Setiap orang mengambil keputusan dengan cara yang berbeda. Ada yang merasa aman ketika semuanya masuk akal, terukur, dan bisa dijelaskan. Ada juga yang justru percaya pada intuisi, empati, dan dorongan emosional yang jujur.
Dalam psikologi, dua pendekatan ini sering muncul sebagai logika (cognitive-driven) dan perasaan (emotion-driven).
Menariknya, ketertarikan terhadap karakter fiksi sering mencerminkan cara berpikir dominan seseorang saat menghadapi konflik dan tekanan. Lewat satu pertanyaan sederhana ini, kamu bisa melihat kecenderungan tersebut dari Avengers favoritmu.
