Kostum Spider-Noir (Dok. Sony Pictures/Spider-Noir)
Inovasi paling berani dalam sejarah karakter ini akan segera hadir melalui serial live-action di Amazon Prime Video. Secara resmi dikonfirmasi bahwa tokoh utamanya bukanlah Peter Parker, melainkan Ben Reilly. Di dalam kanon Marvel, Ben Reilly biasanya dikenal sebagai klon dari Peter Parker, namun dalam iterasi ini, ia berdiri sendiri sebagai detektif swasta tua yang berjuang dengan eksistensinya di New York tahun 1930-an. Nicolas Cage akan kembali, namun kali ini ia akan berakting secara fisik di depan kamera.
Keputusan mengganti identitas menjadi Ben Reilly adalah langkah strategis untuk memisahkan serial ini dari keterikatan kronologi Peter Parker di MCU. Ini memberikan kebebasan bagi para penulis untuk menciptakan cerita yang lebih dewasa, tanpa harus terbebani oleh ekspektasi penggemar terhadap karakter Peter. Versi Ben Reilly ini diprediksi akan menjadi inkarnasi paling manusiawi dan rapuh, fokus pada trauma masa lalu dan kehidupan keras seorang investigator di tengah gejolak sosial pra-Perang Dunia II.
Dari gang-gang kumuh di komik hingga sorotan lampu live-action, Spider-Man Noir telah membuktikan bahwa satu konsep dasar dapat melahirkan berbagai interpretasi yang kaya. Kelima versi di atas menunjukkan bahwa identitas Spider-Man bisa sangat cair: ia bisa menjadi vigilante yang kejam, detektif yang melankolis, hingga seorang klon yang mencoba mencari jati diri di masa lalu. Evolusi ini memastikan bahwa sang detektif kegelapan akan terus berayun di antara bayang-bayang sejarah Marvel untuk waktu yang lama.