Video Street Fighter Ken vs Ryu, Apa Penyebab Ken dan Ryu Jadi Musuh?

Video promo menempatkan hubungan Ken dan Ryu sebagai salah satu pusat cerita Street Fighter (2026).
Ken dan Ryu memiliki sejarah panjang sebagai sahabat serta partner latihan sebelum hubungan mereka retak.
Keduanya berada dalam kondisi sulit, sementara keadaan mempertemukan mereka kembali dan mendorong Ryu membantu Ken.
Pada Senin malam (28/9/2026), Paramount Pictures mengunggah video promo berjudul Street Fighter: Ken vs Ryu (2026 Movie).
Sesuai judulnya, video tersebut banyak membahas hubungan Ken dan Ryu. Menariknya, materi ini juga memberikan beberapa petunjuk mengenai masa lalu keduanya dan alasan mengapa hubungan mereka kini retak.
Apa saja yang menarik?
Table of Content
1. “Kau Tak Bisa Memikirkan Street Fighter Tanpa Ken dan Ryu”

Kitao Sakurai, sutradara Street Fighter. (Dok. Legendary Pictures, Paramount/Street Fighter) Itulah komentar sutradara Street Fighter (2026), Kitao Sakurai, ketika membahas dua karakter tersebut. Dan memang, sulit untuk membantahnya. Ken dan Ryu sudah menjadi dua wajah paling ikonik dari franchise Street Fighter.
Karena itu, keputusan film Street Fighter (1994) untuk menjadikan mereka relatif sebagai karakter sampingan sementara Guile menjadi pusat cerita sempat terasa cukup aneh bagi sebagian penggemar.
Film 2026 tampaknya mengambil pendekatan yang sangat berbeda. Kali ini, hubungan Ken dan Ryu justru ditempatkan sebagai salah satu pusat cerita.
2. Sejarah Panjang Ken dan Ryu

Masa lalu Ryu dan Ken Street Fighter. (Dok. Legendary Pictures, Paramount/Street Fighter) Noah Centineo, pemeran Ken, menjelaskan bahwa hubungan Ken dan Ryu sudah berlangsung sangat lama.
“It goes way, way back.”
Mereka bukan sekadar rival. Keduanya merupakan partner latihan sekaligus sahabat yang sudah mengenal satu sama lain selama bertahun-tahun. Video promo kemudian memperlihatkan sejumlah foto masa lalu mereka, termasuk ketika Ken dan Ryu berlatih bersama serta menghabiskan waktu di Jepang.
Ini penting karena memperlihatkan bahwa hubungan mereka dalam film memang memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya berubah menjadi konflik. Mereka bukan dua orang yang baru bertemu lalu tiba-tiba menjadi rival. Mereka pernah sangat dekat.
3. Gouken Muncul!

Video promo memperlihatkan Gouken bersama Ryu dan Ken. (Dok. Legendary Pictures, Paramount/Street Fighter) Nah, bagian ini menarik. Ketika Andrew Koji, pemeran Ryu, mulai membahas hubungan kedua karakter tersebut, kita sempat diperlihatkan foto lama Ryu dan Ken di sebuah dojo.
Di belakang mereka terlihat seorang pria berjubah gi hitam dengan janggut lebat. Kalau mengikuti desain karakter Street Fighter, sosok tersebut adalah Gouken, guru Ryu dan Ken.
Kehadiran Gouken menarik karena film ini juga menghadirkan Akuma, yang diperankan oleh Roman Reigns. Dalam cerita Street Fighter, Akuma memiliki hubungan yang sangat erat dengan Gouken. Karena itu, tentu muncul pertanyaan: Apakah konflik antara Akuma dan Gouken juga akan menjadi bagian dari alasan hubungan Ryu dan Ken akhirnya retak? Kita belum tahu. Video promo ini tidak mengonfirmasi hal tersebut. Tetapi dengan Gouken yang sudah terlihat dan Akuma yang juga menjadi bagian dari film, kemungkinan itu tentu menarik untuk diperhatikan.
4. Mereka Sudah Seperti Saudara

Masa lalu Ryu dan Ken Street Fighter. (Dok. Legendary Pictures, Paramount/Street Fighter) Andrew Koji menjelaskan bahwa Ryu dan Ken sudah seperti saudara, meskipun mereka bukan saudara kandung.
Masalahnya, keduanya sudah lama tidak berbicara. Ada sebuah kejadian yang membuat mereka mengambil jalan yang sangat berbeda. Ini semakin memperkuat apa yang sudah diperlihatkan dalam trailer sebelumnya.
Kita telah melihat Ryu dan Ken bertarung di sebuah jalan kosong, dalam adegan yang terasa seperti titik akhir hubungan mereka sebelum akhirnya bertemu kembali di World Warrior Tournament.
Dan kalau dialog trailer sebelumnya memang merupakan petunjuk yang tepat, keretakan tersebut bukan sekadar perselisihan kecil. Ryu bahkan mengatakan: “Brother, I failed you.” Sementara Ken membalas: “You're not my brother!”
Jadi, hubungan mereka memang tampaknya sudah mengalami kerusakan yang cukup dalam.
5. Keduanya Berada dalam Kondisi yang Tidak Ideal

Ryu sendirian di kamar berantakan. (Dok. Paramount Pictures/Street Fighter) Menurut Noah Centineo, Ken dulunya merupakan seorang petarung legendaris. Sekarang? Ia justru dianggap sebagai lelucon.
Chun-Li bahkan menggambarkannya dengan cukup telak: “You're not a warrior anymore, you're a sideshow.”
Sementara itu, Ryu mengambil jalan yang berbeda. Ia hidup menyendiri dan tidak lagi ingin terlibat dalam turnamen bela diri. Dalam trailer, Ryu bahkan mengatakan kepada Chun-Li bahwa jalannya sekarang bukan lagi jalan pertarungan. Namun keadaan memaksanya untuk mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.
Terutama ketika Chun-Li memberitahunya bahwa Ken berada dalam bahaya. Jadi, menariknya, dua karakter yang dahulu sama-sama dikenal sebagai petarung hebat kini justru berada di titik terendah mereka dengan cara masing-masing.
Ken kehilangan reputasinya. Ryu meninggalkan dunia pertarungan.
6. Akankah Mereka Memulihkan Kembali Persaudaraan Mereka?

Ryu tampak bersiap fist bump dengan Ken. (Dok. Paramount Pictures/Street Fighter) Menurut Kitao Sakurai, pertanyaan mengenai apakah Ken dan Ryu bisa kembali memulihkan hubungan mereka menjadi salah satu inti cerita film ini.
Dan itu mungkin merupakan bagian paling menarik dari video promo tersebut. Sampai sekarang, kita memang belum mengetahui secara utuh apa yang sebenarnya menyebabkan Ryu dan Ken berpisah.
Kita memiliki beberapa potongan informasi: masa lalu mereka sebagai sahabat dan partner latihan, sebuah kejadian yang membuat keduanya mengambil jalan berbeda, pertarungan mereka, serta Ryu yang tampaknya dihantui oleh sesuatu dari masa lalunya.
Tetapi konteks lengkapnya masih disimpan untuk film.
Yang jelas, kondisi mereka setelah persahabatan tersebut retak tidak ideal bagi keduanya. Ken tidak lagi dipandang sebagai petarung legendaris, sementara Ryu memilih hidup menyendiri dan meninggalkan dunia pertarungan.
Menariknya, justru keadaan yang mempertemukan mereka kembali. Dan kali ini, Ryu tidak kembali bertarung karena sekadar ingin menjadi juara. Ia kembali karena ia kira Ken membutuhkan pertolongannya.
Kita tentu belum tahu seperti apa hasil akhirnya dan apakah Street Fighter (2026) akan berhasil sebagai film secara keseluruhan. Namun dari sisi pendekatan cerita, keputusan untuk menjadikan hubungan Ken dan Ryu sebagai salah satu pusat emosional film terasa sangat masuk akal.
Karena kalau ada satu hubungan yang memang sulit dipisahkan dari identitas Street Fighter, ya hubungan dua sahabat yang terus bertarung satu sama lain ini.




















