Fakta Film Exit 8 (screenrant.com)
Kemiripan terakhir ini bahkan lebih gelap.
Di Exit 8, terdapat sejumlah anomali yang berkaitan dengan kehidupan personal The Lost Man. Salah satunya adalah komunikasi palsu dari pasangannya yang membuatnya melakukan kesalahan dan kembali ke awal. Ada pula anomali berupa suara tangisan bayi yang muncul dari deretan coin locker.
Sementara itu, Resident Evil (2026) memiliki salah satu bagian paling mengerikan di Maternity Ward, ketika Bryan berhadapan dengan konsekuensi mengerikan dari infeksi terhadap orang-orang dan bayi di tempat tersebut.
Ada juga satu bagian yang masuk interpretasi dan belum disampaikan gamblang oleh Cregger.
Salah satu hal yang menarik dari Resident Evil (2026) adalah konsep para infected yang dapat bergabung satu sama lain menjadi bentuk biologis yang mengerikan.
Apakah ini memang dimaksudkan sebagai metafora mengenai ketakutan Bryan terhadap keluarga dan menjadi seorang ayah?
Belum tentu. Film tidak memberikan konfirmasi eksplisit mengenai interpretasi tersebut.
Namun secara tematik, konsep tersebut menarik untuk dibaca demikian: Bryan menghadapi gambaran keluarga yang berubah menjadi sesuatu yang kehilangan batas antara satu individu dengan individu lainnya.
Kalau dibaca bersama ketakutannya terhadap kehamilan Michelle, konsep keluarga dalam film ini bisa terasa jauh lebih mengganggu daripada sekadar “monster yang kebetulan bisa bergabung.”
Dan justru di situlah dua film ini terasa punya hubungan yang tidak biasa.
Exit 8 menggunakan anomali untuk memvisualisasikan kecemasan personal The Lost Man.
Resident Evil (2026) menggunakan body horror untuk menghadirkan ketakutan Bryan terhadap situasi yang semakin berada di luar kendalinya.
Keduanya mengambil sesuatu yang sangat sederhana dari game (koridor yang terus berulang dan monster yang terus mengejar) lalu menggunakannya sebagai wadah untuk persoalan yang jauh lebih personal.