Pedro Pascal sebagai Reed Richards (instagram.com/fantasticfour)
Jika benar Fantastic Four yang “tersesat” di Bumi utama MCU akan dipandu, atau bahkan dilindungi, oleh Wakanda, maka satu pertemuan terasa sangat layak dinantikan: Shuri dan Reed Richards.
Perlu diingat, Earth-828 adalah dunia dengan tingkat teknologi yang luar biasa maju. Secara visual dunianya masih terjebak di estetika tahun 1960-an, tetapi di baliknya tersaji jelas berbagai lompatan teknologi besar, sebuah dunia retro-futuristik yang terasa hidup. Penyebab utamanya jelas: Reed Richards.
Di semesta tersebut, Fantastic Four adalah satu-satunya pahlawan yang diketahui eksis. Tidak ada Tony Stark. Tidak ada Hank Pym. Reed sendirian menjadi motor kemajuan dunia. Bahkan dalam film The Fantastic Four: First Steps, ia diperlihatkan mampu merancang konsep pemindahan Bumi ke bagian lain semesta demi menghindari kehancuran oleh Galactus, sebuah gagasan yang nyaris tak terbayangkan skalanya dan memang tak pernah dicoba atau bahkan dipikirkan di Bumi utama MCU.
Kini bayangkan ia bertemu Shuri.
Jika ini Shuri di era awal Black Panther, penuh rasa ingin tahu dan semangat bereksperimen, pertemuan itu mungkin akan langsung berubah menjadi dialog intelektual penuh antusiasme. Namun Shuri yang kita lihat sekarang adalah pemimpin yang telah kehilangan kakak dan ibunya, seseorang yang membawa luka mendalam di balik kejeniusannya.
Apakah Shuri akan menyambut Reed dengan sikap dingin dan penuh kewaspadaan? Ataukah justru kecerdasan Reed yang nyaris “gila” untuk standar Bumi utama MCU akan kembali menyalakan api intelektual Shuri, memberinya alasan untuk kembali terpesona pada kemungkinan, bukan sekadar bertahan dari kehilangan?
Dan ada satu kemungkinan lain yang membuat pertemuan ini semakin menarik: bagaimana jika Reed Richards diberi akses ke Vibranium?
Kolaborasi antara otak paling brilian di multiverse dengan sumber daya paling berharga di MCU berpotensi menghasilkan sesuatu yang sangat, sangat berbahaya, atau sangat menentukan bagi masa depan Avengers: Doomsday.