TUTUP

Nostalgia Review Dino Crisis 2 - Game PS 1 yang Bikin Lupa Waktu!

Dino Crisis 2, tepat secara mekanisme, lugas secara cerita.

Di masa lalu, harus diakui ada banyak sekali game-game kelas atas yang punya pondasi cerita kuat dan gameplay menarik. PlayStation 1 pernah menjadi konsol di mana game survival memiliki kejayaan. Dulu banyak sekali game survival yang hadir di PlayStation 1 salah satunya adalah Resident Evil yang diprakarsai oleh Shinji Mikami.

Saat itu Resident Evil seakan jadi tolak ukur game-game survival dan menjadi salah satu game tersukses yang pernah dimiliki oleh Capcom. Mengikuti kesuksesan Resident Evil, Capcom pada akhirnya melepaskan game serupa namun dengan latar belakang dan karakter yang berbeda.

Dunia yang disajikan pun berbeda karena game tersebut mengambil latar belakang dunia dinosaurus, sudah ketebak bukan bahwa game tersebut adalah Dino Crisis. Kehadiran seri pertamanya yang memukau mendorong Capcom menghadirkan seri keduanya. Nah, seri kedua inilah yang bakalan kita bahas kali ini.

Maklum saja, Dino Crisis 2 punya reputasi yang tidak diragukan lagi, game pencinta survival pastinya pernah memainkan game ini. Yuk langsung saja kita bahas nostalgia review mengenai Dino Crisis 2!

Harus diakui, Dino Crisis 2 punya jalan cerita yang cukup ribet dan kompleks, apalagi untuk anak-anak kecil saat itu. Dino Crisis 2 mengambil jalan cerita dengan melanjutkan akhir dari seri pertama di mana Unit TRAT (Tactical Reconnoitering and Acquisition Team)) atau diminta tolong untuk menyelidiki menghilangnya Kota Edward City dan pedesaan di sekitarnya.

Selain itu TRAT mendapatkan misi yang cukup jelas yakni menyelamatkan 1300 orang yang selamat di kota tersebut dan mengumpulkan sisa-sisa energi yang dimiliki oleh Third Energy Project. Sebagai salah satu orang yang berpengalaman, karakter bernama Regina (tokoh utama Dino Crisis 1) turut ambil bagian dalam misi penyelamatan ini untuk membantu Dylan.

Sejak saat itulah Dylan mendapati bahwa ada banyak dinosaurus menakutkan yang mengancam hidupnya. Pembantaian demi pembantaian pun dilakukan demi menyelesaikan misi suci TRAT untuk kembali menemukan Edward City. Oiya, di sini mereka menggunakan mesin waktu untuk menyelidiki mengenai hilangnya Edward City.

Dengan jalan cerita yang cukup logis, Dino Crisis 2 memiliki pondasi cerita yang terhitung baik sehingga gamer akan terus bertanya, bagaimana kelanjutan dari Dylan dan kawan-kawan dalam misi penyelamatan ini.

Salah satu yang membuat Dino Crisis 2 menjadi sebuah masterpiece adalah karena gameplay-nya yang solid dengan berbagai macam aksi yang kental. Di sini kita hanya punya satu misi yakni memastikan setiap dinosaurus yang menghadang tewas berdarah-darah. Cukup simpel bukan? Tapi tunggu, meski begitu para dinosaurus ini cukup agresif lho.

Aksi yang kental ini semakin disempurnakan dengan mekanisme tembakan yang memukau. Dalam game ini tidak ada istilah susah resource dan reload. Untuk membeli peluru dan lain-lainnya kalian bisa langsung datangi shop saja, pilih barang, beres! Kemudian ketika bertarung, tidak ada tuh reload-reload-an, kalian hanya cukup tembak-tembak dan tembak hingga musuh tewas.

Itulah yang akhirnya membuat Dino Crisis 2 begitu seru. Karena mereka memasukkan elemen aksi yang solid dan tidak nanggung. Bisa dibilang, kita bakalan terus haus dengan dinosaurus karena mekanisme yang seperti ini. Bahkan di shop juga disediakan berbagai senjata kuat untuk semakin mempermudah perjalanan kalian bro.

Selain dari mekanisme senjata, Dino Crisis 2 sudah seperti saya bilang di atas menghadirkan jagoan baru bernama Dylan. Kalian kini bakal berpetualang menggunakan dua orang yang berbeda dan ini membuat pengalaman bermain menjadi semakin solid.

Di level tertentu kita bakal memainkan tokoh Regina dan di level selanjutnya memainkan Dylan, begitupun seterusnya. Berita baiknya, kedua karakter ini memiliki karakteristik berbeda dan juga senjata yang berbeda, itulah yang membuat para gamer semakin bersemangat untuk memainkan game tersebut. Switching karakter menjadi ide brilian yang diterapkan oleh Capcom di dalam game ini, harus diakui.

Ada apalagi ya yang bisa dibahas dari game ini? Langsung meluncur ke halaman selanjutnya!

Selain dua faktor di atas, yang membuat game ini begitu memukau adalah karena variasi musuh yang berbeda-beda. Tidak melulu soal T-Rex, bahkan kita bisa melihat dinosaurus dari yang terkecil hingga lebih besar dari T-Rex. Untuk musuh biasa, Capcom menyuntikkan musuh-musuh kecil yang punya damage kecil tapi sangat cepat.

Bila jumlahnya banyak, kita bakal kerepotan bila tidak cekatan. Selain itu banyak dinosaurus lainnya seperti Allosaurus, Compasoghnatus, Oviraptor, dan masih banyak lagi. Uniknya, T-Rex terlihat bukanlah dinosaurus terkuat di game ini. T-Rex sejatinya masih bisa dibunuh (bila tidak salah), bermodalkan senjata-senjata terkuat, kita tidak usah khawatir pasti T-Rex bakalan kalah.

Seingat saya, ada salah satu dinosaurus kuat yang tidak bisa dibunuh, berukuran superior, dan cukup merepotkan bila terkena serangan yaitu Giganotosaurus. Menurut data, dinosaurus yang satu ini berukuran tujuh meter dengan lebar 21 meter! Bertemu dengan yang satu ini dipastikan membuat nyali kita ciut.

Ukuran dinosaurus dari kecil hingga besar dan tak melulu di darat membuat game ini tampil tidak membosankan secara konten. Karena kan bosan juga melihat musuh yang modelnya itu-itu aja.

Apakah asyik game ini dimainkan di era gaming modern seperti sekarang? Mengingat game-game sekarang sudah jauh lebih baik dari segi grafis dan ada beberapa game aksi dengan konten yang lebih menarik. Jawabannya adalah yes, game ini masih cukup layak untuk dimainkan sekarang.

Satu-satunya yang cukup mengganggu adalah grafis, apalagi bila kita terbiasa main di resolusi yang cukup tinggi misalnya 1080p. Tapi untuk segi tantangan dan cerita, game ini sama sekali tidak bisa dianggap mengecewakan. Bos yang beragam tentunya memiliki tantangan tersendiri untuk dihadapi, belum lagi kita penasaran apakah nantinya TRAT bakal sukses untuk menjadi penyelamat bagi orang-orang yang terjebak di Edward City.

Jalan cerita yang terus membuat tegang inilah yang menjadi modal mengapa game yang satu ini menarik untuk diikuti. Kalian juga bisa melakukan marathon dengan memainkan seri pertama dan keduanya sekaligus lho. Belum lagi terkadang game ini memberikan kita kejutan di setiap perjalanannya.

Seri ini mirip sekali dengan Resident Evil Type 0 atau Resident Evil PS1 remaster yang rilis beberapa waktu lalu dari segi angle camera dan yang lain-lainnya, oleh sebab itu saya cukup merekomendasikan game ini untuk kalian mainkan dan game ini bisa berguna untuk menjadi selingan.


Nah, sekiranya itulah beberapa hal yang bisa dibahas kembali dari Dino Crisis 2. Seperti game lawas pada umumnya, Dino Crisis 2 punya mekanisme yang solid yang membuatnya menjadi salah satu game terbaik yang pernah diciptakan oleh Capcom. Meski jadul, game ini masih cukup menarik dimainkan saat ini meskipun grafisnya terkesan kurang bagus. Tapi dari segi gameplay, bermain di level tersulit pasti memberikan tantangan tersendiri untuk gamer.

Diedit oleh Doni Jaelani