TUTUP

10 Fakta Film Interstellar, Misi Pencarian Planet Layak Huni

Disutradarai oleh Christopher Nolan

Interstellar merupakan film besutan Christopher Nolan yang dirilis pada 5 November 2014. Film sci-fi ini berhasil memadukan fisika dengan cerita yang sangat menarik. Dengan visual yang futuristik dan memanjakan mata, film ini berhasil meriah banyak penghargaan bergengsi.

Dalam waktu 169 menit, kamu akan menyaksikan bintang film Matthew McConaughey, Anne Hathaway, Jessica Chastain dan Michael Caine, sekelompok astronot yang mencari planet baru untuk bisa ditempati oleh manusia. 

Film yang luar biasa ini menyimpan banyak fakta menarik untuk diketahui, berikut ini beberapa fakta film Interstellar.

1. Pakaian astronot yang dikenakan oleh para pemain film benar-benar berfungsi!

Pakaian astronot Interstellar. (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Desainer kostum film Interstellar, Mary Zophres, merancang setelan luar angkasa yang cukup baik untuk film ini dengan keseimbangan bentuk dan fungsi.

Sama seperti pakaian luar angkasa aslinya, Mary Zophres menyematkan alat oksigen yang benar-benar berfungsi. Hal ini dapat membuat para aktor dapat bernapas dengan nyaman selama syuting berlangsung.

Selain itu, para aktor tak perlu khawatir kepanasaan saat menggunakan pakaian luar angkasa tersebut karena Zophres memasangkan tabung pendingin yang membawa air, persis seperti pakaian luar angkasa aslinya. 

2. TARS, mesin AI di Interstellar adalah benda yang nyata

Interstellar (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

TARS bukanlah sebuah mesin AI seperti yang terlihat di film, benda ini merupakan replikas boneka raksasa yang dibuat karena terinspirasi dari stik lolipop.

Aktor yang memerankan robot sebesar 200 lbs atau 90,72 kg ini adalah Bill Irwin. Ia menyuarakan benda tersebut dan mengendalikan gerakannya dari belakang.

3. Mengembangkan perangkat lunak CGI baru hanya untuk film Interstellar

Simulasi blackhole (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Christoper Nolan memiliki keinginan untuk tetap menjaga keakuratan ilmiah dalam film Interstellar. Ia bersama Dr. Kip Thorne membuat simulasi blackhole. Paul J. Franklin sebagai tim VFX dan timnya di Double Negative mengembangkan perangkat lunak CGI baru yang secara realistis dapat mewakili fenomena ilmiah dalam film ini.

Mereka berusaha untuk membuat black hole dan worm hole secara akurat dari sisi ilmu pengetahuan dengan konsep ilmiah yang tinggi. Dr. Thorne kemudian menjelaskan fenomena ini sesuai yang terjadi di dunia nyata kepada tim VFX.

Baca Juga: 10 Film dengan Pendapatan paling Mengecewakan 2022, Rugi Besar!

4. Memiliki akurasi yang tinggi terhadap ilmu sains

Interstellar (Warner Bros/ Interstellar)

Christopher Nolan ingin film Interstellar tetap sedekat mungkin dengan sains yang sebenarnya. Ia kemudian bekerja sama dengan pemenang Hadiah Nobel Fisika 2017, Dr. Kip Thorne, dalam film ini.

Namun, tidak semuanya lancar karena Dr. Kip Thorne dan Christopher Nolan berselisih. Nolan ingin semua proses berjalan cepat, tetapi Dr. Thorne berdiri tegak untuk tetap setia pada sains. Nolan akhirnya sadar dan menyetujui solusi Dr. Thorne.

5. Steven Spielberg awalnya akan menyutradarai film Interstellar

Interstellar (Warner Bros/ Interstellar)

Steven Spielberg telah membuat film terkenal yang tak terhitung jumlahnya, ia hampir menjadi sutradara film Interstellar, lho. Setelah Dreamworks dan Paramount bubar, ia tak jadi menyutradarai film ini.

Apa jadinya film Interstellar karya Steven Spielberg? Mungkin akan sangat berbeda dari film karya Christopher Nolan karena setiap sutradara memiliki ciri khas masing-masing.

6. Musik dalam film Interstellar dibuat oleh komposer kenamaan dunia, Hans Zimmer

Hans Zimmer (dok. Hans Zimmer Live)

Christopher Nolan menginginkan film Interstellar memiliki scoring yang maksimal. Ia kemudian mendapatkan hal tersebut berkat Hans Zimmer.

Ia menghubungi Hans Zimmer dan memintanya untuk mengembangkan musik di film Interstellar. Uniknya, Nolan hanya memberi Zimmer teks satu halaman yang menjelaskan tema film tersebut.

Tanpa naskah, judul, dan detail plot, Zimmer berhasil membuat musik untuk Interstellar. Bukan main!

Baca Juga: 10 Film dan Serial Christine Hakim, Aktris The Last of Us

7. Anne Hathaway hampir mengalami hipotermia saat syuting

Anne Hathaway di Interstellar. (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Saat adegan di planet es menggunakan pakaian astronot, pakaian Anne Hathaway ternyata kurang baik. Hal ini menyebabkan air es masuk ke dalam sela-sela pakaiannya. Namun, syuting adegan tersebut tidak memakan waktu terlalu lama, dan aktris Anne Hathaway masih baik-baik saja.

8. Syuting di banyak lokasi dan minim CGI

Interstellar (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Pemeran dan kru Interstellar tidak melakukan perjalanan ke luar angkasa untuk syuting film, tetapi mereka juga tidak syuting di depan greenscreen. Nolan tidak ingin filmnya bergantung pada CGI. Mereka membawa kru dan para pemain film untuk berkeliling dunia dan menggunakan latar tempat yang tepat untuk syuting film ini.

Beberapa ini lokasi pengambilan gambar film Interstellar:

● Lapangan lava Eldhraun di wilayah Islandia
● Svínafellsjökull di wilayah Islandia
● Mafabot di wilayah Islandia
● Alberta, Kanada.

9. Wawancara di awal film adalah asli

Adegan wawanacara di Interstellar. (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Wawancara di awal film Interstellar adalah asli. Christopher Nolan menggunakan klip asli dari film dokumenter 2012 oleh Ken Burns - The Dust Bowl. Film dokumenter tersebut juga menginspirasi beberapa adegan awal di film Interstellar.

10. Timothée Chalamet menangis setelah menonton film ini

Timothée Chalamet (dok. Paramount Pictures/Interstellar)

Interstellar menjadi proyek kedua di dunia perfilman bagi Timothée Chalamet. Ia berharap film ini dapat membantunya untuk mengembangkan kariernya di dunia perfilman. 

Namun, saat pemutaran film, ia menyadari bahwa perannya di Interstellar sangat sedikit dan ia tak hentinya untuk mengeluarkan air mata saat sampai di rumah. 

Untungnya, karier Timothée Chalamet tetap melesat karena mendapatkan beberapa proyek film besar, seperti Lady Bird, Call Me By Your Name, dan Beautiful Boy.

Interstellar menjadi salah satu film fiksi ilmiah yang wajib kamu saksikan. Film ini memberikan visual gambar menakjubkan yang akan memberikan kesan abadi dalam dirimu.

Baca Juga: 7 Fakta Film Everything Everywhere All at Once