dikembangkan oleh tim internal Square Enix, melainkan mereka meng-outsource ke Koei Tecmo, dan yang di luar dugaan banyak orang, Team Ninja yang berada di balik proses pengembangannya. Dan yang melegakan, seperti prediksi kami sebelumnya, game ini menggunakan sistem PlayStation 4 sebagai basisnya. Hanya saja sayangnya, versi Arcade menjadi semacam uji coba sebelum versi konsolnya menyusul, paling cepat akhir tahun 2016 mendatang. Sumber: Square Enix