TUTUP

Thanos Jadi Baik? 10 Perubahan Sejarah Menarik di What If Episode 2!

Lah, Thanos jadi baik?

Seperti pekan lalu, saya akan menyorot lagi perubahan sejarah di realita alternatif yang disorot di Marvel What If.

Apa saja sih? Mari kita simak! 

1. T'Challa yang dibawa ke luar angkasa, bukan Peter Quill

Disney+ Hotstar/What If...?

Ini adalah perubahan yang mendasari realita alternatif What If episode 2. Ravager menculik T'Challa, bukan Peter Quill.

Ujung-ujungnya, T'Challa menjadi Star-Lord yang luar biasa. Bahkan Korath sudah mengenal namanya sebelum mereka berjumpa.

Keberadaan T'Challa juga tampaknya membuat Ravager menjadi seperti kelompok Robin Hood, mencuri dari yang kaya untuk memberi ke yang miskin. Dia juga dikatakan telah menolong berbagai pihak selama menjadi Star-Lord. 

Baca Juga: Pembahasan Marvel What If Episode 2: T'Challa Jadi Star-Lord!

2. Thanos menjadi baik

Disney+ Hotstar/What If...?

Di tahun 2008 versi What If episode 2, Thanos sudah menjadi anggota Ravager dan meninggalkan rencana awalnya untuk memusnahkan separuh semesta. Penyebabnya adalah sebelum tahun 2008, T'Challa bertemu Thanos dan memberi argumen yang cukup kuat untuk membuat Thanos berubah pikiran.

Waktu spesifik T'Challa ketemu Thanos ini gak diketahui. Namun tampaknya ada perubahan yang begitu signifikan, hingga anak dan istri Drax masih hidup.

Insiden yang menyebabkan kematian anak dan istri Drax di realita asli terjadi atas perintah Thanos, dan dieksekusi oleh Ronan.

Kalau anak dan istri Drax hidup, berarti pemusnahan itu tak pernah terjadi. Kemungkinan karena Thanos gak pernah memberi perintah ke Ronan.

Thanos versi baik ini terlihat bisa dilukai dan direpotkan dengan lebih mudah di episode 2.

Saya penasaran apakah itu karena Thanos jadi lebih lembek, apakah karena dia gak menggunakan zirah dan membawa pedangnya, atau karena Dark Order memang sekuat itu. 

3. Nebula punya rambut, dan juga jadi lebih baik

Disney+ Hotstar/What If...?

Nebula di What If episode 2 ini punya rambut pirang.

Perubahan yang menonjol juga? Seperti Thanos, dia juga jadi lebih baik. 

Kamu bisa lihat di Endgame kalau Nebula versi 2014 yang belum mengalami perkembangan sifat bahkan bisa jadi antagonis. 

Tapi di tahun 2008, Nebula adalah sekutu yang akrab dengan T'Challa. 

Saya sempat mengira Nebula masih jahat karena dia mengkhianati T'Challa, namun itu pun ternyata hanya akal-akalan yang sudah direncanakan Nebula dan T'Challa. 

Yang menarik juga adalah, hubungan Thanos dan Nebula di awal episode buruk. Namun di akhir, Nebula menolong ayahnya yang terdesak oleh Cull Obsidian dan Proxima Midnight. 

Bisa jadi setelah itu, mereka benar-benar bisa memiliki hubungan ayah dan anak yang lebih baik. 

4. The Collector jadi ancaman utama galaksi, dan tampaknya sudah ada beberapa pihak jadi korbannya

Disney+ Hotstar/What If...?

Di realita asli, anak buah Thanos baru mulai menyerang Bumi di tahun 2012, dipimpin oleh Loki saat itu. Sementara itu Thanos tidak sempat menyerang Asgard sebelum planetnya hancur, dan baru menyerang sisa-sisa planet itu yang melarikan diri. 

Di realita What If, di mana tahun 2008 Thanos sudah jadi Ravager, The Collector yang jadi ancaman besar semesta.

Tak hanya itu, lihat baik-baik koleksi senjata The Collector yang dia pamerkan.

Dia tampaknya telah membunuh Korg dan menggunakan tangan tokoh lucu itu sebagai senjata. Dia juga punya senjata Hela, senjata kaum dark elf yang tampaknya dia ambil dari Malekith, Mjolnir punya Thor, dan bahkan tameng Captain America.

Tameng Captain America ini menarik. Seharusnya, Steve Rogers dan tamengnya baru ditemukan di tahun 2011 atau 2012. 

Latar cerita What If episode 2 ini adalah 2008. Itu berarti The Collector menemukan Steve Rogers sebelum hero itu seharusnya diketemukan. Entah bagaimana ia bisa melakukannya.

Tampaknya, The Collector memutuskan mengincar planet-planet yang berbeda dari Thanos. Jadi rasanya seperti ada pertukaran nasib. Sementara keluarga Drax aman, ada tokoh seperti Korg dan Hela yang antara mati atau ditangkap. 

Ini sebenarnya ngeri juga. Berarti di realita ini, Steve Rogers dan Thor kemungkinan gak bisa jadi anggota Avengers. 

5. Peter Quill hidup normal

Disney+ Hotstar/What If...?

Akhir What If episode 2 memperlihatkan Peter Quill bekerja sebagai petugas kebersihan di restoran cepat saji.

Ini berarti Peter Quill ya benar-benar hidup normal di Bumi saat T'Challa jadi Star-Lord.

Saya bahkan curiga Quill tak menyadari dirinya istimewa hingga Ego menemukannya. 

6. Ego the Living Planet menemukan Peter Quill lebih cepat dari seharusnya

Disney+ Hotstar/What If...?

Kalau melihat timeline MCU, Guardians of the Galaxy 2 itu terjadi di tahun 2014, beberapa bulan setelah GotG pertama.

Di What If episode 2, Ego the Living Planet menemukan Peter Quill di tahun 2008. Lebih cepat dari seharusnya.

Ini juga bisa berbahaya, karena Quill bisa jadi akan mengikuti Ego sendirian saja. Dia tidak memiliki teman-teman kuat seperti Guardians of the Galaxy

Bahkan, Uatu selaku narator mengatakan ini mungkin berarti kiamat. 

Saya rasa, bisa saja T'Challa dan Yondu menghentikan Ego. Terutama karena Yondu kenal Ego. Yang jadi masalah adalah kalau mereka baru bergerak setelah rencana Ego telanjur dimulai.

Karena itu berarti bisa saja sudah ada planet yang jadi korban duluan sebelum Ego dihentikan. 

7. Black Order kerja untuk Collector

Disney+ Hotstar/What If...?

Black Order seharusnya pengikut loyal Thanos.

Namun di What If episode 2, mereka jadi pengikut The Collector.

Malah, mereka melawan Thanos di episode ini. 

Yang beda lagi, mereka tampaknya sudah selesai di tahun 2008. Kita melihat Corvus Glaive dan Proxima Midnight ditembak, dan Cull Obsidian jadi korban Embers of Genesis, membuat tumbuhan raksasa tumbuh dari badannya. 

8. Carina tidak musnah karena menyentuh Power Stone

Disney+ Hotstar/What If...?

Di realita asli, Carina, budak Colelctor, mati di tahun 2014 setelah menyentuh Power Stone

Di sini, Carina membantu T'Challa, dan di akhir menentukan nasib Collector. Dia tidak diperlihatkan musnah atau mati. 

9. Korath jadi Ravager

Disney+ Hotstar/What If...?

Bukannya jadi antagonis, Korath di sini malah jadi Ravager.

Kuncinya adalah dia begitu kagum dengan Star-Lord versi T'Challa, hingga saat ketemu, Korath malah bersikap seperti fanboy yang berhadapan dengan idola.

Setelah Korath kalah dari T'Challa, T'Challa sekalian membawa Korath. Korath pun jadi Ravager, dengan sifat yang terasa lebih kocak dibanding di GotG. 

10. Di tahun 2008, Wakanda bertemu Ravager

Disney+ Hotstar/What If...?

Setelah itu, di tahun 2008, T'Challa dan Ravager bertamu ke Wakanda.

Petinggi-petinggi Wakanda pun bisa bicara dengan Yondu, Thanos, Korath, dan lain-lain. 

Jadi menarik kalau misalnya pertemuan ini berujung kepada kedua pihak bertukar teknologi. Terutama karena Wakanda juga teknologinya sudah sangat maju.

Itulah 10 perubahan sejarah menarik di Marvel What If episode 2. Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar! 

Baca Juga: 3 Hal yang Bikin Bingung dari Marvel What If? Episode 1!