TUTUP

Disney Infinity 2.0 Ternyata Bukan Sekadar The Avengers dan Marvel Super Heroes

Sukses game yang mengkombinasikan game dengan koleksi figurine Disney Infinity, mendorong Disney merilis upgrade-nya. Versi 2.0 dengan subtitle Marvel Super Heroes tersebut mendapatkan banyak dunia dan karakter baru.

Dev. / Pub. : Avalanche Software / Disney Interactive Studios Platform: iOS, PS3, PS4, PS Vita, PS Vita TV, Wii U, PC Windows, X360, X1 Release Date: 23 September 2014 Genre: Action Adventure Hanya berselang satu minggu setelah Activision menggelar press-conference peluncuran Skylanders: Trap Team, seakan tidak mau kalah dengan pesaing terdekatnya tersebut, Disney juga menggelar event mengenalkan Disney Infinity 2.0: Marvel Super Heroes awal Mei 2014 lalu. Akan ada lebih banyak “kehancuran” yang bisa dilakukan dan kisah yang lebih serius dengan para karakter Marvel, dibandingkan playset game sebelumnya yang mayoritas banyak dari karakter asli Disney.[/caption] Seperti prekuelnya, yang juga sayangnya kurang begitu populer di pasar Indonesia mengingat kebutuhan figurines untuk memainkannya yang masih terbatas, game ini mencoba pendekatan berbeda dalam menyajikan konsep integrasi figurines berbasis NFC dengan video game. Disney menawarkan konsep kebebasan bagi kita untuk menyusun cerita yang orisinal dalam pengalaman interaktif berbekal ikon-ikon Disney yang ditawarkan dalam setiap playset-nya. Karena basisnya adalah kebebasan, maka Disney Infinity lebih pas disebut sebagai sebuah game sandbox, namun tetap dengan mekanis permainan ala tipikal action-adventure lainnya. Dengan hadirnya karakter seperti Iron Man dan Thor yang memang sejatinya bisa terbang atau melayang, diperlukan sebuah setting yang lebuh luas agar kemampuan mereka tidak terlihat percuma seandainya dibatasi luas wilayah.[/caption] Untuk versi keduanya ini, sesuai yang tertulis pada judulnya, menu utama yang dijual adalah karakter dari dunia Marvel Entertainment, selain juga property milik Disney sendiri. Dan karena yang dijual adalah karakter ikoniknya Marvel, kami sudah bisa menduga jika nantinya pemburu figurine tersebut bukan sekadar anak-anak saja, dan mereka yang memang memainkan game ini, namun juga para kolektor yang tidak ingin ketinggalan melengkapi pernak-pernak yang berhubungan dengan karakter favoritnya. Untuk “edisi kedua” dari Disney Infinity yang masih dikembangkan oleh Avalanche Software ini, Disney bahkan sudah menyiapkan lebih dari 20 figurine interaktif dari Marvel Universe. Bukan hanya itu, Disney juga menggandeng penulis komik top Marvel, Brian Michael Bendis untuk membuat kisah yang original untuk game ini! Seperti yang juga diterapkan Activision melalui seri-seri baru Skylanders, bagi yang masih menyimpan figurine, power disc atau bahkan starter pack dari Disney Infinity yang pertama, tetap bisa menggunakan koleksi mereka tersebut dalam Toy Box versi kedua ini. Hanya saja base figurine dari versi Xbox 360 tidak bisa digunakan di konsol lainnya kecuali Xbox 360, dan base dari game sebelumnya di Nintendo 3DS juga tidak bisa digunakan pada game keduanya. Dan bergantung apakah kalian memutuskan akan menggunakan Infinity Base dari prekuelnya atau game keduanya ini, maka base tersebut harus dihubungkan ke konsol melalui USB. Bisa dibayangkan bukan, bagaimana jadinya jika para karakter dari property Disney lainnya, seperti Pirates of the Caribbean, The Incredibles, Monsters University hingga The Lone Ranger dan Frozen akan bertemu dengan The Avengers, dan menciptakan kemungkinan kreatifitas tanpa batas. Sebagai langkah awal, Disney akan menampilkan para karakter Marvel Cinematic Universe yang juga muncul dalam film The Avengers dua tahun silam, seperti Iron Man, Black Widow, Thor, Captain America, Hulk dan Hawkeye. Starter pack nantinya akan berisi tiga figurine (Iron Man, Thor dan Black Widow), dua Toy Box Game Disc, satu Playset The Avengers, satu base, plus satu kopi game. Sedangkan Captain America, Hulk dan Hawkeye dijual terpisah sebagai Single Pack. Semuanya hadir September 2014 mendatang. Untuk mode permainan sendiri, game ini masih menyediakan mode-mode yang sama seperti versi pertamanya dulu (ada Playset dan Toybox), dimana selain bermain dalam Toybox, kamu juga bisa memainkan para karakter The Avengers ini dalam Play Set-nya sendiri. Seperti misalnya, The Avengers Playset akan terfokus pada Loki dan MODOK yang berusaha membangun Casket of Ancient Winters, dengan bantuan Frost Giants. Hanya karakter dari franchise dimana mereka termasuk di dalamnya, yang hanya bisa digunakan dalam Playset. Skenario dalam The Avengers playset tersebut juga ditulis oleh Brian Michael Bendis, dan mengambil setting di "Marvel Manhattan." Selain itu, Bendis juga yang akan berperan menulis semua cerita Marvel Playset. Dalam mode Playset, kalian bisa memainkan banyak mode story berbasis franchise khusus yang kalian miliki Playset-nya. Cerita Playset tersebut bisa diakses dengan menempatkan potongan Playset di atas platform Disney Infinity Base yang berbasis koneksi near-field communication. Di sana ada satu titik segi enam untuk menempatkan figurine, dan menggunakannya dalam game, serta satu lagi titik segi enam untuk menempatkan potongan Playset atau Power Discs. Hanya figure dari franchise yang berhubungan dengannya yang bisa digunakan dalam Playset tersebut. Namun karakter tertentu, seperti Nova dan Iron Man, bisa kalian mainkan di luar Playsetnya, dengan cara mengumpulkan token yang terkumpul di sepanjang level. The Avengers Playset dan Spider-Man Playset mengambil setting di "Marvel Manhattan," versi lain Manhattan yang lebih luas 4x dibandingkan The Incredibles Playset dalam prekuelnya. The Incredibles Playset sendiri menawarkan setting paling luas dalam Disney Infinity. Saat berada di dalam mode Playset, kalian bisa memainkan misi rahasia, dan mendapatkan item yang bisa digunakan dalam mode Toybox. Toybox mode memungkinkan kalian membuat game dan dunia sendiri, menggunakan item yang dibuka di mode Playset. Karakter tertentu, seperti Tinker Bell tidak bisa dimainkan dalam mode Playset, hanya di Toybox. Tidak ada online multiplayer dalam Playset Mode, namun akan ada di Toybox Mode. Multiplayer lokal sendiri bisa dijalankan secara split-screen. Mekanis gameplay-nya masih sama dengan prekuelnya, Disney Infinity, dengan beberapa aspek dirubah. Selain karakter bisa bergerak di darat, beberapa yang lain kini bisa terbang dan melayang. Dengan gerakan yang lebih bervariasi serta mempercepat jarak tempuh, Avalanche Software pun membuat dunia Toybox lebih besar, dan Playset-nya juga ditambah. Beberapa karakter kini bisa memanjat dinding, termasuk itu Hulk. Beberapa karakter juga bisa melompat dengan jangkauan yang jauh, termasuk diantaranya adalah Hulk. Masing-masing karakter nantinya juga memiliki kemampuan khas masing-masing, seperti Iron Man dengan repulsor-nya, atau Black Widow dengan gerakan martial arts yang cepat dan mematikan. Mereka dibagi menjadi dua kategori, Ranged dan Melee. Karakter Ranged bertarung dari jarak jauh, sedangkan yang Melee bertarung dari jarak dekat. Gerakan signature mereka bisa dibuka seiring progress permainan. Misalnya, Drax awalnya menggunakan serangan melee untuk mengalahkan musuh, sedangkan Star-Lord menggunakan pistol. Dan seiring mereka naik level, ability baru bakal terbuka. Misalnya, ground slam Iron Man dan Thunderclap-nya Hulk akan terbuka begitu kalian memiliki cukup Skill Point. Upgrade setiap karakter juga dibuat berbeda. Iron Man bisa meng-upgrade kekuatan ledak tembakan repulsornya, sedangkan Thor dan Hulk bisa mengupgrade bagian strength, menggunakan Special Skill dan sistem Combat. Semua upgrade, skill dan progress yang kalian capai selama permainan bakal disimpan ke dalam setiap figurine. Kemudian sistem freeform unlock dalam Disney Infinity: Marvel Super Heroes menggantikan sistem berbasis roulette dari game sebelumnya. Hal lain dalam gameplay-nya yang berubah, kini jika karakter kalah dalam game, maka mereka perlu menunggu selama beberapa saat sampai bisa menggunakan karakter tersebut lagi. Developer  juga memasukkan map scanner, memungkinkan kalian berpindah antar dunianya dengan mudah. Kalian juga masih mendapatkan mission selama permainan, Untuk sekuelnya ini, level cap karakter playable-nya ditambah dari Level 15 ke Level 20, dam kini kamu juga bisa menggunakan "Skill Tree" untuk meng-upgrade kemampuan karakter -- figurine dari game pertamanya juga mendapatkan upgrade Skill Tree. Kemudian dengan harapan membuat usaha pembangunan dunia Toybox lebih mudah, mode editornya juga mendapat perbaikan dan beberapa tool yang lebih baik, termasuk di sana in-game "brushes", yang bisa otomatis membuat sebuah lokasi bagi kita, termasuk itu kota, dungein, dan juga lintasan racing. Juga ada template mini-game yang bisa dengan mudah dibangun ketika ditempatkan di dunia tersebut, atau pada Auto-Creator. Diantaranya seperti Battle Arena (yang menjadikan game ini mirip dengan Super Smash Bros.) hingga lintasan yang dihiasi banyak rintangan. Kemudian kalian bisa men-tweak dan mengubah Templates sesukamu. Onyek dari game pertamanya juga bisa dibuka di Disney Infinity: Marvel Super Heroes dengan menempatkan Playset Disney Infinity di base Disney Infinity: Marvel Super Heroes. Mau lebih mudah lagi, di sini juga masih ada fitur automated builder, yang bisa dimasukkan dalam Toybox dan akan menghasilkan dunia untuk para pemain. Automated builder yang sudah kami ketagui diataranya Eve dari WALL-E dan Sultan dari Aladdin. Kemudian fitur baru lagi di sini, dalam mode Toybox kamu juga bisa mengedit bagian interior sebuah bangunan. Interior tersebut juga bisa dihiasi bernuansa karakter tertentu. Bicara karakter tertentu, dalam prekuelnya, setiap figurine karakter memiliki Adventure mereka sendiri, sebuah level playable yang dibuat khusus untuk karakter tersebut. Adventure khusus figurine tersebut, sayangnya tidak kembali dalam Disney Infinity: Marvel Super Heroes. Sebagai gantinya, ada hal baru yang dikenalkan di sekuel ini, Toybox Game, sebuah disc yang memungkinkan kalian membuat game berbasis genre seperti tower defense atau dungeon crawling. Setiap Toybox Game dibuat sepajang 3-4 jam permainan. Toybox Game dengan gameplay tower defense bakal mengambil setting di Asgard, dan disebut Attack on Asgard. Dalam Attack on Asgard, Loki menjadi bintang, karena dia memerintahkan Frost Giants menginvasi  Odin's Palace. Kalian pun bisa membagikan Toybox cintaanmu tersebut dengan mengunggahnya ke internet. Seperti yang kami tuliskan di awal, Power Discs yang ditempatkan di atas Infinity Base untuk membuka langit, tekstur dan mainan dalam game, juga akan kembali, dan kamu bisa menggunakan Power Disc game sebelumnya. Ada dua tipa Power Discs, Circular dan Hexagonal. Circular Power Discs menawarkan boost selama in-game untuk karakter, dam Hexagonal Power Discs akan membuka langit, tekstur dan mainan. Sejauh ini ada 80 Power Discs baru dikonfirmasikan akan dirilis mendukung Disney Infinity 2.0. Beberapa diantaranya juga memiliki fitur "Team-Ups," yang membuat karakter lain muncul dalam game dan bertarung bersama pemain lain. Sedangkan Power Discs tertentu bakal membuka kostum baru untuk karakter, termasuk itu kostum luar angkasa untuk Gamora. Ditambah lagi beberapa Hexagonal Power Discs juga bisa meluncurkan serangan berbasis Area of Effect. Disney Infinity 2.0 juga mengenalkan Toybox Games, disc yang memungkinkan kita menciptakan game berbasis genre seperti tower defense. Kemudian figurine dari prekulnya jug akan mendapatkan ability tambahan melalui Skill Tree. Tambahan lainnya, karakter bisa menggunakan kendaraan beroda dua, seperti sepeda motor, selain kendaraan beroda empat. Selain anggota The Avengers, Disney akan terus menambahkan karakter Marvel lainnya, seperti Loki, Spider-Man, beberapa anggota Guardians of Galaxy juga akan segera menyusul, serta yang sudah menambah daftar Playset seperti dunia dari Maleficent, Brave (Marida), Peter Pan (Tinker Bell ) dan Lilo & Stitch (Stitch). Bahkan rumornya, karakter Star Wars pun akan masuk sebagai playset tambahan, makin memperluas pasar game suka-suka ini, karena penulis yakin ada banyak orang yang mau membeli playset hanya sekadar sebagai koleksinya saja. Oh ya, Disney juga mengkonfirmasikan versi PS Vita dan PS Vita TV game ini, namun tidak akan dirilis bersamaan dengan versi lainnya. Disney Interactive Studios baru akan menyediakannya untuk handheld Sony tersebut awal tahun 2015 mendatang.

Villains Trailer - Disney Infinity: Marvel Super Heroes (2.0 Edition)

Disney Infinity: Marvel Super Heroes (2.0 Edition) Spider-Man Play Set Trailer